10 Fakta Menarik tentang Kopi

by
(foto : Creative Commons)

Hari ini siapa sih yang tidak mengenal kopi. Bahkan kalau sekedar menyicip hampir tidak ada yang luput dari minuman rasa pait kecut ini. Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Minuman berwarna hitam kecoklatan ini merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara. Dua varietas pohon kopi yang dikenal secara umum yaitu Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Kopi Arabika (Coffea arabica).

Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat. Indonesia sendiri telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi per tahunnya. Di samping rasa dan aromanya yang menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung (kardiovaskuler).

Berikut adalah fakta menarik tentang kopi

1. Kopi Pertama Kali Ditemukan Oleh Kambing

Menurut legenda, era penemuan biji kopi dimulai sekitar tahun 800 SM, pendapat lain mengatakan 850 M. Pada saat itu, banyak orang di Benua Afrika, terutama bangsa Etiopia, mengonsumsi biji kopi yang dicampurkan dengan lemak hewan dan anggur untuk memenuhi kebutuhan protein dan energi tubuh. Penemuan kopi sendiri terjadi secara tidak sengaja, ketika penggembala  seorang Abyssinia mengamati kawanan kambing gembalaannya yang tetap terjaga bahkan setelah matahari terbenam, setelah memakan sejenis buah beri.

 

2. Awalnya Kopi Dimakan, Bukan Diminum

Taukah jika awalnya kopi dikonsumsi sebagai makanan camilan oleh beberapa suku di Afrika. Mereka memakan biji kopi yang sudah dilumuri lemak hewan. Camilan itu diberi nama bola energi dan dilahap dengan anggur sebagai teman minumnya. Kebiasaan ini kemudian terus berkembang dan menyebar ke berbagai negara di Afrika, namun metode penyajiannya masih menggunakan metode konvensional seperti itu. Barulah beberapa ratus tahun kemudian, biji kopi ini dibawa melewati Laut Merah dan tiba di Arab dengan metode penyajian yang lebih maju.

 

3. Populer Berkat Kebangkitan Islam

Kabarnya, penyebaran agama Islam yang semakin luas memberi kontribusi pada kepopuleran kopi. Dalam pengajaran agama Islam, minuman beralkohol dilarang sehingga para penganut Islam pun beralih pada minuman non-alkohol dimana kopi sebagai salah satu minuman yang tidak dilarang. Konon kata kopi sendiri awalnya berasal dari bahasa Arab: قهوة‎ qahwah yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi. Kemudian Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda.Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata kopi yang dikenal saat ini.

 

4. Kopi Dilarang di Inggris

Pada tahun 1652 kedai kopi pertama di Inggris dibuka dan segera menjamur ke berbagai pelosok di setiap daerah. Namun 20-an tahun kemudian tepatnya di tahun 1675, Raja Inggris menutup dan melarang rumah-rumah kopi karena dicurigai menjadi tempat pertemuan orang-orang yang merencanakan konspirasi melawannya.

 

5. Ternyata Lebih Banyak Penikmat Kopi Jenis Arabica

Ternyata 70 persen penikmat kopi memilih menyerup kopi jenis Arabica yang rasanya lebih ringan tetapi lebih beraroma. Sedangkan 30 persen sisanya memilih menyeduh dan menikmati kopi dengan kopi jenis Robusta. Kopi Robusta memiliki rasa yang lebih pahit dan memiliki kadar kaffeine 50 persen lebih tinggi dibanding jenis kopi Arabica.

 

6. Kopi adalah Komoditas KEDUA yang paling banyak diperdagangkan

Pertamanya, tentu saja minyak. Tampaknya penduduk di dunia sangat tertarik dengan cairan berwarna hitam. Dan, untuk menjadi cairan berwarna hitam itu tentu tidak semudah yang diperkirakan. Apalagi, biji kopi sebenarnya berwarna merah. Proses pembuatan kopi adalah sebagai berikut: biji dipetik, dikeringkan dan dikupas hingga yang tersisa biji berwarna hijau. Di dalam pabrik, biji kopi berwana hijau ini dipanggang dengan suhu hingga 260 derajat celcius hingga meletus (seperti popcorn). Kemudian dipanggang sekali lagi dengan panas bersuhu yang sama hingga meletus lagi. Setelah melewati proses kedua ini, biji kopi menjadi warna hitam dan siap untuk digerus menjadi bubuk kopi dan diseduh menjadi cairan hitam yang sekarang dikenal dengan nama kopi tersebut.

 

7. Benarkan George Washington yang Menciptakan Kopi Instan?

Jangan sampai terkecoh. Bukan George Washington, presiden pertama Amerika Serikat. Melainkan seorang warga Belgia bernama sama yang saat tinggal di Guatemala mencoba menciptakan kopi instan dan mencoba mengkomersialisasikan setahun kemudia ketika hijrah ke Amerika. George Washington menciptakan kopi instan di tahun 1906.

 

8. Apa bedanya Espresso dengan minuman kopi lainnya?

Banyak yang beranggapan espresso (cara bacanya: e – spres –oh) adalah jenis biji atau campuran minuman. Padahal espresso adalah cara bagaimana kopi disiapkan. Kopi dipadatkan pada wadah bulat, kemudian ditekan sambil ditembakan air panas bersuhu 95 derajat. Tetesan kopi inilah yang disebut espreso.

Dari espreso inilah kemudian dilakukan pencampuran dengan berbagai macam minuman lainnya seperti susu, sirup coklat, busa atau whipped cream menghasilkan minuman seperti Cafe Latte, Mocha, dan Cappucino.

 

9. Darimana asal muasal nama minuman Americano?

Istilah Americano muncul tentara GI Amerika ketika perang dunia kedua yang sering memesan kopi espresso yang dicampur dengan air yang lebih banyak untuk melarutkan rasa yang terlalu keras. Dari sini juga muncul istilah bahasa Inggris a cup of Joes yang muncul untuk memberi nama tentara Amerika yang peminum berat kopi.

 

10. Mengapa Kafein Membuat Kita Susah Tidur?

Di dalam otak ada yang dinamakan Adenosine dimana jika bertemu dengan beberapa penerima Adenosine ini akan membuat kita mengantuk. Ketika kafein masuk ke tubuh kita, ia menempel pada penerima Adenosine ini dan menolak Adenosine. Ketika kelenjar di bawah otak melihat ini, maka ia akan beraksi untuk meminta kelenjar adrenal mengeluarkan adrenaline. Selain itu, kafein juga menaikkan level dopamine. Jika sudah itu, rasa kantuk pun terusir karena metabolisme tubuh kita kembali aktif.

(The Oatmeal dan dari berbagai sumber)

About Author: rakamsi

Gravatar Image
bermanfaat, atau hilang tanpa nama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *