Tegal, Kota Ngapak Gudangnya Kuliner Unik

by
Sayur Lengko via infotegal.com
Gravatar Image
Ikuti Saya

Dwi Purnawan

Menulis adalah cara hilangkan penat, selain yang utama adalah mengingat kebesaran Nya.
Gravatar Image
Ikuti Saya
Sayur Lengko via infotegal.com

SLAWI, Jatengkita.id—Kabupaten dan Kota Tegal selama ini identik dengan bahasanya yang khas, yakni ngapak khas Pantai Utara.

Selain bahasa yang ngapak, kota tempat asal Menteri Pertanian Indonesia, Suswono ini juga memiliki kuliner khas daerah yang sudah mendunia, teh poci dan Warteg yang sudah merambah di berbagai kota di Indonesia. Bahkan teh poci kini sudah menjadi simbol wilayah yang kini sudah dimekarkan itu, yakni Kabupaten dan Kota Tegal.

Teh poci dikenal sebagai teh asli Tegal yang memiliki ciri khas hangat dan agak sepat, namun digandrungi semua lapisan masyarakat Tegal. Hampir tiap warung di Tegal pun memiliki menu teh poci, dengan ciri khas campuran gula batu.

Sate batibul. (Foto: Dok Jatengkita)

Namun, siapa sangka, dibalik terkenalnya teh poci Tegal di seantero nusantara, banyak terdapat kuliner yang selama ini belum banyak tergali dan memiliki cita rasa yang tak kalah dengan kuliner di daerah lainnya.

Dari penelusuran Jatengkita.id, setidaknya ada empat belas menu kuliner khas Tegal yang belum banyak dilihat dan dikenal oleh masyarakat luas.

Yang pertama adalah ponggol setan. Namanya aneh. Nama kuliner satu ini memang sedikit seram, namun kika sudah merasakannya, dijamin ketagihan. Sekilas nasi ponggol setan (pongset) ini mirip seperti nasi campur biasa, penyajiannya yang dalam keadaan hangat disertai oseng tempe yang khas membuat rasanya berkesan. Nasi khas Tegal ini biasanya digunakan untuk sarapan, baik itu saat disawah maupun untuk menu sajian tamu.

Nama ponggol setan sendiri diberikan masyarakat sekitar karena makanan ini dijual sampai dini hari, sehingga karena dini hari identik dengan hal yang seram, sehingga dinamakan ponggol setan.  Harga satu bungkus pongset ini kisaran 3-10 ribu rupiah, dan dijual di berbagai pasar tradisional di Slawi dan sekitarnya. Pongset ini banyak juga dijual di sekitar Stasiun Tegal.

Tahu aci Tegal. (Foto: Istimewa)

Selain pongset, Tegal juga memiliki kuliner khas lainnya, seperti Olos, kue penuh teka-teki yang jika kita tak hati- hati memakannya, bisa – bisa cabai pun dimakan. Ya, kue olos adalah kue khas Tegal yang berisikan cabe, sehingga kue ini tidak disarankan bagi anda yang bukan penyuka makanan pedas. Bagi sebagian orang Tegal, kue olos adalah kue andalan yang menjadi menu andalan, terutama saat bersilaturahmi.

Selain beberapa kuliner tersebut, Tegal masih memiliki koleksi kuliner yang unik lainnya, seperti Boleng China, Tahu aci, Sauto (soto plus tauco), tahu jejeg Bumijawa, sayur asem-asem, sate batibul dan balibul, sate blengong, kerupuk campuran tanah yang bernama antor, Lengko dan juga Kupat Glabet.

Nah, lengko sendiri adalah makanan khas Tegal yang merupakan perpaduan antara nasi, irisan tahu, tauge dan sambal lengko dicampur dengan remasan kerupuk. Makanan yang satu ini merupakan makanan favorit warga Tegal selain pongset, dan bisa didapatkan di warung – warung di Slawi dan Kota Tegal.

Sedangkan kuliner kupat Blengong adalah jenis kuliner yang terdiri dari ketupat, kuah santan, dan sate blengong atau sejenis unggas bebek, dan ditaburi bawang goreng sebagai pelengkap makanan utama.

Makanan yang sangat digemari oleh warga Tegal dan luar Tegal adalah sate batibul. Sate batibul ini adalah kependekan dari sate kambing bawah tiga bulan. Jadi, kambing yang masih berusia tiga bulan kebawah disembelih. Tentu rasanya sangat lembut dan harum, tidak alot seperti sate kambing kebanyakan. Kuliner ini banyak menjamur di sepanjang kota Tegal, di Slawi dan daerah tempat wisata di Guci.

Jadi, itulah sederet kuliner unik khas Tegal, yang semakin menambah daftar kuliner nusantara. Anda tertarik mencoba? Silahkan berkunjung ke Tegal dan selamat berwisata kuliner.

 

 

About Author: Dwi Purnawan

Gravatar Image
Menulis adalah cara hilangkan penat, selain yang utama adalah mengingat kebesaran Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *