Menjadi Kabupaten Terluas di Jawa Tengah, Inilah Fakta Menarik tentang Cilacap

  • Share

Mendengar nama Cilacap, sebagian dari Anda pasti langsung terpikirkan Nusakambangan. Yap, salah satu kabupaten di Jawa Tengah ini identik dengan pulau Nusakambangan-nya. Pulau ini merupakan pulau yang terkenal karena memiliki penjara bagi para penjahat kelas kakap. Namun, ternyata Cilacap memiliki banyak pesona tersembunyi, mulai dari tempat wisatanya yang menarik hingga aneka kuliner lezat yang siap menggugah selera Anda.

Mengenal Cilacap

Kabupaten Cilacap merupakan Kabupaten dengan wilayah terluas yang ada di Provinsi Jawa Tengah yaitu 2124,47 kmĀ². Cilacap memiliki perpaduan budaya Jawa Banyumasan dengan budaya Sunda Priangan Timur, terutama daerah yang berbatasan langsung dengan Jawa Barat, memiliki unsur budaya Sunda yang kuat, seperti Kecamatan Dayeuhluhur, Wanareja, Kedungreja, Patimuan, Majenang, Cimanggu, dan Karang Pucung. Perpaduan ini menciptakan keberagaman bahasa dan adat istiadat di Kabupaten Cilacap.

Kabupaten Cilacap memiliki motto, Jala Bhumi Wijayakusuma Cakti yang bermakan, memiliki Kemampuan membudidayakan bumi, laut, air untuk kemakmuran. Sedangkan untuk semboyan, Cilacap memiliki semboyan, Cilacap BERCAHAYA (Bersih, Elok, Rapi, Ceria, Hijau, Aman, dan Jaya). Dengan motto dan semboyan tersebut diharapkan dapat membawa kesejahteraan dan kejayaan bagi warga masyarakat Cilacap.

Secara perekonomian dan industri, Cilacap memiliki sejumlah perusahaan besar, seperti Pertamina Refinery Unit I, Pabrik Semen HOLCIM, pabrik gula Rafinasi, PT. Dharmapala Usaha Sukses, PLTU Karangkandri, dan masih banyakl lagi. Dengan banyaknya potensi perindustrian ini, diharapkan dapat menarik banyak investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Cilacap.

Nusakambangan Cilacap

Meski memiliki tempat penjara dengan para narapidana kelas berat yang ada disana, namun tidak bisa dipungkiri bahwa Nusakambangan memiliki pesona tersendiri untuk dikunjungi ketika Anda pergi ke Kabupaten Cilacap. Selain dapat menikmati keindahan pulau, Anda juga dapat menikmati keindahan pantai Pandan yang masih asri. Di Nusakambangan juga terdapat dua benteng, yaitu benteng Karang Bolong dan benteng Pendem.

Benteng Pendem merupakan peninggalan Belanda yang dibangun pada abad ke-18. Benteng ini dulu digunakan sebagai kantor pemerintah Hindia Belanda dan merupakan markas pertahanan Belanda. Dinamakan benteng Pendem karena dulunya benteng ini terletak di dalam tanah. Sementara benteng Karang Bolong merupakan salah satu benteng langka karena merupakan satu-satunya benteng berjenis 1811 Model-Tower yang berda di Indonesia. Benteng dengan jenis ini lebih dikenal dengan nama Napoleon Tower karena dikembangkan oleh Napoleon Bonapate dari Perancis. Kedua benteng ini sering dikunjungi oleh para wisatawan yang berkunjung ke pulau Nusakambangan.

Untuk menuju ke pulau Nusakambangan, Anda hanya perlu menaiki kapal nelayan dari Teluk Penyu dengan jarak tempuh kurang lebih 10 menit. Fasilitas di pulau Nusakambangan juga cukup memadai, mulai dari area parkir kendaraan, mushola, kamar mandi hingga penginapan. Selain Nusakambangan ada sejumlah tempat wisata menarik lainnya di Kabupaten Cilacap yang dapat Anda kunjungi, seperti  Curug Penampen di Jeruklegi, Curug Cimandaway di Dayeuhluhur, Kemit Forest di Sidareja, pantai Teluk Penyu, dan masih banyak lagi.

Makanan Khas Cilacap

Kabupaten Cilacap memiliki sejumlah makanan khas menarik yang wajib Anda coba ketika berkunjung kesana, seperti, Tahu Masak. Tahu masak merupakan salah satu makanan andalan dari cilacap. Masakan ini terdiri dari tahu goreng yang berisi sayur mayur, irisan kubis, seledri dengan rasa kuah yang gurih, asam pedas dan manis. Harga untuk seporsi tahu masak sekitar 5-10 ribu rupiah.

Kemudian ada Sate Martawi yang merupakan sate daging ayam dengan potongan dadu besar. Memiliki cita rasa gurih dan sangat cocok jika disantap dengan lontong serta acar mentimun yang menambah kesegaran saat makan. Bagi Anda pecinta olahan ikan, mencicipi Brekecek bisa menjadi pilihan Anda. Brekecek merupakan hidangan olahan ikan dengan bumbu rempah dan dikukus cukup lama sehingga bumbu meresap ke dalam daging ikan yang menimbulkan cita rasa gurih, manis, asam dan pedas yang kuat.

Selanjutnya tempe Dages. Mungkin dari Anda masih asing dengan nama tempe Dages. Tempe yang satu ini terbuat dari ampas tahu yang difermentasi sehingga memiliki warna putih kehitaman. Tempe Dages memiliki rasa dan tekstur yang hampir sama dengan tempe gembus. Biasanya tempe Dages diolah dengan cara di goreng menggunakan tepung mirip seperti tempe mendoan.

Yang terakhir ada Gembus. Gembus merupakan makanan khas Cilacap karena merupakan camilan khas masyarakat Cilacap dari dulu. Gembus terbuat dari singkong yang diparut dan di campurkan dengan pati serta bumbu, seperti ketumbar, bawang putih dan garam. Adonan Gembus akan dikukus, dan dibentuk melingkar kecil. Kemudian ketika digoreng Gembus akan berbentuk seperti donat. Gembus ini biasanya paling cocok dinikmati bersama dengan pecel.

Itulah ulasan mengenai Kabupaten Cilacap dengan segala keunikannya. Jika Anda pergi mengunjungi Cilacap jangan lupa untuk berkeliling ke berbagai tempat wisata menarik tersebut, dan menikmati kuliner khas disana.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *