Mimpi Anak Jatipurno Wonogiri ke Markas Manchester United

by

AGENDA reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah bagi saya bukan hanya sekedar mempertanggungjawabkan kinerja saya sebagai pelayan rakyat kepada rakyat di daerah pemilihan. Lebih dari itu, dalam setiap agenda ini ternyat menyimpan banyak cerita inspiratif dan mengharukan. Itu yang saya dapatkan saat reses belum lama ini, di Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri.

Ini bukan main-main, ini adalah tentang mimpi, mimpinya anak desa untuk bisa terbang tinggi dan menuju markas klub besar dunia, Manchester United. Namanya adalah Pujiyono. Dia adalah pendiri sekaligus pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) Jatipurno, Wonogiri. Sebuah “kawah candradimuka” para calon pemain sepakbola andalan di Wonogiri. Dan berkat polesan dari Pujiyono, banyak anak berbakat di bidang sepakbola yang akhirnya dipakai tenaganya untuk membela Persatuan Sepakbola Wonogiri (Persiwi), Persis Solo dan bahkan tim Porda Jateng.

Berdasarkan penuturan Pujiyono, meski dirinya memiliki skill kepelatihan yang terbatas, dirinya bertekad mendirikan sekolah sepakbola di Jatipurno. Dia ingin suatu saat ada warga Jatipurno yang bisa menginjakkan kaki di Manchester United sebagai pemain. Alasan tersebut semakin kuat tatkala dia mendapati saat anak-anak yang berbakat tersebut, saat mendaftar ke klub sepakbola profesional selalu disampaikan dasar-dasar teknik sepak bola tidak ada.

Itu yang mendorong Pujiyono meskipun dengan Skil terbatas sekarang mendirikan sekolah sepak bola Jatipurno. Dalam melatih, Puji hanya berbekal video teknik dasar-dasar melatih, dirinya pun tekun membimbing 45 anak di kecamatan tersebut. Pelan tapi pasti, sekarang pun hasilnya sudah mulai kelihatan. Jatipurno menjadi kecamatan dengan banyak potensi pemain sepak bolanya.

Mimpi yang menurut saya sungguh luar biasa. Berbekal ketekunan, semangat dan kerja keras, pada akhirnya anak-anak berbakat tersebut kini dilirik oleh tim Kabupaten, luar daerah, bahkan provinsi. Sehingga bukan hal yang mustahil jika suatu saat anak-anak desa tersebut bisa menjadi pemain di klub besar, bahkan bisa jadi di Manchester United.

Kami, saya bersama anggota DPR RI Martri Agoeng dan anggota DPRD Kabupaten Nyamik Saptati, Camat Jatipurno, Kapolsek dan Dandim setempat kala itu mencoba menggali danmencari solusi permasalahantersebut. Beberapa akhirnya kita mendorong kelengkapan sarana, berupa lapangan tempat berlatih sampai sarana berupa cone, tiang gawang, rompi dan lain sebagainya.

Semoga mimpi bermain di Old Trafford bisa menjadi kenyataan. Suatu saat nanti.

 

Sumber : Hadi Santoso

About Author: rakamsi

Gravatar Image
bermanfaat, atau hilang tanpa nama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *