5 Makanan Ini Sebaiknya Dihindari Saat Menstruasi

Makanan dan Minuman yang sebaiknya Dihindari Saat Menstruasi
Makanan dan Minuman yang sebaiknya Dihindari Saat Menstruasi (FOTO : iStockphoto.com)

Jatengkita.id – Menstruasi atau datang bulan ini terkadang menjadi masalah tersendiri bagi kaum wanita. Berubahnya hormon bisa membuat wanita jadi tidak nyaman dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Saat menstruasi baiknya ada menghindari beberapa makanan yang bisa memperburuk kondisi wanita saat menstruasi. Berikut ini makanan yang sebaiknya dihindari saat menstruasi!

Menstruasi atau tamu bulanan terkadang bisa membuat mood wanita jadi gampang sensi atau mudah marah bahkan moodnya bisa berubah-ubah.

Terkadang, adanya tamu bulanan ini membuat perut sebagian wanita terasa nyeri atau kram sehingga tidak membuat  nyaman dalam bergerak.

Ketika perut Anda menjadi medan perang foto stok

Wanita tidak hanya merasakan gejala fisik seperti rasa nyeri atau kram pada perut saja, tetapi juga gejala emosional alias mudah sensitif.

Wanita akan menjadi sangat sensitif atau sering bad mood karena munculnya gejala fisik yang jelas membuat tidak nyaman ketika mentruasi.

Menstruasi terkadang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari bagi sebagain wanita, karena sering disertai rasa sakit yang kurang baik di tubuhnya. Ternyata makanan atau minuman yang kita konsumsi juga bisa memperburuk gejala pms jika kurang berhati-hati.

Makanan dapat membantu meminimalisir keadaan tersebut atau sebaliknya makanan atau minuman yang kita konsumsi saat menstruasi membuat gejala bertambah buruk.

Berikut ini ada beberapa jenis makanan dan minuman yang membuat nyeri menstruasi menjadi lebih parah dan tentunya harus dihindari.

  1. Makanan atau Minuman Manis

Makanan atau minuman manis merupakan jenis minuman yang sudah diberikan pemanis seperti gula cair, sirup, madu, konsentrat buah, dan pemanis buatan lainnya.

Mengapa Makanan dan Minuman Manis Bikin Kita Ketagihan?

Seperti yang kita tahu, bahwa makanan manis banyak mengandung tinggi gula, meskipun mengenyangkan dan enak, ketika sedang menstruasi lebih baik hindari makanan manis terlebih dulu. Karena, saat menstruasi dan mengonsumsi makanan yang manis-manis justru akan membuat kadar gula darah menjadi tidak stabil, dan berpengaruh pada perubahan suasana hati.

Semakin manis dan rasanya nikmat, makanan dan minuman tersebut dapat  membahayakan kesehatan, apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan.

Oleh karena itu, saat datang bulan jika ingin mengonsumsi makanan manis, maka baiknya pilih makanan manis alami yang sehat dan rendah lemak seperti buah-buahan.

  1. Makanan Kaleng dan Olahan

Makanan olahan merupakan makanan yang telah melewati proses tertentu, seperti pemanasan, pengeringan, pengalengan, pembekuan, pengemasan, dan lain sebagainya.

Makanan olahan kerap menambahkan lemak trans untuk menghasilkan rasa dan tekstur yang diinginkan.

Konsumsi Makanan Kaleng, Baik atau Buruk? - KlikDokter

Saat menstruasi lebih baik hindari makanan olahan, wanita yang sedang datang bulan baiknya jauhi dulu. Karena kedua jenis makanan tersebut mengandung kadar sodium yang cukup tinggi yang bisa membuat perut kembung saat menstruasi.

Makanan yang diolah biasanya mengandung banyak zat aditif dengan beragam fungsi. Konsumsi zat aditif tersebut dalam jangka panjang bisa memengaruhi kondisi tubuh.

Memang tidak ada salahnya mengonsumsi makanan jenis ini, namun ketika menstruasi lebih baik hindari dulu agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

  1. Makanan Berlemak Tinggi

Penyebab kegemukan dan pemicu munculnya penyakit kardiovaskular salah satunya adalah makanan berlemak tinggi.

Makanan Tinggi Lemak Jahat yang Harus Mulai Kamu Kurangi! - Blibli Friends

Daging merah seperti sapi, domba dan kambing, cenderung mengandung kadar lemak lebih tinggi, makanan yang mengandung lemak tinggi memang harus dihindari.

Makanan berlemak tinggi dipercaya dapat meningkatkan hormon estrogen di dalam tubuh, sehingga saat menstruasi rasa nyeri akan terasa pada payudara dan perut kembung.

Selain itu, makanan gorengan seperti kentang goreng, ayam goreng, atau bakwan goreng dan tempe tahu goreng, mengandung lemak jahat yang tinggi karena proses penggorengannya.

Menghindari makanan yang mengandung lemak jahat sepenuhnya sulit dilakukan, tapi tetap bisa menggantinya dengan alternatif makanan yang lebih sehat saat menstruasi seperti sayuran hijau, kacang-kacangan dan ikan.

  1. Minuman Susu dan Produk Berbahan Susu

Mungkin banyak yang tidak tahu bahwa ternyata minum susu saat haid bisa membuat perut tidak nyaman. Nyatanya memang susu menjadi salah satu minuman bernutrisi, tetapi kandungan di dalamnya dikhawatirkan memengaruhi periode menstruasi atau memperparah gejalanya.

5 Tips Minum Susu Ini Perlu Ditiru Agar Dapat Manfaat Sehatnya

Lemak pada susu juga mengandung asam arakidonat yang memproduksi prostaglandin sehingga dapat menyebabkan kram.

Meski begitu, beberapa kandungan di dalam susu ternyata bisa cukup bermanfaat bagi tubuh ketika haid, seperti memenuhi kebutuhan kalsium dan menjaga siklus menstruasi tetap lancar. Namun jika memilih untuk tetap minum susu saat menstruasi, sebaiknya pilih susu yang rendah lemak.

Sebenarnya, tidak ada larangan untuk mengonsumsi susu selama masih dalam batas yang wajar selama sedang mengalami menstruasi.

  1. Minuman Beralkohol

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa bahaya minuman beralkohol lebih besar dari pada manfaatnya. Minuman beralkohol termasuk jenis minuman yang sebaiknya dihindari saat menstruasi.

Kehilangan darah saat haid dapat menurunkan tekana darah. Ini dapat membuat tubuh lebih rentan mengalami efek samping alkohol dan memperparah gejala haid. Bahaya alkohol bagi kesehatan sangat beragam.

Mulai dari masalah gangguan kejiwaan hingga berbagai kerusakan organ internal tubuh, seperti hati, jantung, pankreas, dan sistem pencernaan.

Apalagi bila mengonsumsinya secara berlebihan pastinya tidak baik dan perlu untuk disadari bahwa konsumsi berlebihan dapat membawa bahaya serius bagi kesehatan organ dalam tubuh.

Hal yang Harus Kamu Lakukan dan Hindari Saat Menstruasi

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *