6 Fakta di Balik Bus Wisata Tingkat Kota Semarang

by
sumber : istimewa
sumber : istimewa

Jatengkita.id, SEMARANG- Kota Semarang baru-baru ini meluncurkan bus tingkat khusus bagi wisatawan yang ingin berkeliling di Kota Atlas ini. Bus dengan tagline “Yuk Muter Muter kota Semarang”  diluncurkan bertepatan dengan Hari Perhubungan beberapa waktu yang lalu. Dengan bus ini, para pelancong dapat menikmati berbagai macam destinasi wisata utama di Kota Semarang tanpa dipungut biaya. Dibalik peluncuran bus dengan dominasi warna merah dan hitam ini, ternyata memiliki berbagai fakta yang patut diketahui. Mau tahu ?

Muatan Penumpang hingga 70 orang

Bus wisata tingkat ini memiliki kapasitas 70 penumpang dengan rincian 12 penumpang di lantai dasar dan 58 penumpang berada di lantai atas. Tidak perlu khawatir sempit dan berdesak desakan, karena secara spesifik bis ini memiliki tinggi 4,2 meter, panjang 12 meter, dan lebar 2,5 meter. Bahkan kursinya pun cukup nyaman di gunakan. Wisatawan akan semakin nyaman karena didalam bus ini dilengkapi dengan AC sehingga perjalanan tetap merasa dingin.

 

Sekali Jalan beberapa destinasi pun terlampaui

Sekali naik bus ini wisatawan dapat menikmati destinasi wisata utama ibu kota Jawa Tengah ini. Bermula dari Museum Mandhala Bhakti yang terletak di Tugu Muda Semarang tepatnya di Jalan Pemuda Kota Semarang, bus akan mengantar wisatawan menuju ke Taman Srigunting. Melalui Jalan Imam Bonjol, wisatawan akan melewati stasiun bersejarah di kota Semarang yakni Stasiun Poncol kemudian menuju stasiun Tawang. Setelah itu, penumpang akan diturunkan di Taman Srigunting dan diberi kesempatan menikmati eksotisnya Kota Lama selama 15 menit. Kemudian wisatawan akan diantar ke Kampung Pelangi melalui Jalan Pemuda, selama perjalanan wisatawan dapat menikmati  megahnya Lawang Sewu. Bis pun akan berbelok menuju Jalan Pandanaran agar wisatawan dapat melihat keramaian di Simpang Lima, baru kemudian menuju kampung pelangi melewati Jalan Pandanaran. Selepas 15 menit berada di Kampung Pelangi, wiasatawan diajak kembali ke awal keberangkatan di Museum Mandhala bakti sembari melihat sekilas uniknya Klenteng Sam Po Kong di ruas Jalan Pamularsih.




Gratis, tanpa dipungut biaya

Untuk menikmati destinasi wisata di Kota Semarang wisatawan pun tidak dipungut biaya alias gratis. Menurut Walikota Semarang, Hendrar Prihadi penggratisan ini dilakukan dalam rangka untuk memberikan pelayanan maksimal bagi tamu tamu yang ingin menikmati keelokkan Kota yang identik dengan lagu jangkrik genggong ini. Harapannya dengan digratiskannya bis ini dapat semakin banyak orang baik dari dalam ataupun luar kota berkunjung ke Kota Atlas ini.

 

Berkeliling 3 kali sehari, akhir pekan lebih banyak

Bus tingkat wisata berwarna merah ini akan mengantar pencari refreshing seperti minum obat yakni 3 kali tiap harinya, lebih tepatnya pada hari Senin sampai dengan Kamis. Sementara khusus hari Jumat sampai dengan hari Minggu jadwalnya lebih banyak yakni 4 kali sehari. Akhir pekan lebih banyak daripada hari biasanya karena momen akhir weekend merupakan saat yang tepat untuk liburan.

 

Ramah difabel

Bus dengan tagline Yuk Muter-muter Kota Semarang ini selain memiliki tempat duduk yang nyaman ternyata ramah difabel. Di lantai 1 bus ini telah disediakan khusus untuk kaum difabel sebanyak 12 kursi. Akses masuk kedalam bus pun sudah dirancang sedemikian rupa agar memudahkan difabel menikmati bus warna merah yang dihiasi dengan gambar icon wisata kota Semarang ini.

 

Pemandunya Oke punya

Tak lengkap rasanya jika berwisata tanpa ada pemandunya. Nah, di Bis tingkat milik Pemkot Semarang ini ternyata dilengkapi dengan guide atau pemandu wisata yang oke punya. Para pemandu sudah dilatih sedemikian rupa. Selain cantik dan ganteng ganteng, para guide ini juga mempunyai kecakapan dan kemampuan untuk menjelaskan seluruh destinasi wisata Semarang yang dikunjungi wisatawan dan sejarahnya. Ditambah lagi driver yang sudah dilatih secara khusus membuat perjalanan semakin nyaman.

Sebenarnya masih banyak fakta dibalik bis tingkat ini. Mau tahu lebih lanjut ? Langsung aja datang ke Kota Semarang dan buktikan langsung fakta-fakta diatas.

 

About Author: Yuniar Kustanto

Gravatar Image
Mencintai Jawa Tengah sebagai bagian dari karunia Tuhan YME.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *