7 Tempat Wisata Seputar Dieng Wonosobo yang Ngehits dan Ramai dikunjungi

by
Telaga warna dan telaga pengilon dilihat dari ketinggian. sumber gambar: Asyafiudin

jatengkita.id, WONOSOBO – Sugeng enjang, para Sedulur.  Semangat pagi semuah!

Kira-kira tengah week day di awal bulan begini lagi pada mikiran apa ya? Mikirin TDL (Tarif Dasar Listrik) yang menanjak terus dan biaya hidup yang makin meningkat? Atau resah bin stres dengan tumpukan pekerjaan?

Mending kita ngomongin yang asyik aja yuk, Lur!

Ane ajak jalan-jalan ke Wonosobo deh. Beneran! Mau ga? Tapi sekarang ya, kalau nunggu nanti atau besok ya bayar sendiri. Hehe. Becanda ding, cuma mau berbagi seputar tempat wisata paling ngehits dan wajib dikunjungi di Kabupaten Wonosobo aja.

Sedulur semua pernah ke Wonosobo?

Apa sih yang terpikirkan saat mendengar kata ‘Wonosobo’? Dieng? Carica? Sikunir? Gunung Prau? Mie Ongklok? Rambut Gimbal? Balon Udara? Semuanya ko pinter sih? hore…! tepuk tangan!

Sebagai penduduk asli Wonosobo yang menghabiskan seperempat abad di kota dingin ini, semua hal itu selalu lekat di ingatan dan tak pernah habis untuk dirindukan. Udaranya yang dingin, alamnya yang indah, makanannya yang lezat dan penduduknya yang ramah selalu menjadi magnet untuk pulang kampung.

Saking menariknya tempat wisata di seputar Dieng dan Wonosobo, saat long week end beberapa tempat berubah menjadi tak ubahnya arena konser musik yang digandrungi anak muda: ramai! Bahkan di gunung Prau dan Sikunir pun sudah seperti pasar krempyeng karena banyaknya orang yang datang dan tenda-tenda yang berjejer rapi.

Tempat wisata yanng paling banyak dikunjungi orang sebagai magnet utama adalah Dieng dan sekitarnya. Meskipun sebenarnya Dieng berada di wilayah Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, masyarakat lebih mengenal Wonosobo karena akses menuju Dieng yang lebih mudah dijangkau melalui kota Wonosobo.

Berkembangnya tempat wisata di Wonosobo ini juga didukung oleh sarana dan prasarana yang disediakan oleh pemerintah, meskipun di beberapa tempat jalan rayanya masih saja berlubang sehingga tidak nyaman untuk dilalui. Selain itu juga didukung dengan dibukanya tempat-tempat wisata baru yang menjadi alternatif wisata selain Dieng.

Kita perlu berterimakasih kepada pengguna instagram dan media sosial lainnya yang turut menyebarkan informasi seputar wisata Dieng dan wisata selain dieng tersebut melalui akun media sosialnya masing-masing.

Kita bahas tempat wisata di Dieng dan sekitarnya mulai dari pusat kota saja ya! Supaya yang berkendara dari arah Semarang atau Purwokerto lebih mudah mengenali medan.

1. Alun-alun Wonosobo

Salah satu sudut instagramable di Alun-alun Wonosobo. sumber gambar: Asyafiudin

Sedulur yang mau berwisata ke Wonosobo harus mampir ke Alun-Alun Wonosobo karena di sinilah tempatnya berbagai macam kuliner lezat khas Wonosobo yang menggoda lidah. Selain kuliner khas Wonosobo, juga terdedia kuliner lain yang sering kita jumpai di setiap tempat dan tak kalah lezatnya. Mie ongklong, dawet ayu, dawet ketan durian, es campur, siomay, batagor, sate tahu, dan banyak lagi bisa kita dapatkan di sekeliling alun-alun.

Alun-alun Wonosobo juga dilengkapi dengan aneka permainan untuk memanjakan anak. Mulai dari becak mini, scooter, mobil remote, odong-odong, arena mancing anak-anak, dan sebagainya.

Tempat ini bisa menjadi semacam rest area setelah menempuh perjalanan menuju Wonosobo sebelum melanjutkan lagi berwisata ke Dieng dengan lama perjalanan sekitar 1 jam lagi. Karena di pusat kota, seperti umumnya alun-alun maka di seputarnya terdapat pusat pemerintahan, masjid, gereja, perpusda, pusat perbelanjaan, dan sebagainya.

Bagi yang hobi berfoto, banyak spot menarik yang instagramable di sudut-sudut alun-alun. Selain itu, di sekelilingnya juga ada taman yang cocok untuk melepas penat bersama keluarga. Ada taman keluarga Ainun Habibi di sebelah Masjid Jami’ Wonosobo, Taman Diponegoro di sebelah perpusda Wonosobo sekaligus landmark Kota Wonosobo yang ngehits dimana-mana. Satu lagi ada Taman Anggrek Tien Soeharto yang letaknya di halaman pendopo kabupaten.

Jika sekadar ingin duduk-duduk dan istirahat-shalat-makan, bisa langsung menuju Masjid Jami’ Wonosobo. Di sana pun ada taman bermain anak-anak dan tersedia minuman kopi/teh gratis (menyeduh sendiri) bagi pengunjung.

2. Telaga Warna dan Telaga Pengilon

 

Telaga warna dan telaga pengilon dilihat dari ketinggian. sumber gambar: Asyafiudin

Dua telaga ini terletak berdampingan di area wisata Dieng. Jika ke Dieng, lebih asyik menuju tempat ini terlebih dahulu baru ke tempat lain seperti Kawah Sikidang ataupun Candi. Dinamakan Telaga Warna karena permukaan airnya memantulkan aneka warna yang berpadu cantik dengan pepohonan hijau di sekitarnya. Sedangkan Telaga Pengilon karena airnya bening berkilau seperti cermin (Pengilon, Bahasa Jawa, Cermin).

Di area telaga ada beberapa goa yaitu Goa Semar, Gua Sumur dan Gua Jaran. Pengunjung bisa berkeliling dan melihat lokasi ini lewat jalan setapak yang mengelilingi telaga. Sebagian orang masih mempercayai mitos untuk mencari pesugihan dan bermeditasi di Goa Semar. Sedangkan bagi umat Hindu, Goa Sumur merupakan tempat sumber air suci yang digunakan untuk ritual.

Jangan lupa juga untuk mengunjungi Dieng Plateu Theater dan menikmati film dokumenter singkat mengenai tragedi gas beracun yang terjadi di Dieng pada tahun 1986. Setelah itu, naik bukit kecil menuju bukit ratapan untuk mendapatkan angle yang apik di atas sana.

3. Kawah Sikidang

 

Kawah Sikidang, sumber gambar: panduanwisatadieng.com

Kawah Sikidang merupakan kawah vulkanis aktif di Dieng plateu. Kandungan sulfur di kawah itu bisa tercium dari area Telaga Warna terutama saat hujan turun. Kawah Sikidang juga merupakan sumber gas bumi yang dimanfaatkan untuk pembangkit listrik/PLTG yang dikelola oleh PT. Geodipa Energi. Dinamakan Kawah Sikidang karena konon tempat keluarnya berpindah-pindah, seperti Kijang yang melompat-lompat.

Jika berkunjung kesini, pastikan untuk membawa masker agar terlindung dari bau sulfur yang menyengat dan bisa menyebabkan pusing-pusing bagi sebagian orang. Selain itu, terkadang ada larangan untuk mengunjungi kawah saat kandungan gas berbahanya tinggi. Jadi, jika datang ke sana, pastikan tidak ada larangan.

4. Sikunir Golden Sunrise

Golden sunrise dari bukit Sikunir. sumber gambar: Asyafiudin

Bukit Sikunir merupakan tempat yang nge-hits sekali sejak tahun 2013. Tempat ini menjadi tujuan wisata baru yang mengalahkan pesona Telaga warna dan sekitarnya.  Menurut beberapa sumber, sunrise yang terlihat lewat Sikunir adalah Golden Sunrise terbaik se Asia Tenggara. Konon nama Sikunir pun diambil dari kata Kunir (Kunyit), karena warna langitnya kuning emas seperti kunyit.

Terletak di Desa Sembungan, desa tertinggi di Jawa Tengah yang terletak pada 2.350 M DPL. Desa ini bisa dijangkau dalam waktu kurang lebih 20 menit dari Dieng. Jika menggunakan kendaraan umum bisa menyewa ojek yang tersedia di seputaran Dieng/Telaga Warna.

Dari area parkir, menuju bukit Sikunir membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Di bawah bukit itu juga ada Telaga yang biasa menjadi tempat camping sebelum esok paginya naik ke Sikunir untuk menikmati matahari terbit. Dinamakan telaga Cebong karena telaga ini jika dilihat dari salah satu sisi puncak bukit terlihat seperti Cebong/Berudu.

5. Gunung Prau

View dari puncak gunung Prau, foto oleh Asyafiudin

Ingin memandangi gugusan beberapa gunung sekaligus dari puncak gunung? Puncak Prau menjadi jawabannya. Ya, dari Gunung Prau kita bisa melihat Gunung Sindoro, Sumbing, Merbabu, dan Merapi sekaligus. Gunung Prau selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan karena jalur pendakiannya yang terbilang mudah untuk pemula, dan menyuguhkan pesona alam yang unik khas Prau.

Gunung yang terletak pada ketinggian 2.565 M DPL ini bisa dilalui dengan beberapa jalur pendakian, tapi yang paling terkenal adalah jalur Patak Banteng, yaitu jalur yang terletak di Desa Patak Banteng. Butuh waktu sekitar 2-3 jam untuk mencapai puncak. Selain itu, ada jalur pendakian Dieng. Umumnya, pengunjung mendaki lewat jalur Patak Banteng, lalu turun lewat jalur Dieng yang jalurnya lebih landai.

Selain menikmati sunrise, taburan bintang di malam hari, keunikan Gunung Prau adalah terdapat perbukitan kecil yang akrab disebut ‘Bukit Teletubbies’ karena seperti bukit yang ada di film anak-anak itu. di bukit ini, saat musim hujan akan terhampar rumput hijau. Sedangkan saat musim kemarau, bermekaran bunga daisy warna pink dan putih yang menambah pesonanya. Hm.. serasa mengunjungi surga kalau berada di tempat ini.

6. Agrowisata Teh Tambi

Pemandangan alam di agrowisata perkebunan teh Tambi. Sumber gambar: Asyafiudin

Perkebunan teh Tambi yang terletak di Desa Tambi juga tak kalah menarik dengan tempat wisata lainnya. agrowisata PT. Tambi berada di dua tempat yaitu di Desa Tambi dan di Tanjungsari. Di Tambi bisa melakukan kunjungan pabrik dengan reservasi terlebih dahulu ke kantor PT. Tambi. Sedangkan jika ingin berkunjung ke kebun teh saja, bisa langsung menuju lokasi.

Desa Tambi terletak tidak diantara kota Wonosobo dengan Dieng, masuk ke area pedesaan sekitar 1 km dari jalan raya, kita akan disuguhi hamparan kebun teh yang menghijau segar.

7. Telaga Menjer

Serunya memutari telaga Menjer dengan perahu rakit/gethek

Belum pernah mendengar nama telaga yang satu ini? Dulu, Telaga Menjer merupakan tempat wisata yang cukup terkenal dengan fasilitas yang cukup terkelola. Namun beberapa tahun terakhir menjadi sepi dan kurang mendapat perhatian masyarakat.

Baru-baru ini setelah geliat wisata di Wonosobo meningkat, makin banyak turis yang mengunjungi Telaga Menjer. Terlepas dari mitos dan misteri yang berkembang di masyarakat mengenai telaga ini, menjer menjadi sumber penting PLTA di wonosobo. Jika menuju ke sana, sepanjang jalan kita akan mendapati instalasi pipa raksasa berwarna hijau. Itulah pipa-pipa yang mengalirkan air dari telaga untuk memutar turbin-turbin di PLTA Garung.

Selain digunakan sebagai sarana pengairan oleh masyarakat, warga juga memanfaatkan untuk memelihara ikan dengan adanya karamba-karamba di telaga. Ingin mamacu adrenalin? Bisa menyewa perahu gethek/rakit bambu yang disediakan oleh warga setempat. Selain itu, bisa juga menikmati danau dengan memutari pinggir danau lewat jalan setapak dan melihat kilau airnya dari ketinggian.

Baru-baru ini dibuka tempat baru di atas bukit Telaga Menjer, yaitu Bukit Seroja. Dari bukit ini pengunjung bisa menikmati keindahan telaga dari ketinggian sekaligus bisa befoto di spot-spot yang sudah disediakan oleh pengelola.

dari ketinggian Bukit Seroja. sumber gambar: penginapandieng.net

Bagaimana, Lur? Nggak bingung lagi kan milih wisata di Wonosobo mulai dari Wisata seputar Dieng sampai wisata selain Dieng. Dan jangan lupa, biasanya dalam rangka HUT Wonosobo tanggal 24 Juli Pemerintah Kabupaten Wonosobo mengadakan event berupa Dieng Culture Festival yang berlangsung selama beberapa hari. Berbagai acara mulai dari karnaval budaya sampai acara adat lainnya berlangsung sampai kurang lebih satu minggu dan seringnya diadalah di bulan Agustus. Tak ada salahnya jika ingin meluangkan waktu dan mengagendakan sejak sekarang. Nuansanya beda banget dengan hari-hari biasa.

Monggo, tindak teng Wonosobo (pergi ke Wonosobo) dan menikmati alamnya yang unik, makanannya yang lezat menggoyang lidah, juga orang-orangnya yang ramah.

Salam,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *