BPBD Tak Hanya Bekerja Saat Terjadi Bencana

by
BERI PAPARAN. Anggota Komisi E Sumarsono “Sony” memberikan paparan di Kantor BPBD Sukoharjo.(Foto : Set. DPRD)

SUKOHARJO, Jatengkita.id – Komisi E DPRD Jateng mengunjungi Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo guna ingin melihat kondisi BPBD bisa berperan optimal dalam menghadapi bencana serta memantau persiapannya. Jumat(2/11/2018).

“Kami akan mengulas beberapa hal terkait persiapan BPBD, kami ingin mengetahui sejauh mana potensi di sini,” tanya Sony sekaligus membuka dialog.

Menanggapi hal itu, Kepala Pelaksana BPBD Sri Maryanto SE MSi mengatakan, pihaknya memiliki 17 personel di antaranya, 11 PNS dan 6 non-PNS. Selain itu pula guna memaksimalkan kinerja, BPBD Sukoharjo juga memiliki tenaga sukarelawan. Fungsi mereka untuk membantu saat tanggap darurat. BPBD Sukoharjo juga melakukan antisipasi penanggulangan bencana saat situasi tidak ada bencana, melakukan pemantauan wilayah bencana, pelatihan relawan bencana dan pengurangan risiko bencana.

“Jika terdapat potensi bencana kami melakukan normalisasi drainase, saat tanggap darurat melakukan rehabilitas sekaligus rekontruksi,” imbuh Sri Maryanto.

Anggota Komisi E lainnya, Karsono juga ingin mengetahui kendala apa yang dihadapi BPBD Kab. Sukoharjo.

Sri Maryanto menjelaskan bahwa kendala yang dihadapinya antara lain belum terfasilitasinya pembentukan desa tangguh bencana di daerah rawan bencana, prasaranya pun juga kurang memadai, serta terbatasnya SDM yang terlatih. Dengan demikian, Sony menyimpulkan bahwa BPBD Sukoharjo proses penanganannya relatif, ada juga keterbatasan personel, dan peningkatan SDM perlu diperhatikan.

“Kemampuan untuk mengurangi bencana jangan hanya dari teman-teman relawan, tapi dari unsur dinas terkait juga ikut serta dalam hal ini,” ucap Sony sekaligus menutup pertemuan. (Adv)

About Author: rakamsi

Gravatar Image
bermanfaat, atau hilang tanpa nama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *