Bukan Sekadar Make Up, Riasan Pengantin Jawa Ternyata Sarat Makna!

Bukan Sekadar Make Up, Riasan Pengantin Jawa Ternyata Sarat Makna!
(Foto : beautynesia.id)

JatengKita.id – Sobat pasti sudah akrab dengan busana dan make up anggun pengantin wanita Jawa. Riasan pengantin Jawa identik dengan bagian kepala terdapat sanggul rambut yang anggun, hiasan kepala, hingga yang paling ikonik adalah lukisan pada kening dan sisi wajah pengantin. Lukisan ini salah satu yang paling membedakan pengantin jawa dengan suku lain.

Lukisan pada kening dan sisi wajah pengantin Jawa biasa disebut dengan Paes. Mulai dari lekukan yang berwarna hitam di dahi, hingga aksesoris yang bermacam-macam. Paes merupakan riasan yang memiliki simbol dari kecantikan dan kedewasaan seorang wanita Jawa.

Riasan pengantin yang menggunakan paes ageng memiliki makna yang sakral, karena paes ageng mengandung filosofi dan doa-doa bagi mempelai yang memakainya.

Apa saja makna-makna dari riasan paes itu? Berikut adalah pembahasan-pembahasan singkatnya.

  • Gajahan
(Foto : Beautynesia.id)

Lekukan berbentuk U paling besar yang berada di tengah dahi adalah gajahan. Lekukan ini memiliki makna harapan seorang perempuan akan dihormati dan ditinggikan derajatnya.

  • Pengapit
paes jawa
(Foto : orami.co.id)

Pengapit adalah lekukan yang berada di samping kiri dan kanan Gajahan. Memiliki makna yang mengapit atau mengontrol Gajahan agar jalannya selalu lurus, sehingga tidak ada rintangan yang berarti dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

  • Penitis
12 Makna Riasan Pengantin Adat Jawa yang Indah dan Elegan
(Foto : id.theasianparent.com)

Penitis adalah nama dari lekukan yang berada di sebelah Pengapit. Memiliki ukuran yang lebih kecil dan tidak runcing. Penitis memiliki makna bahwa semua hal harus punya tujuan dan dilakukan secara efektif. Termasuk juga dalam membuat anggaran rumah tangga, agar rumah tangga berjalan lancar.

  • Godheg
paes jawa
(Foto : orami.co.id)

Godheg berada di samping telinga. Hal ini melambangkan kebijaksanaan dan diharapkan agar sang pengantin bisa bijaksana setelah menikah dan selalu introspeksi diri, tidak mudah marah atau sedikit-sedikit marah dengan pasangan. Karena kebijaksanaan akan membuat rumah tangga sakinah.

Sumber : GNFI, Popbela, Keepo, Fimela, Lukihermanto.com

Baca juga : Tari Tradisional Jawa Tengah, Simbol Keindahan Budaya yang Abadi

Rekomendasi untuk anda : Kenali Keistimewaan Makna Paes, Riasan Pengantin Wanita dari Jawa Tengah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *