Jangan Keliru! Cara Menentukan Skin Tone dan Undertone untuk Tingkatkan Penampilanmu

Cara Menentukan Skin Tone dan Undertone untuk Tingkatkan Penampilanmu
Memahami keragaman warna kulit manusia berefek pada sikap saling menghargai dan toleransi. (Foto : fresh.suakaonline.com)

Jatengkita.id – Cara menentukan skin tone dan undertone sangat berpengaruh pada penampilan. Pemahaman tentang warna kulit tidak hanya terbatas pada skin tone atau warna kulit luar yang terlihat. Tetapi juga melibatkan undertone atau warna dasar kulit yang mempengaruhi penampilan keseluruhan. 

Artikel ini akan menguraikan secara mendalam cara menentukan skin tone dan undertone. Selain itu juga menglasifikasikan berbagai jenis warna kulit yang ada, serta menjelaskan pentingnya memahami kedua konsep ini dalam konteks menemukan kecantikan sejati seseorang.

Dengan pengetahuan yang tepat bagaimana cara menentukan skin tone dan undertone, individu dapat lebih mudah memilih produk kecantikan yang sesuai. Mulai dari make up hingga perawatan kulit yang dapat meningkatkan kepercayaan diri dan menonjolkan keunikan alami mereka.

Skin Tone dan Undertone  : Apa Bedanya?

Skin Tone

Adalah warna kulit luar yang terlihat jelas dan dapat berubah-ubah tergantung pada berbagai faktor eksternal, seperti paparan sinar matahari, cuaca, bahkan kondisi kesehatan.

Kulit dapat mengalami perubahan sementara, misalnya menjadi lebih gelap setelah terpapar sinar matahari dalam waktu lama atau menjadi lebih pucat saat seseorang sakit atau kurang istirahat.

Skin tone sendiri dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis utama yang masing-masing memiliki karakteristik khusus sebagai berikut.

  1. Fair (Terang)
    Kulit ini sangat pucat dan seringkali rentan terbakar matahari.
    Orang dengan skin tone ini biasanya memiliki sedikit atau tanpa pigmen melanin, yang membuat kulit mereka sangat sensitif terhadap sinar UV.
    Sehingga, perlu menggunakan tabir surya dengan SPF tinggi untuk melindungi kulit dari kerusakan.
  2. Light (Cerah)
    Jenis kulit ini adalah kulit terang yang mungkin sedikit kecoklatan tetapi masih cenderung mudah terbakar. Meskipun memiliki sedikit lebih banyak melanin dibandingkan kulit fair, kulit light tetap membutuhkan perlindungan ekstra saat terpapar sinar matahari langsung.
    Orang dengan skin tone ini mungkin mendapatkan tan ringan, namun mereka tetap rentan terhadap kerusakan akibat sinar UV.
  3. Medium (Sedang)
    Merupakan kulit dengan warna kecoklatan yang lebih seimbang dan cenderung mendapatkan tan dengan baik tanpa mudah terbakar. Orang dengan skin tone medium biasanya memiliki campuran melanin yang cukup untuk melindungi kulit dari kerusakan parah akibat sinar matahari.
    Tetapi tetap harus berhati-hati dan menggunakan perlindungan yang tepat.
  4. Olive (Zaitun)
    Adalah kulit dengan warna zaitun yang sering memiliki nuansa hijau atau abu-abu. Skin tone ini biasanya dimiliki oleh orang-orang dari wilayah Mediterania atau Timur Tengah.
    Warna dasar kulit mereka memberikan perlindungan tambahan terhadap sinar UV dan mereka cenderung mendapatkan tan yang indah dan merata.
  5. Tan (Cokelat)
    Yaitu kulit cokelat yang lebih dalam dan jarang terbakar matahari. Orang dengan skin tone tan memiliki lebih banyak melanin yang memberikan perlindungan alami terhadap sinar UV. Selain itu juga membuat kulit mereka lebih tahan terhadap kerusakan akibat sinar matahari dan lebih mudah mendapatkan tan yang dalam dan merata.
  6. Dark (Gelap)
    Jenis ini adalah kulit coklat gelap atau hitam yang hampir tidak pernah terbakar. Skin tone ini memiliki jumlah melanin yang tinggi dan memberikan perlindungan terbaik terhadap sinar UV.
    Orang dengan kulit dark jarang mengalami masalah terbakar matahari, tetapi tetap harus menjaga kesehatan kulit mereka dengan baik.

Menentukan skin tone bisa dilakukan dengan mudah melalui observasi langsung. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa kamu ikuti.

  1. Lihat di Bawah Cahaya Alami
    Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah melihat kulit di bawah cahaya alami. Hindari menggunakan cahaya buatan karena bisa mengubah penampilan kulit. Bandingkan kulit kamu dengan deskripsi skin tone yang umum, seperti fair, light, medium, tan, atau dark, untuk menentukan kategori yang paling sesuai dengan kamu.
  2. Paparan Sinar Matahari
    Pertimbangkan bagaimana kulit kamu bereaksi terhadap paparan sinar matahari. Jika kulit kamu mudah terbakar dan jarang sekali mendapatkan tan, mungkin memiliki skin tone yang lebih terang. Sebaliknya, jika kulit kamu mudah mendapatkan tan dan jarang terbakar, skin tone kamu mungkin lebih gelap.

Sedangkan untuk menentukan undertone sedikit lebih kompleks. Beberapa metode berikut dapat membantu kamu untuk menentukan undertone dengan lebih akurat.

  1. Periksa Pembuluh Darah
    Cara pertama adalah dengan melihat pembuluh darah di pergelangan tangan kamu di bawah cahaya alami. Jika pembuluh darah tampak biru atau ungu, kamu kemungkinan memiliki undertone dingin. Jika pembuluh darah tampak hijau, kamu mungkin memiliki undertone hangat. Jika kamu kesulitan menentukan warna pembuluh darah, ada kemungkinan kamu memiliki undertone netral.
  2. Uji dengan Emas dan Perak
    Pegang perhiasan emas dan perak di dekat kulit kamu. Perhatikan mana yang terlihat lebih baik pada kulit kamu. Jika perhiasan emas tampak lebih menonjol, kamu mungkin memiliki undertone hangat. Jika perhiasan perak tampak lebih baik, undertone kamu mungkin dingin. Jika keduanya tampak sama baiknya, kamu mungkin memiliki undertone netral.
  3. Warna Pakaian
    Perhatikan warna pakaian yang paling cocok untuk kulit kamu. Jika warna-warna cerah seperti biru atau hijau lebih cocok, itu mungkin indikasi bahwa kamu kamu memiliki undertone dingin. Jika warna-warna hangat seperti merah, oranye, atau kuning lebih cocok, kamu mungkin memiliki undertone hangat. Perhatikan juga jika kamu merasa semua warna cocok dengan kamu, itu bisa berarti kamu memiliki undertone netral.

Dengan memahami skin tone dan undertone kamu, Anda dapat memilih produk kecantikan, pakaian, dan aksesori yang paling sesuai untuk meningkatkan penampilan kamu.

Jenis-Jenis Warna Kulit dan Pentingnya Mengetahui Undertone

Mengetahui skin tone dan undertone sangat penting, terutama dalam konteks kecantikan dan mode. Berikut adalah beberapa contoh jenis warna kulit dan bagaimana memahami undertone untuk membantu memilih produk kecantikan dan pakaian.

  1. Kulit Terang dengan Undertone Dingin

Orang dengan kulit sangat terang dan undertone dingin sering kali memiliki kulit yang sangat pucat, hampir porselen, dengan nuansa merah muda. Produk kecantikan yang memiliki dasar warna biru atau merah muda akan sangat cocok untuk mereka. Dalam hal pakaian, warna-warna seperti biru, ungu, dan hijau bisa melengkapi warna dasar mereka.

  1. Kulit Terang dengan Undertone Hangat

Kulit terang dengan undertone hangat cenderung memiliki warna dasar kekuningan atau emas. Foundation dengan nuansa kuning atau peach akan terlihat alami di kulit dengan jenis ini. Untuk pakaian, warna-warna seperti oranye, kuning, dan merah bisa menonjolkan kecantikan alami kulit dengan undertone hangat.

  1. Kulit Sedang dengan Undertone Netral

Kulit sedang dengan undertone netral sering kali terlihat cocok dengan berbagai macam warna. Mereka bisa menggunakan foundation dengan nuansa netral yang tidak terlalu kuning atau merah muda. Dalam hal pakaian, hampir semua warna bisa terlihat bagus, tetapi warna-warna netral seperti beige, krem, dan abu-abu bisa sangat melengkapi penampilan mereka.

  1. Kulit Zaitun dengan Undertone Hangat

Kulit zaitun dengan undertone hangat seringkali memiliki warna dasar hijau atau emas. Foundation dengan nuansa emas atau kuning akan cocok begitu juga untuk warna pakaian seperti merah, orange, dan emas bisa menonjolkan keindahan alami mereka.

  1. Kulit Coklat dengan Undertone Dingin

Kulit coklat dengan undertone dingin sering kali memiliki nuansa kebiruan atau abu-abu. Produk kecantikan dengan dasar warna biru atau ungu bisa sangat cocok untuk kulit dengan undertone dingin. Pakaian dengan warna biru tua, hijau tua, dan ungu bisa menonjolkan warna kulit undertone dingin dengan indah.

  1. Kulit Gelap dengan Undertone Hangat

Jenis kulit ini cenderung memiliki warna dasar kuning atau emas. Foundation dengan nuansa kuning atau emas akan terlihat alami di kulit mereka. Warna pakaian yang bisa menonjolkan keindahan alami mereka antara lain oranye, merah, dan kuning.

  1. Kulit Gelap dengan Undertone Netral

Kulit gelap dengan undertone netral sering kali terlihat sangat serbaguna. Kulit dengan undertone netral bisa menggunakan foundation dengan nuansa netral yang tidak terlalu kuning atau merah muda. Dalam hal pakaian, hampir semua warna bisa terlihat bagus, tetapi warna-warna netral seperti putih, hitam, dan abu-abu bisa sangat melengkapi penampilan kulit jenis ini.

Skin tone dan undertone adalah dua aspek yang berbeda tetapi saling melengkapi dari warna kulit manusia. Memahami perbedaan ini tidak hanya membantu dalam memilih produk kecantikan dan pakaian yang tepat tetapi juga memperkuat penghargaan terhadap keberagaman.

Merayakan berbagai skin tone dan undertone adalah langkah penting menuju masyarakat yang lebih inklusif dan menghargai perbedaan. Dengan terus mempromosikan inklusivitas dan representasi yang adil, kita dapat membantu semua individu merasa dihargai dan diterima apa adanya.

Baca juga : Jangan Asal Viral! Berikut Tips Memilih Skincare yang Tepat

Rekomendasi untuk anda : Jangan Keliru, Ini Perbedaan Skin Tone dengan Undertone Kulit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *