Jonathan Christie Sumbang Gelar di Kejuaraan Badminton Asia 2024

Badminton Asia 2024

Jatengkita.id – Turnamen Badminton Asia Championship resmi berakhir pada Minggu (14/04), waktu setempat. China yang menjadi tuan rumah dalam turnamen ini berhasil mengirimkan wakilnya di setiap sektor. Sektor tunggal putra juga berhasil diamankan oleh Jonathan Christie yang berhasil mengalahkan Li Shi Feng.

Secara statistik, Jojo unggul secara peringkat dan H2H pertemuan. Ia hanya sekali kalah dari wakil China ini di BWF World Tour Finals tahun lalu.

Jojo sangat meyakinkan sejak permainan di babak pertama. Ia mampu menguasai ritme laga dan terus mendominasi hingga akhir babak kedua.

Dengan kemenangan ini, ia back-to-back menangi turnamen bergengsi bernilai Super 1000 setelah sebelumnya menang di All England mengalahkan rival senegara, yaitu Anthony Ginting.

Juara Badminton Asia Championship Jadi Modal Berharga Jonatan Christie di  Olimpiade Paris 2024 - Indozone Sport

Menjadi satu-satunya wakil, Jojo mampu menyumbang satu gelar menyelamatkan wajah Indonesia. Diikuti oleh Korea Selatan yang juga menyabet gelar melalui ganda putri. China sendiri menorehkan tiga gelar melalui sektor tunggal putri, ganda putra, dan ganda campuran.

Turnamen Badminton Asia ini menjadi salah satu pertandingan bergengsi, meskipun hanya diikuti oleh negara-negara Asia. Turnamen ini setara dengan Super 1000, sehingga pemenang akan memperoleh poin sangat tinggi.

Dalam turnamen kali ini, banyak sekali unggulan gugur yang tidak sampai ke babak final atau bahkan semifinal. Diantaranya adalah langganan seperti An Se Young, Tai Tzu Ying, Akane Yamaguchi, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, dan duo visual Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.

Di sektor tunggal putri, China berhasil menyapu bersih sejak babak semifinal yang menampilkan derby Tiongkok. Di laga final, Chen Yu Fei belum mampu memaksimalkan peluang dan harus kalah dua gim langsung.

Secara mengejutkan, ganda putra Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin melenggang ke babak final dengan mengalahkan beberapa unggulan termasuk rekan senegaranya, yaitu Aaron Chia/Soh Woi Yik. Namun, mereka kalah di babak final oleh wakil tuan rumah Liang Wei Keng/Wang Chang dengan rubber game.

Kekalahan ini bukan hasil buruk, mengingat pencapaian mereka sampai final sudah sangat luar biasa. Mereka mengalahkan kampiun juara dunia Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae dan peraih emas Olimliade Tokyo Lee Yang/Wang Chi Lin.

China gagal merajai gelar setelah sektor ganda putri direbut oleh ganda Korea, Baek Ha Na/Lee So-Hee. Zhang Shu Xian/Zheng Yu (CHN) kalah straight game dengan poin 21-23 dan 12-21.

Hampir menambah gelar di sektor ganda campuran, namun Seo Seung Jae/Chae Yu Jung kalah dengan tiga game dari ganda tuan rumah yang terhitung masih baru dipasangkan, yaitu Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.

Baca Juga Cerita Indonesia dalam Pusaran Drama All England 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *