Indah Lagu Bengawan Solo, Mengalun Merdu Hingga Mancanegara

Indah Lagu Bengawan Solo
Lagu Bengawan Solo (FOTO : Antara)

Jatengkita.id – Bengawan Solo adalah sebuah lagu karya Gesang yang menceritakan tentang aliran Sungai Bengawan Solo. Gesang menciptakan lagu ini pada tahun 1940 pada saat Gesang berumur 23 tahun. Seberapa indah lagu Bengawan Solo ini? Simak selengkapnya.

Lagu Bengawan Solo Lirik - SarahifinAllison

Selain terkenal di Indonesia, lagu ini merupakan lagu yang terkenal di seluruh Asia semenjak diperkenalkan oleh para tentara Jepang. Bermula dari tentara Jepang yang mendarat di Pulau Jawa kemudian sering mendengar lagu Bengawan Solo diputar di radio.

Kala Lagu Bengawan Solo Berkumandang di Korea Utara - TribunNews.com

Para prajurit membawa lagu tersebut ke negara asal mereka. Pada tahun 1947, seorang tentara Jepang bernama Toshi Matsuda menerjemahkan lirik lagu Bengawan Solo ke dalam Bahasa Jepang. Setelah itu mereka merekamnya, sejak saat itulah lagu Bengawan Solo mulai dikenal seluruh Asia.

Tak hanya dikenal di Asia saja, lagu Bengawan Solo juga ternyata pernah menjadi lagu perjuangan Negara Polandia. Negara berbendera putih merah ini ternyata menjadikan lagu Bengawan Solo sebagai lagu perjuangan Polandia pada tahun 1965.

Lagu ini dibuat versi bahasa Polandia tahun 1964 di masa pemerintahan Presiden Soekarno. Lagu tersebut berjudul Kiedy Allach Szedi. Penulis lirik lagu tersebut bernama Marek Sewen dan Roman Sdowski. Lagu tersebut dinyanyikan oleh seorang diva dari negeri Eropa Tengah bernama Violetta Villas.

Di dalam lagu tersebut menggambarkan tanah yang indah bernama “Indonesia” yang diciptakan oleh Tuhan dengan banyaknya pantai yang indah dan alami. Menurut lirik lagu tersebut, tanah indah di diciptakan oleh Tuhan buat mereka yang bekerja keras dan berani untuk memperjuangkan kemerdekaan dan nasib sendiri. Lagu itu seolah menghipnotis para pendengarnya, warga Polandia.

Lagu Bengawan Solo juga muncul dalam berbagai film, seperti film Jepang yang berjudul “Stray Dogs” tahun 1949 dan “The Quiet Duel” pada tahun 1949 karya sutradara Akira Kurosawa.

Indah lagu Bengawan Solo ini juga diputar dalam film Jepang “An Autumn Afternoon” tahun 1962 karya Yasujiro Ozu. Ada pula Film Tiongkok “In The Mood for Love” tahun 2000, karya Wong Kar-Wai yang juga ditayangkan di festival film Cannes. Lagu Bengawan Solo juga telah dibuat kedalam 13 bahasa, seperti Inggris, Jepang, Tiongkok, Prancis, hingga bahasa Rusia.

Lee Jungpyo sendiri merupakan profesor music di Seoul Institute of Art (SIA), dirinya menyanyikan lagu Bengawan solo dengan iringan alat musik tradisional korea gayageum.

Lagu tersebut diperdengarkan saat acara jamuan makan malam kenegaraan bersama Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Korea Selatan pada tahun 2018. Dalam hitungan hari video tersebut telah disaksikan oleh 230.000 orang lebih di You Tube.

Baca Juga Bertabur Bintang di Golden Disc Awards Jakarta 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *