Jauhi Lingkungan Toxic, Jaga Kesehatan Mentalmu!

FOTO: istock

Jatengkita.id – Akhir-akhir ini kita banyak disuguhi kabar bunuh diri di berbagai media masa. Hal yang menjadi catatan, para pelaku sekaigus korban ini banyak yang masih usia remaja menuju dewasa.

Banyak dari masyarakat kita masih menganggap bahwa, kesehatan mental ini tidaklah penting, dan orang-orang yang mengalami ini hanyalah ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Padahal Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, menunjukkan lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi.

Seperti yang kita ketahui bahwa, proses menuju dewasa itu tidaklah mudah, banyak sekali remaja yang mengeluh dengan proses ini. Segala permasalahan yang ada dalam hidup seakan silih berganti hadir dalam kehidupan. Mulai dari masalah keluarga, permasalahan di lingkungan sekitar, masalah percintaan, hingga permasalahan yang menyangkut personal juga menjadikan seorang remaja yang beranjak dewasa kerap kali ingin mengakhiri hidupnya.

Pada tahapan inilah, kita sebagai generasi muda harus bisa memilah mana lingkungan yang baik atau sehat bagi kita. Faktor lain yang dapat menyebabkan meningginya angka bunuh diri adalah tidak adanya teman berbagi cerita.

Sebagai makhluk sosial, manusia terkadang memerlukan seseorang yang bisa ia percaya agar dapat membagi pengalaman hidupnya, entah itu dalam konteks bahagia ataupun sedih. Dengan berbagi cerita inilah seseorang tidak merasa bahwa ia benar-benar sendiri dalam menjalani setiap momen atau peristiwa dalam hidupnya.

FOTO : Unsplash

Kita perlu mendukung dan berusaha menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesehatan mental, khususnya bagi para remaja yang ada di Indonesia. Dan dengan harapan menghapus stigma negatif tentang kesehatan mental yang dialami oleh para remaja. Sehingga, tidak ada lagi kasus bunuh diri akibat depresi berat yang dialami khususnya oleh para remaja.

Kesehatan mental saat ini bukan suatu hal yang bisa di anggap sepele, karena percuma jika jasmani kita sehat namun tidak dengan kesehatan rohaninya.

Untuk para pembaca yang sedang membaca tulisan ini “bertahanlah untuk hal-hal kecil yang membuat kalian bahagia, bertahanlah untuk setiap keinginan-keinginan kecil yang belum bisa terwujud”. 

Sayangi tubuhmu, sayangi mentalmu, dan tetap ingat bahwa bunuh diri bukanlah jalan keluar dari suatu masalah, namun sebaliknya, bunuh diri inilah akan menimbulkan masalah baru yang berdampak panjang nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *