Kesbangpol: Sinergi adalah Kunci Membentengi Anak Muda dari Paham Radikalisme, Terorisme, dan Intoleransi

SEMARANG, Jatengkita.id – Ketua Bidang Ideologi dan Kewaspadaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politk (KESBANGPOL) Provinsi Jawa Tengah Agung Satrio Prakosa mengatakan, sinergi setiap elemen menjadi kunci membentengi anak muda dari paham Radikalisme, Terorisme dan juga Intoleransi.

“Di tengah berkembangnya paham-paham yang menodai nilai-nilai Pancasila, serta dapat mengancam NKRI seperti paham Radikalisme, terorisme dan Intoleransi, sinergi dari setiap elemen masyarakat menjadi sangat penting, menjadi kunci, untuk membentengi khususnya anak-anak muda dari paham-paham yang berseberangan dengan ideologi negara. Ini demi keutuhan NKRI kita tercinta ini.” tutur Agung.

Pernyataan itu disampaikan dalam sambutannya pada momen peringatan bulan Muharram atau tahun Baru Hijriah serta pelantikan pengurus Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) Provinsi Jawa Tengah, Minggu, (21/08/2022) di Hotel Muria Semarang.

Bekerja sama dengan Remaja Masjid Al Huda Kelengan Kota Semarang, kegiatan yang bertemakan ‘Peran Pemuda Musmlin Menghadapi Paham Radikalisme dan Terorisme’ ini menurut Agung, merupakan hal yang bagus. Karena kegiatan semacam ini dapat memberikan pencerdasan, sekaligus membentengi diri anak-anak muda khususnya pemuda muslim di provinsi Jawa Tengah ini dari paham-paham tersebut.

“Hal yang bagus. Karena kegiatan semacam ini dapat memberikan pencerdasan, sekaligus membentengi diri anak-anak muda khususnya pemuda muslim di provinsi Jawa Tengah dari paham-paham tersebut, atau paham lainnya yang mengikis nilai-nilai Pancasila  dan cintanya pada NKRI.” tambah  Agung.

Agung juga menambahkan, dirinya beserta segenap tim di pemerintahan sudah fokus untuk mencermati dengan kondisi negara saat ini, menanamkan wawasan kebangsaan dan penguatan ideologi negara, agar generasi muda kita khususnya pemuda muslim ini tidak kehilangan jati dirinya segai putra bangsa.

“Sebenarnya tugas kami disini  sama untuk mengajak para pemuda, mengingat kondisi saat ini dengan adanya bonus demografi dimana jumlah penduduk usia muda, usia-usia produktif saat ini lebih dari 50% dari jumlah penduduk Indonesia, ini tentunya menjadi PR tersendiri bagi kita semua. Kalau kondisi ini tidak di seriusi, difokuskan dan difasilitasi, generasi kita ini bisa kehilangan arah.” Tegas Agung.

“Kita punya mitra jaringan-jaringan pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat. Jadi,  ini tugas kita, kita selalu bersinergi, berkolaborasi dengan seluruh elemen untuk menanamkan wawasan kebangsaan dan penguatan ideologi negara. Jangan sampai generasi muda tidak tahu apa itu wawasan kebangsaan , dan apa itu ideologi negara.” Pungkas Agung.

Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan dalam memeringati bulan Muharram atau tahun baru hijriah, sekaligus pelantikan pengurus JPRMI Provinsi Jawa tengah masa bhakti 2022- 2026.

Dalam kegiatan ini hadir pula ketua JPRMI pusat Khadrian Adrima, Anggota DPRD Provinsi Jateng Agung Budi Margono, segenap pengurus JPRMI Jawa Tengah dan JPRMI Kota Semarang, Remaja Masjid Al Huda Kelengan Kota Semarang, serta tamu undangan anak-anak yatim dari berbagai kecamatan se-kota Semarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *