Komisi A Kontrol Data Ganda Pemilih di Kendal

by
BAHAS PEMILU. Komisi A DPRD Jateng saat berkunjung ke Kantor Disdukcapil Kabupaten Kendal, Rabu (31/10/2018). (foto : Set. DPRD)

KENDAL, Jatengkita.id – Menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada tahun depan, Komisi A DPRD Jateng terus melakukan pantuan tentang administrasi kependudukan yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Hal itu dilakukan agar pada saat pesta demokrasi dimulai setiap warga tidak kehilangan hak pilihnya.

“Kami ingin mengetahui sejuah mana perkembangan administrasai kependudukan. Karena hal itulah yang menjadi patokan yang nantinya menjadi daftar pemilih yang berhak atas Pileg dan Pilpres 2019 mendatang,” kata Sekretaris Komisi A DPRD Jateng Ali Mansyur HD, saat bersama rombongan dewan di Kantor Disdukcapil Kabupaten Kendal, Rabu (31/10/2018).

Menjawab hal itu, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Kendal Akhyan mengaku sampai sekarang masih banyak permasalahan terkait administrasi kependudukan, baik perekaman KTP-El, penerbitan KK maupun Akte. Diungkapkannya, sampai Oktober 2018 masih ada 25.466 penduduk yang belum rekam KTP dan 18.520 masih dalam proses pengajuan cetak KTP-El. Selain itu, ada pula 283 penduduk masih memiliki data ganda.

“Secara umum permasalahan di kabupaten/ kota hampir sama yaitu material KTP-El karena pengadaannya merupakan wewenang pemerintah pusat. Kami di Kabupaten tidak bisa memprediksi ketersediaan keping KTP-El yang akan dicetak karena setiap daerah dibatasi oleh pusat,” ungkap Akhyan.

Ditegaskannya, “Dukcapil Kendal telah melakukan langkah-langkah agar warga yang belum mengurus adminduk bisa segera terpenuhi. Selain jemput bola oleh petugas lapangan, kami juga melakukan koordinasi ke desa-desa dan sekolah-sekolah guna mensosialisasikan pentingnya kepengurusan adminduk. Karena, berdasarkan Rapat Kerja Nasional kemarin di Semarang, setelah 31 Desember 2018, warga berumur 23 tahun dan belum perekaman KTP-El, maka datanya akan dinonaktifkan.”

Mendengarnya, Komisi A DPRD Jateng mengapresiasi kinerja Disdukcapil Kabupaten Kendal karena telah melakukan pelayanan secara maksimal. Saran untuk ke depannya yakni setiap bulan harus selalu dilakukan pantauan data base pada sistem pemutakhiran data, pembersihan data anomali untuk mengecek data duplikat, dan warga yang telah meninggal. Harapannya, permasalahan adminduk di kabupaten/ kota bisa diminimalisir.

Seperti diketahui, pada semester I tahun ini tercatat jumlah penduduk Kabupaten Kendal sebanyak 985.145. Dari jumlah itu, 768.189 penduduk sudah masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) terdiri dari 383.049 laki-laki dan 385.623 perempuan. (Adv)

About Author: rakamsi

Gravatar Image
bermanfaat, atau hilang tanpa nama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *