Komisi A Soroti Passing Grade CPNS 2018

by
PIMPIN RAPAT. Pimpinan Komisi A memimpin rapat dengar pendapat dengan BKD Jateng perihal CPNS 2018.(Foto: Set. DPRD)

​GEDUNG BERLIAN – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS tahun anggaran 2018 dengan sistem Computer Assited Test (CAT) usai diselenggarakan beberapa hari lalu. Provinsi Jawa Tengah membuka sebanyak 1.926 formasi. Ratusan ribu pelamar memperebutkan formasi yang terbagi di 15 instansi.

Seleksi itulah menyita perhatian kalangan DPRD Jateng. Pelaksanaan tes SKD yang telah dilaksanakan menyisakan beberapa polemik terutama pelaksaan yang dianggap molor dan sistem passing grade yang dinilai terlalu tinggi.Komisi A mengundang Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk memberikan paparan terkait persoalan maupun pencapaian dari seleksi CPNS dengan sistem CAT.

Wakil Ketua Komisi A, Fuad Hidayat mengapresiasi kinerja BKD Jateng mempersiapkan penyelenggaraan tes CPNS, sedangkan banyaknya aduan harus segera ditangani sesegera mungkin.

“Kami mengapresiasi kinerja BKD dalam pelaksaan tes CAT SKD CPNS dilakukan dengan maksimal mengingat jumlah pelamar yang cukup tinggi. Banyaknya keluhan berkaitan dengan pelaksanaan tes tersebut pasti ada dan banyak yang memprotes kebijakan yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Keluhan tersebut sebisa mungkin cepat dtangani dan menjadi bahan evaluasi dalam penyelenggaran tes yang akan datang,” ujar legislator F PAN itu, Senin (12/11/2018).

Anggota Komisi A, Samsul Bahri menilai banyak keluhan berlansungnya tes CPNS menjadi acuan miss komunikasi antara peserta dan penyelanggara. Di sisi lain passing grade terlalu tinggi juga menjadi kendala peserta saat mengikuti ujian cpns berlangsung berusaha mendapat skor tertinggi.

“Miss komunikasi menjadi kendala saat pelaksanaan seleksi CPNS berlangsung, baik peserta yang kurang membaca informasi secara menyeluruh. Panitia penyelenggara juga kurang teliti dalam seleksi pendataan dimungkinkan jumlah pelamar yang tinggi sehingga kesulitan dalam memverifikasi. Passing grade juga menjadi alasan banyaknya pelamar yang gugur, hal tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan evaluasi dan catatan disampaikan ke pusat,” ujar dia.

Menanggapi dewan, Kepala BKD Jateng, M Arif Irwanto menerangkan BKD Jateng menjalankan aturan pelaksaan tes CPNS dari pusat yaitu BKN dan Kemenpan termasuk didalamnya penentuan skor passing grade. Banyak keluhan juga dibuatkan posko tersendiri menangani aduan terkait pelaksanaan CPNS.

“Kami dari jajaran BKD Jateng menjalankan aturan yang sudah ditetapkan oleh pusat, termasuk yang menjadi perhatian utama standar nilai passing grade,” ucapnya.

Penentuan jumlah passing grade sendiri adalah hasil kajian BKN, Kemen PANRB, dan tim ahli gabungan dari berbagai perguruan tinggi bermaksud menghasilkan output PNS yang berkualitas. Posko yang dibuka banyak menanganani aduan terutama masih banyak peserta yang tidak lolos adsminitrasi karena tidak membaca terperinci aturan yang ditentukan oleh pusat. Dari hasil yang didapat sementara 1.926 intansi yang dibuka ada 62 yang kosong formasi karena banyak peserta tidak memenuhi standar. Tes CAT CPNS untuk Prov Jateng lalu hanya mendapatkan hasil kurang dari 20 % peserta yang bisa lolos seleksi SKD dan ini menjadi masalah karena jumlah tersebut jauh dibawah standar yang diharapkan. (Adv)

About Author: rakamsi

Gravatar Image
bermanfaat, atau hilang tanpa nama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *