Kuliner Khas Jateng di Pantura Barat

by
Makanan khas Jateng dari Pekalongan, Tauto segar dan menyegarkan (Gambar dari foodblog)

Berkunjung ke Jawa Tengah (Jateng), tak lengkap rasanya jika tak mencoba untuk menikmati kuliner khas Jateng. Boleh dikatakan, setiap daerah di Jateng memiliki makanan khas yang bisa memanjakan lidah para penikmat kuliner. Kali ini, akan sedikit dibahas mengenai ragam kuliner khas Jateng unggulan dari Kab Brebes, Kab Tegal, dan Kota Tegal. Kuliner Khas Jateng sepanjang pantura barat

1) Brebes

Sate Blengong

Sumber: Google

Tak pantas jika kita berkunjung ke Brebes kita melewatkan salah satu panganan khas Jateng yang satu ini. Memang sudah tidak diragukan lagi jika kita mendengar kata sate, tentu yang kita bayangkan adalah makanan yang terbuat dari daging ditusuk dan lalu dibakar.

Sebagaimana salah satu panganan khas kota bawang Brebes Jateng satu ini. Sate berukuran super besar di Jateng ini terbuat dari daging Blengong yang dimasak dengan bumbu semacam rica – rica pedas manis khas Brebes Jateng.

Blengong sejatinya adalah hewan hasil perkawinan antara bebek dan mentok (entok) khas Jateng. Teksturnya mirip bebek yang memiliki serat, tapi lebih lunak dan lembut saat dikunyah. Memakan daging blengong yang disajikan dalam ukuran sate jumbo ini akan memberikan sensasi baru dari segi tekstur rasa khas Jateng.

Berteman dengan kupat yang berendam dalam kuah merah khas Jateng, sate blengong pasti akan membuat ketagihan. Makanan Khas Jateng ini sungguh nikmat! Belum bisa dipastikan bahwa sate Blengong akan ditemui di luar Brebes maupun Jateng. Karena mengingat peranakan Blengong yang merupakan hewan khas Jateng, dan butuh kemahiran tertentu untuk mengolah daging unik khas Jateng itu.

2) Tegal

Nasi Pongol Setan

Gambar dari infotegal

Berjalan jalan di salah satu kota Bahari Jateng, ada satu panganan khas Jateng yang bisa kita coba. Salah satu makanan yang disantap sebagai menu sarapan oleh orang Tegal, Nasi Ponggo Setan. Nasi putih yang disajikan dengan sentuhan hangat kota Tegal, menjadikan makanan Khas Jateng satu ini tenar di masyarakat.

Nasi ponggol setan adalah nasi yang dibungkus daun pisang berteman dengan lauk sambal goreng tempe khas. Sensasi nasi yang hangat dan sambal goreng tempe yang super pedas dijamin membuat kita tak berhenti untuk menyantap makanan khas Jateng ini.

Gambar dari cookpad

Sambal goreng tempe sendiri merupakan lauk utama yang harus ada dalam sajian nasi ponggol setan khas Tegal Jateng ini. Tempe yang dipotong kotak kecil berpadu dengan lengkuas, daun salam, kaldu sapi, dan bumbu super pedas dengan cabe rawit setan dimasak menggunakan santan. Menghasilkan sayur istimewa yang siap dihidangkan dalam satu porsi nasi ponggol setan Tegal, makanan khas Jateng.

Makanan khas Jateng yang terletak di kota Bahari Tegal ini dipatok harga satu pincuk / porsi nasi ponggol setan berkisar antara 3 – 4 ribu. Selain itu juga biasanya penjaja makanan khas Tegal Jateng ini menyediakan beberapa lauk yang bisa ditambahkan sebagai teman nasi Khas Jateng ini. Seperti tempe mendoan, telur bumbu pedas ayam bumbu kecap, bandeng presto, sate kulit kambing dan kikil kambing  yang bisa anda pilih sebagai teman nasi ponggol setan yang membuat lidah berdesis saking pedasnya.

Sate Kambing Balibul

Gambar dari Jakarta Seru

Jika anda mengaku sebagai salah satu penggemar sate, khususnya sate kambing, maka salah satu makanan khas Jateng satu ini wajib dicoba. Pedihnya mata saat beradu dengan kepulan asap tebal hasil bakaran saat masuk rumah makan akan terbayar dengan nikmatnya Sate Kambing Balibul yang menanti di dalam.

Salah satu sate kambing yang menjadi primadona kuliner di Tegal ini menjadikannya sebagai makanan khas Jateng yang dicari. Sate kambing khas Tegal ini menyajikan tekstur kenyal daging yang akan tetap terasa walau sudah dibakar diatas bara api. Tekstur kenyal itu diperoleh dari pengaruh usia kambing dan cara membakar khas Tegal Jateng.

Daging dari kambing Balibul “Bawah Lima Bulan” adalah ciri khas daging yang digunakan orang tegal untuk membuat sate khas Jateng ini. Daging yang dipilih dari kambing pilihan ini tidak di celupkan kedalam bumbu apapun, langsung dibakar. Tanpa Bumbu. Tapi dengan teknik khas, membuat sate kambing khas Jateng ini tidak berbau dan nikmat untuk disantap.

3) Pemalang

Nasi Grombyang

gambar dari oknusantara

Makanan khas Jateng kali ini adalah olahan daging khas Pemalang yang dimasak berkuah sebagai teman nasi hangat. Nasi Grombyang Pemalang yang patut untuk dicoba karena memiliki keunikan rasa dan teksturnya. Nasi campur isian yang berendam kuah hingga bergoyang atau grombyang itu menjadikannya terkenal dengan nama nasi Grombyang Khas Jateng.

Nasi mirip soto dan rawon khas Jateng ini terdiri dari nasi dengan isian potongan daging dan jeroan kerbau atau sapi berkuah coklat manis khas Jateng. Potongan daging yang menyumbul ke permukaan dan taburan daun bawang yang menggoda, wuih nikmat. Tambah sambal dikit biar lebih joss.

Nasi Grombyang biasa disajikan dengan pelengkap sate kerbau / sapi yang dimasak dalam kuah makanan khas Jateng ini. Bagi anda yang kebetulan melintasi jalur pantura dan sedang berada di kota Pemalang, mampirlah sebentar untuk menikmati nasi grombyang khas Jateng ini.

4) Pekalongan

Tauto

gambar dari bukuresep

Soto menjadi sebuah makanan khas Indonesia, dengan berbagai macam jenis dan ragam isiannya menjadikan soto begitu digemari. Salah satunya adalah soto khas Jateng satu ini, Tauto, Soto asli dari kota batik Pekalongan Jateng.

Makanan khas Jateng dari Pekalongan ini menghadirkan cita rasa unik yang menjadikannya nama Tauto, yaitu kuah kental serta bumbu Unik. Makanan yang terjadi karena perpaduan budaya Tionghoa dan India yang menyatu di Pekalingan menjadikannya Khas.

Salah satu yang menjadikan tauto sebagai makanan khas Jateng adalah menggunakan campuran mie putih yang dibumbui dengan sambal goreng yang berasal dari kedelai. Bercampur antara mie, tauge, dan potongan kol yang berpadu dalam mangkuk bersama irisan daging melengkapi cita rasa soto berkuah kental ini.

Pindang tetel

gambar dari cookpad

Salah satu makanan berkuah kembali menjadi salah satu kuliner primadona disepanjang pantura. Pindang tetel namanya, makanan khas Pekalongan yang berasal dari desa Ambokembang, Kedungwuni, Pekalongan.

Meskipun namanya pindang tetel, bukan makanan yang terbuat dari ikan pindang yang dimasak. Tetapi daging tetelan (istilah di jateng untuk daging yang masih menempel di tulang, kemudian di ambil) yang dimasak berkuah dengan bumbu khas.

Masakan khas Jateng yang satu ini sekilas mirip rawon, namun yang membedakan adalah kuah yang encer. Sehingga ketika disantap akan lebih ringan dari pada rawon yang kental karena santan. Selain itu, yang khas dari pindang tetel adalah bumbu dengan memanfaatkan kluwak dan bumbu khas jateng.

5) Batang

Sego Megono

Gambar dari gabytan

Makanan sederhana ini menjadi salah satu kuliner khas Jateng yang banyak ditemui di daerag Batang dan sekitanya. Nasi yang dihidangkan dengan sayur nangka muda (Gori) menjadi menu sarapan pagi masyarakat di Batang. Maka perlu rasanya untuk mencoba menikmati sego megono khas Jateng ini.

Makanan khas Jateng ini dibuat dari cacahan nangka muda yang telah di rebus dicampur dengan parutan kelapa beserta bumbu – bumbu khas Jateng lainnya. Biasanya, sego megono nikmat disantap selagi panas berteman dengan mendoan, kerupuk atau lauk lainnya. Kendati menjadi menu kesukaan masyarakat untuk sarapan, Sego khas Jateng ini juga dijajakan hingga malam hari.

6) Kendal

Momoh

gambar dari maemyuk

Mendekati kota Semarang, kita akan menjumpai salah satu kuliner khas Jateng disepanjang pantura. Momoh, kuliner Khas Jateng yang berasal dari Kendal ini terkenal sebagai makanan yang bisa menambah stamina. Terbuat dari bahan utama jeroan sapi yang dimasak berkuah, bisa menjadi pilihan kuliner sebelum masuk kota semarang.

Perlu memakan waktu cukup lama untuk membuat jeroan sapi yang dicampur dengan aneka rempah khas. Namun proses memang tidak pernah berbohong, waktu menjadikannya makanan khas Jateng yang patut dicoba.

Kuliner yang berkembang dan menjadi menu wajib bagi para pria di kendal ini berkembang dari kaliwungu Kendal.  Berteman dengan nasi pecel, Momoh yang berkuah hitam kecoklatan ini memiliki cita rasa dan khasiat yang tak terlupakan sebagai salah satu kuliner khas Jateng di sepanjang pantura barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *