Menikmati Soto Sutri, Soto Sokaraja yang Melegenda

by

Bila kita menyebut kata Banyumas, sebagian besar orang pasti akan berpikir tentang kawasan wisata Baturaden sebagai wisata andalan. Ada dua kuliner khas yang banyak orang bilang wajib untuk mencobanya ketika berkunjung ke Banyumas,  yaitu mendoan dan soto sokaraja. Ada yang bilang “jangan pernah mengaku pernah ke Banyumas jika belum pernah makan mendoan dan soto sokaraja.

Sokaraja adalah sebuah daerah yang berada di daerah timur Purwokerto dan terkenal dengan gethuk goreng dan soto Sokarajanya. Jika melewati kawasan Sokaraja, maka sepanjang jalan kita akan disuguhi oleh deretan para pedagang soto sokaraja dan gethuk goreng. Ada begitu banyak penjual soto Sokaraja di sepanjang jalan raya Banyumas – Purwokerto.

Dari sekian banyak penjual soto sokaraja tenyata ada warung soto yang cukup legendaris dan menjadi favorit bagi para wisatawan yang berkunjung ke Banyumas, yaitu Soto Sutri. Letaknya tidak seperti kebanyakan warung soto lainnya, yang berada di jalan utama Banyumas – Purwokerto, tempat soto ini berada di jalan kecil yaitu Jalan Pramuka Sokaraja, jika dari arah Purwokerto tepat setelah lampu merah Sokaraja (sangkal putung) belok ke kiri ke jalan Pramuka, kurang lebih 100 meter dari jalan besar kita bisa menemukannya. Meskipun demikian, warung soto ini selalu ramai didatangi pengunjung.

Perlu diketahui, warung ini dibuka mulai dari jam 08.30 pagi, dan sebelum sore datang, warung ini sudah bersih-bersih karena porsi yang dijual sudah habis. Kalau kitya berkunjung saat jam makan siang, jangan kaget kalau kita akan menemukan warung yang sangat ramai dan harus antri untuk mendapatkan porsi soto legendaris itu.

Sajian Soto Sokaraja

Lalu apasih yang menjadikan soto itu begitu memikat para pelanggan?

Soto ini disajikan secara segar dimana bahan penyusun soto diracik terlebih dahulu di dalam mangkok kemudian disiram kuah soto dan diberikan taburan beberapa bahan pelengkap. Dalam semangkuk Soto  terdiri dari potongan ketupat, potongan daging sapi, tauge, potongan daun bawang, seledri, bawang  goreng, dan taburan krupuk kecil yang berwarna-warni. Soto Sokaraja tidak menggunakan nasi seperti soto pada umumnya akan tetapi menggunakan ketupat. Meskipun antara ketupat dan nasi sama-sama berasal dari beras, namun bentuk ketupat memberikan kesan berbeda dalam penyajian soto.

Soto, Saus Kacang dan Mendoan

Cara menikmati Soto Sokaraja ini pun bisa dibilang unik. Jika kita ingin menambah sensasi pedas ketika makan soto, biasanya dengan menambahkan sambal, maka menikmati Soto Sokaraja ini akan menambah sensasi ketika ditambahkan saus kacang. Saus kacang inilah yang membuat Soto Sokaraja mempunyai kekhasan sendiri. Saat mencicipi kuah Soto Sokaraja, kesan pertama adalah soto dengan rasa gurih, sedikit asin, dan tidak lupa rasa dari bumbu khas Soto Sokaraja. Kuah soto ini terlihat bening karena berasal dari kaldu daging sapi asli dan tidak ada tambahan air santan seperti soto khas Jakarta atau khas Jawa Timur. Potongan daging sapi yang bebas lemak dan berukuran besar membuat kita akan semakin lahap menikmati Soto Sokaraja.  Kekhasan lain yang terdapat di soto ini yaitu dengan memadukannya dengan klanting yang bisa membuat cita rasa tersendiri dalam menikmatinya. Selain klanting atau kerupuk, pengunjung juga bisa menambahkan menu mendoan untuk menambah kenikmatan makan soto ini.

Oleh karena itu, saya sangat merekomendasikan untuk mencicipi Soto Sutri ini sebagai pelengkap liburan anda ketika berkunjung ke Banyumas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *