Mudik Tahun ini Diharapkan Lebih Aman dan Nyaman

by
Gravatar Image
Ikuti Saya

Dwi Purnawan

Menulis adalah cara hilangkan penat, selain yang utama adalah mengingat kebesaran Nya.
Gravatar Image
Ikuti Saya

SEMARANG, Jatengkita.id – Pengalaman macet parah terutama di jalan tol menjelang pintu Brebes Exit (Brexit) saat arus mudik Lebaran tahun 2016 diharapkan tidak terjadi lagi pada Idul Fitri 1438 Hijriah.

Belajar dari pengalaman yang tak menyenangkan tersebut, pemerintah terus berupaya mencari solusi dengan membangun berbagai infrastruktur jalan sehingga pemudik tak lagi harus menanggung kemacetan parah hingga berjam-jam.

Pemerintah memastikan jalan tol fungsional yang dapat digunakan pemudik tahun ini dari Brexit hingga Desa Gringsing, Weleri, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, sepanjang 110 kilometer.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memastikan tol fungsional dengan ‘lean concrete’ (LC) setelah Brebes Timur sampai Weleri, Kabupaten Batang, itu memiliki enam pintu keluar, dua ke jalan nasional pantura (pantai utara) dan empat ke jalur selatan.

Dengan kondisi seperti itu, maka untuk rekayasa lalu lintas akan sangat mudah dan fleksibel jika menghadapi situasi kepadatan di jalur mudik tahun ini, terlebih dari Pejagan ke arah Purwokerto ada tambahan empat jalan layang baru di lintas sebidang kereta api.

Rekayasa itu sangat signifikan mengingat di lintas sebidang itu dalam sehari ada 90 kali berhenti karena kereta api lewat dan jika saat mudik bisa bertambah jadi 97 kali.

Kalau tiap kali berhenti lima menit berarti per hari delapan jam harus berhenti sehingga macetnya akan mengular panjang.

Pemerintah juga menjamin kondisi jalan nasional di lintas Pejagan ke Purwokerto sebagai jalan alternatif juga sudah bagus sehingga layak untuk dilalui.

Sementara Jalan Pantura (Pantai Utara) juga bagus dan siap dilalui pemudik. Hanya saja untuk jalur selatan ada sedikit perbaikan di dua tempat di Wangon dan dekat Cilacap. Untuk jalur Cilacap-Yogyakarta juga bagus dan siap dilalui kendaraan bermotor.

Sedang untuk tol fungsional ruas Solo-Ngawi-Kertosono-Surabaya, Basuki menyebutkan, sekitar 15 kilometer dari Solo ke arah Ngawi, keluar di Widodaren secara fungsional juga bisa dipakai untuk Lebaran tahun ini.

Kemudian, untuk ruas Semarang-Solo, tol yang sudah bisa operasi dan siap untuk pemudik adalah sampai Salatiga saja melengkapi dari Semarang-Ungaran, Ungaran-Bawen dan Bawen-Salatiga.

Kondisi mantap Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengumumkan, kondisi total jalan nasional sepanjang 47.000 kilometer (km) di seluruh Indonesia secara umum mantap 90 persen sehingga siap digunakan untuk menyambut Angkutan Lebaran 2017.

Kondisi mantap 90 persen tersebut menurun dibanding dengan kondisi jalan nasional sebelum 2015 dengan kondisi waktu itu mantap 92-93 persen.

Hal itu karena sejak 2015 ada tambahan jalan nasional sekitar 9.000 kilometer yang kondisinya pada sejumlah titik masih kurang bagus. Kondisi mantap ini sudah termasuk jalan alternatif, baik itu jalan provinsi maupun kabupaten kota.

Namun, untuk kondisi jalan nasional selama angkutan Lebaran tahun ini dijamin tanpa lubang. Jika ada lubang, silahkan foto dan laporkan via aplikasi Jaki dan Kementerian PUPR segera perbaiki dan langsung diperbaiki.

Jaminan tanpa lubang di jalan nasional itu karena dalam satu atau dua bulan ini, pihaknya telah melakukan aksi sapu lubang di jalan nasional.

Selain di jalan nasional jalur mudik, pemerintah juga menyiapkan kondisi jalan nasional dan jaringannya di daerah destinasi wisata. Khusus angkutan lebaran 2017, jalan nasional yang terlibat sekitar 57 persen ada di Pulau Jawa.

Untuk di Pulau Jawa, total jalan yang disiapkan sepanjang 3.508 km terbagi 1.182 km lintas utara, 1.056 km lintas tengah dan 1.270 km lintas selatan.

Khusus jalan nasional Pejagan-Purwokerto, dipastikan kemacetan parah akibat lintas sebidang kereta api bisa dikurangi signifikan.

Hal itu karena empat dari lima jalan layang di lintas sebidang kereta, sejak H-10 sudah bisa digunakan. Progres konstruksinya rata-rata sudah 80 persen.

Jalan nasional juga terdapat di pulau lain seperti Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan dengan kondisi jalan yang juga mantap.

Pada musim mudik tahun ini pengguna lalu lintas juga bisa memanfaatkan tambahan jalan tol fungsional sekitar 400 km.

Fungsional, artinya, tol gratis dan bisa dilalui maksimum dengan kecepatan 40-50 km per jam dengan jalan berupa beton dasar (lean concrete) tebal 10 cm dan lebar tujuh meter, jumlah itu terdiri 337 km di Pulau Jawa dan Sumatera 65 km.

Dari 337 km itu, sepanjang 110 km membentang dari Brebes Timur exit hingga ke Gringsing, Weleri, Kabupaten Batang.

Kemudian, 227 km dari Solo hingga Surabaya dan 65 km di Sumatera itu antara lain ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Palembang-Indralaya dan Medan-Tebing Tinggi-Binjai.

Selain itu, Herry menambahkan, pada musim mudik tahun ini akan ada diskon tarif oleh operator tol sebesar 10-20 persen untuk pengguna elektronik tol (E-toll).

Diprediksi akan ada kenaikan volume kendaraan 53 persen di puncak hari mudik yang bakal jatuh pada 23 Juni 2017 dibanding tahun sebelumnya dengan 120 ribu kendaraan melintas. Untuk hari normal biasanya 85 ribu kendaraan jadi akan ada kenaikan 53 persen.

Kemudian, untuk puncak arus balik diperkirakan pada 2 Juli 2017 dengan kenaikan volume kendaraan sebesar 46 persen menjadi 110 ribu atau lebih tinggi dari kondisi normal 84-85 ribu kendaraan.

About Author: Dwi Purnawan

Gravatar Image
Menulis adalah cara hilangkan penat, selain yang utama adalah mengingat kebesaran Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *