Nyentrik! Berikut Masjid-Masjid Unik di Jawa Tengah

FOTO : Kampusnesia.com

Jatengkita.id – Tahukah kamu, masjid apa yang pertama kali dibangun di dunia? Yaps, betul sekali, ialah masjid Quba. Masjid yang pertama kali berdiri di dunia adalah masjid Quba. Seperti yang telah kita ketahui, masjid seringkali disebut sebagai rumah Allah SWT yang berfungsi untuk menunaikan ibadah salat bagi umat muslim, masjid merupakan bangunan yang dikhususkan sebagai tempat berkumpul untuk menunaikan ibadah solat berjamaah. Selain itu, masjid sebagai tempat ibadah umat muslim juga sering dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar pendidikan Alquran atau mengaji.

Masjid juga dapat difungsikan untuk memberikan dakwah yang bersifat menyejukkan hati dalam praktik kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya, masjid mempunyai beragam fungsi untuk kemaslahatan umat islam. Dalam sejarah perkembangan umat muslim, masjid dinilai memiliki peranan yang begitu penting dalam penegakan agama Islam. Secara bahasa, masjid dapat diartikan sebagai tempat yang digunakan untuk bersujud. Sementara dalam makna yang lebih luas, adapun istilah masjid menurut syara‘ ialah tempat yang disediakan untuk salat dan bersifat tetap, atau bukan untuk sementara.

Masjid juga memiliki peranan penting untuk membangun karakter serta identitas kebudayaan umat muslim, selain dapat menegakkan agama Allah SWT, masjid juga berfungsi untuk mewujudkan kesejahteraan dan ketertiban sosial melalui kajian-kajian bersifat keagamaan. Di dalam masyarakat yang majemuk, seperti di negara Indonesia ini, masjid memang dikhususkan sebagai tempat yang disediakan untuk mengerjakan shalat bagi umat muslim, selain fungsi utamanya tersebut, masjid mempunyai fungsi lainnya yang berperan penting dalam perkembangan umat muslim di antaranya adalah sebagai pusat pendidikan.

Masjid juga berfungsi sebagai tempat kegiatan proses belajar mengajar dalam memperdalam ilmu agama. Di mana setiap muslim berhak untuk memberikan atau mendapatkan ilmu melalui kajian-kajian agama yang diadakan di masjid. Jadi, masjid senantiasa digunakan untuk menyebarkan dakwah. Selain itu, bisa juga digunakan sebagai tempat musyawarah, dalam perkembangan umat muslim saat ini, kita sudah sering menjumpai banyak masjid yang telah digunakan oleh umat muslim untuk membahas berbagai persoalan ke-umatan, sehingga masjid juga bisa difungsikan sebagai ruang terbuka bagi publik untuk membahas persoalan kehidupan sehari-hari.

Ada pula fungsi lainnya dari masjid dapat dijadikan sebagai tempat akad nikah. Jadi, selain sebagai pusat musyawarah, fungsi masjid yang kerap digunakan oleh umat muslim adalah sebagai tempat menikah. Sudah menjadi rahasia umum bahwa pasangan banyak yang memilih masjid untuk melaksanakan akad nikah, hal ini dikarenakan masjid merupakan salah satu tempat yang dijaga kesuciannya, masjid menjadi lokasi favorit bagi calon pasangan suami istri yang melangsungkan momen sakral akad nikah.  Bangunannya yang megah, tempatnya yang luas dan indah, ditambah lagi sejumlah spot menarik dan lain sebagainya merupakan alasan dari sekian banyak sejoli yang lebih memilih suatu masjid, bahkan karena keindahan dan keunikannya, terkadang masjid dijadikan tujuan wisata religi bagi beberapa orang. Karena selain memiliki sejarah penting juga menjadi tempat bagi umat muslim untuk meningkatkan amal ibadah, termasuk ketika sedang bepergian.

Biasanya ketika kita pergi ke suatu daerah tentu akan melihat masjid-masjid yang indah dan megah di beberapa wilayah khususnya di Jawa Tengah. Nah, jika kamu sedang bepergian ke wilayah Jawa Tengah, ada beberapa masjid masjid-masjid ikonik di wilayah ini yang wajib sekali dikunjungi, penasaran? berikut daftarnya.

  1. Masjid Agung Jawa Tengah
Pariwisata Provinsi Jawa Tengah | Destinasi Wisata | MASJID AGUNG JAWA  TENGAH (MAJT)
FOTO : Visit Jawa Tengah

Masjid Agung Jawa Tengah adalah masjid yang berlokasi di kota Semarang, Jawa Tengah, lokasinya berada di Jl. Gajah Raya, Sambirejo, Kecamatan. Gayamsari, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Bangunan ini memiliki arsitektur yang megah dengan dilengkapi payung-payung yang membuatnya terlihat sangat indah dan khas. Terdapat pula sejumlah 6 payung raksasa yang menandakan bahwa masjid ini mengadopsi gaya masjid seperti di Timur Tengah.

Desain arsitektur masjid ini mengombinasikan gaya Arab, Eropa, dan Jawa. Masjid ini dibangun pada tahun 2001 dan selesai pada tahun 2006 silam. Masjid yang berdiri di atas lahan 10 hektare ini diresmikan oleh Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono atau lebih sering di kenal bapak SBY pada tanggal 14 November tahun 2006.

Bangunan utama masjid ini beratap limas khas bangunan Jawa, tetapi pada bagian ujungnya dilengkapi dengan kubah besar berdiameter sekitar 20 meter, ditambah dengan 4 menara setinggi 62 meter. Masjid Agung Jawa Tengah tidak hanya disiapkan sebagai tempat ibadah, tetapi juga bisa dijadikan sebagai objek wisata religi. Beberapa spot cantik di masjid ini memiliki keindahan dan kecantikannya sendiri sehingga ketika kita bertandang akan merasa takjub.

Wisata religi tentunya bukan hanya sekadar datang ke masjid dan berjalan-jalan atau melihat-lihat saja. Keutamaannya agar kita mendapatkan kekuatan dari Allah, dengan mengaji atau membaca doa, bahkan jika kita mengagumi bangunannya dan kemegahan serta keindahannnya seperti pada masjid agung jawa tengah ini maka gunakan untuk berkeliling atau berfoto, masjid agung jawa tengah juga dilengkapi dengan wisma penginapan dengan kapasitas sekitar 23 kamar, sehingga peziarah bisa bermalam di lokasi tersebut.

  1. Masjid As Safinatun Najah
Masjid As Safinatun Najah, Masjid Unik Mirip Kapal Nabi Nuh di Semarang -  iTrip
FOTO : iTrip

Semarang selain terkenal akan destinasi wisata dan kulinernya, banyak juga tempat wisata religi yang instagramable dan bisa kamu kunjungi ketika liburan. Contohnya seperti Masjid Safinatun Najah, menjadi salah satu dari masjid terunik di Jawa Tengah karena rumah ibadah yang satu ini berada di atas kapal, masjid ini mempunyai bentuk mirip seperti kapal Nabi Nuh dan terdiri dari 4 lantai. Pada lantai pertama terdapat fasilitas umum yang bisa digunakan oleh pengunjung, seperti tempat untuk wudhu, toilet umum, dan aula yang luas.

Pengunjung yang datang untuk beribadah dapat melaksanakan sholat di lantai dua masjid ini, sementara pada lantai tiga dipergunakan untuk perpustakaan. Sedangkan untuk lantai empat terdapat area rooftop yang bisa digunakan untuk menikmati pemandangan sekitar masjid dari atas ketinggian. Masjid As Safinatun Najah memiliki nama lain yakni Masjid Kapal. Bisa dibilang fasilitas di masjid ini kelengkapannya juga sama dengan masjid-masjid pada umumnya, yang membedakannya adalah fasilitas di masjid ini memiliki desain yang cukup berbeda sehingga sangat menarik.

Masjid ini menjadi salah satu masjid yang wajib disambangi ketika datang ke kota Semarang apalagi Masjid Safinatun Najah sempat menjadi perbincangan banyak orang karena keunikannya tersebut. Lokasi Masjid As Safinatun Najah ini terletak di Jalan Kyai Padak, Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Banyak pula yang menjadikan masjid ini sebagai destinasi wisata religi, tujuan wisata religi ini, mampu membuat dahaga spiritual kita tersegarkan seketika, meskipun sifatnya personal, namun tujuan dari wisata religi cukup luas dan tidak akan memenuhi rasa penasaran saja, tetapi juga dapat membuat gairah akan cita rasa religiusitas kita semakin meningkat. Selain itu, kita juga bisa mengetahui kekayaan nilai sejarah dan keindahan arsitekturnya, sehingga berkunjung ke masjid dapat memberikan pengalaman liburan yang unik dan berbeda.

Jadi, saat mengunjungi Semarang untuk liburan, tidak melulu harus pergi ke tempat hiburan atau ke destinasi wisata alam, ada pula berbagai tempat unik seperti wisata religi yang menarik untuk dikunjungi, misalnya dengan berziarah atau menjelajahi Masjid Safinatun Najah. Traveler muslim yang penasaran akan keinikan dari masjid ini patut datang dan melihatnya secara langsung, karena dijamin tak akan membuat kecewa, dikarenakan masjid tersebut memiliki bentuk yang unik yakni bahtera kapal Nabi Nuh.

Masjid As Safinatun Najah terbilang cukup baru karena dibangun pada tahun 2016, namun karena keunikannnya ini, masjid Safinatun Najah cukup banyak menyedot perhatian publik sebab bentuknya yang sangat unik. Selain arsitekturnya yang begitu mengagumkan, keunikan lain dari masjid ini yaitu karena terletak di tengah kolam sehingga tampak seperti mengapung. Bangunan Masjid Safinatun Najah pun menambah nilai pesona bagi pengunjung karena terletak di tengah hamparan sawah sehingga pemandangan yang ditawarkan sangat menarik dan memukau.

  1. Masjid Menara Kudus
Sejarah Masjid Menara Kudus : Okezone Edukasi
FOTO : Okezone.com

Tidak jauh-jauh seperti namanya yaitu Masjid Menara Kudus, yang lokasinya berada di Kota Kudus, masjid ini diketahui merupakan peninggalan Sunan Kudus. Apalagi ikon yang paling terkenal dari masjid ini adalah menaranya yang menjulang setinggi 18 meter, bentuknya hampir serupa dengan bangunan candi dengan berkonstruksi susunan batu bata merah. Bahkan ada yang menyebut menara itu mirip dengan Bale Kulkul atau bangunan penyimpan kentongan di Bali.

Masjid Menara Kudus ini merupakan masjid kuno yang dibangun oleh Sunan Kudus sejak tahun 1549 Masehi. Lokasinya berada di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Konon katanya, Masjid Menara Kudus ini menjadi salah satu strategi berdakwah Sunan Kudus yang lebih menekankan pada kearifan lokal dengan mengapresiasi terhadap budaya setempat dan berusaha menyesuaikan diri demi memasuki masa kejayaan Hindu-Budha. Setiap hari, banyak pengunjung atau peziarah datang ke masjid ini untuk beribadah sekaligus berziarah ke makam Sunan Kudus, yang posisinya berada di sisi barat kompleks masjid Menara Kudus.

Masjid Menara Kudus ini juga menjadi salah satu pusat keramaian pada Festival Dhandhangan yang biasanya diadakan oleh masyarakat Kudus menyambut Bulan Suci Ramadan. Arsitekstrunya yang menarik dengan mamadukan konsep budaya islam dan hindu-budha ini mengadaptasi dan melakukan pribumisasi pada ajaran islam di tengah-tengah masyarakat yang pada saat itu telah memiliki budaya mapan dalam pengaruh agama Hindu dan Buddha.

Sehingga akulturasi budaya Hindu dan Budha dalam dakwah Islam yang dilakukan Sunan Kudus terlihat jelas pada konsep bangunan Masjid Menara Kudus. Masjid Menara Kudus ini memiliki lima pintu sebelah kanan, dan lima pintu sebelah kiri. Terdapat 4 buah jendela dan pintu besarnya terdiri dari 5 buah, serta tiang besar di dalam masjid yang berasal dari kayu jati berjumlah 8 buah. Masjid ini telah mengalami renovasi pada tahun 1918-an. Perlu diketahui bahwa di masjid menara kudus ini terdapat kolam masjid, kolam yang merupakan padasan tersebut merupakan peninggalan kuno dan dijadikan sebagai tempat wudhu.

Masjid Menara Kudus  disekeliling bangunan dihias dengan piring-piring bergambar yang semuanya jika dijumlah kan ada sekitar 32 buah. Dua puluh buah di antaranya berwarna biru serta berlukiskan masjid, manusia dengan unta serta pohon kurma. Di dalam masjid terdapat dua bendera, yang terletak di sayap kanan dan kiri tempat khatib membaca khutbah. Serta di serambi depan masjid terdapat pula gapura paduraksa, yang biasa disebut oleh masyarakat sebagai “Lawang Kembar”.

Di komplek masjid menara kudus juga terdapat pancuran untuk wudhu yang berjumlah delapan buah. Jumlah delapan pancuran, konon mengadaptasi keyakinan Buddha, yakni ‘Delapan Jalan Kebenaran’ atau Asta Sanghika Marga dan di atas pancuran itu terdapat sebuah arca. Tak lupa masjid menara kudus ini juga dihiasi pula seperti hiasan yang menyerupai bukit kecil.

  1. Masjid Kapal Pesiar
Masjid Kapal Pesiar Berlabuh di Bukit Kota Semarang, Berfoto di Sini  Dijamin Instagramable - Wartakotalive.com
FOTO : Wartakota.Tribunnews.com

Masjid yang satu ini juga menjadi salah satu masjid pilihan destinasi wisata menarik di Kota Semarang. Masjid unik berbentuk  Kapal Pesiar Akpelni di Semarang Jawa Tengah ini dibangun berbentuk seperti sebuah kapal pesiar, lokasi tepatnya berada di jalan Gunung Talang nomer 43, Kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajah Mungkur, Kota Semarang. Ketinggian dari Masjid Kapal Pesiar Akpelni ini bangunannya mencapai 21 meter terdiri dari 4 lantai dengan bentuk bak kapal pesiar “Paul Gauguin”, sehingga masjid ini memiliki desain yang sangat unik. Tujuan awal pembangunan masjid kapal tersebut untuk tempat beribadah warga Politeknik Bumi Akpelni. Namun, seiring berjalannya waktu, masjid ini dibuka untuk destinasi wisata umum.

Bangunan masjid ini berbeda dari masjid pada umumnya, karena berbentuk kapal, sama persis bak sebuah kapal pesiar. Masjid yang diberi nama Masjid Jami Haji Soenarto ini terletak di Kampus Akpelni, wajib sekali datang sekedar berkunjung dengan melihat-lihat masjid kapal pesiar di atas ketinggian yang terinspirasi Paul Gauguin Cruise Ship. Kapal pesiar yang satu ini bukan karena terdampar, melainkan sebuah masjid, tempat untuk beribadah bagi umat islam yang memiliki model bak kapal pesiar (cruise ship) Paul Gauguin tersebut merupakan bangunan masjid.

Bangunan ini sangat berbeda dan unik sangat cocok jadi pilihan wisata religi, jarang sekali ada bangunan masjid yang berbentuk semirip dengan kapal, dengan gaya bangunan yang begitu megah dan elegan. Bahkan keindahan masjid ini tidak hanya tampak dari dalamnya saja, adapun pemandangan di luar ruangan masjid juga terlihat begitu indah dan mempesona.

  1. Masjid Kontainer
Unik, Masjid Kontainer di Semarang Ini Mirip Kedai Kopi Kekinian - Beta News
FOTO : BetaNews.com

Masjid unik yang satu ini terletak di Jl. MH Thamrin No.93, Pekunden, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, bagi sebagian orang yang belum tahu, melihat keunikan dari tempat ini akan mengira merupakan sebuah bangunan kafe, padahal bangunan ini merupakan sebuah masjid. Masjid Kontainer Kota Semarang ini berbentuk peti emas. Sejumlah peti kemas disusun rapi dan dicat dengan berbagai warna, potongan peti kemas itu disusun hingga membentuk seperti kafe dengan beberapa spot unik yang mampu menarik pengunjung.

Masjid dibangun menggunakan empat kontainer yang diletakkan secara berjajar, sehingga membentuk persegi panjang. Tepat di depan pintu masuk terdapat satu buah kafe dan juga puluhan lampu yang ada di atas langit-langit. Selain itu juga ada tempat duduk ala kafe kekinian. Bangunannya yang menggunakan kontainer, sekilas tidak nampak seperti sebuah masjid.  Jika biasanya masjid-masjid yang unik dan megah umumnya berada di pinggir jalan, maka lain halnya dengan masjid yang satu ini, masjid kontainer lokasinya di dalam kota.

Masjid ini sebenarnya memiliki nama asli yakni Masjid Achmad bin Adenan. Namun lebih populer disebut masjid kontainer karena dibangun dari tumpukan kotak kargo atau kontainer, dinding pada bagian tengahnya dihilangkan agar ruang di dalam menjadi luas. Selan itu, ja maah tidak perlu khawatir akan kepanasan karena di dalam kontainer telah disiapkan tiga unit mesin pendingin ruangan di dalamnya. Bagian atap memakai galvalum dengan plavon fiber, sehingga bisa meredam panas matahari, selain itu, atapnya juga tidak pendek melainkan dibuat tinggi agar bangunan tidak terasa sumpek. Dan untuk menciptakan suasana yang teduh, tersedia juga sebuah taman hijau di samping tempat wudhu, dan bagusnya lagi di masjid ini terdapat beberapa sudut kamera pengawas untuk menjaga keamanan para jemaah. Masjid ini tentunya sangat direkomendasikan bagi anak muda yang ingin mendapatkan suasana berbeda saat berkunjung ke suatu tempat terutama yang bersifat religi. Masjid unik ini mampu mengundang perhatian dan tentunya patut untuk diabadikan momentnya menggunakan kamera .

Nah itu dia sobat, masjid-masjid yang memiliki gaya arsitek unik dan langka, beberapa spot wisata religi seperti masjid tentunya memiliki keunikan dan sisi sejarahnya sendiri, sehingga ketika kita bertandang, ada pemahaman baru yang bisa didapatkan. Masjid mana yang ingin kamu kunjungi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *