Menelisik Kembali Sejarah Batik Semarangan

by

(Sumber foto : @febitaresatika)

Jatengkita.id, SEMARANG – Bicara tentang sejarah batik, ingatan kita akan kembali dibawa ke zaman penjajahan kolonial Belanda. Ternyata pada masa itu, Semarang memiliki banyak pedagang batik, seperti halnya di Laweyan dan Klewer. Ya, Semarang memiliki beberapa titik pedagang batik di Bugangan, Rejosari, dan Kampung Kulitan. Namun sayang, ketika peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang, kampung batik ikut terbakar yang akhirnya mengakibatkan industri batik pun ikut terpuruk.

 

Kini, industri batik mulai berkembang kembali, salah satunya karena adanya daya dukung pemerintah untuk melestarikan budaya dengan memberikan pelatihan membatik di beberapa tempat. Pengusaha-pengusaha batik pun mulai bermunculan, walaupun tak sebanyak seperti di Surakarta ataupun Pekalongan. Meski tak mudah, para pengrajin batik kembali harus menelisik referensi-referensi sejarah batik untuk menemukan kembali motif-motif batik tulis asli Semarangan, yang selanjutnya diproduksi kembali.

 

Pada masa kini, motif motif batik semarangan lebih banyak terinspirasi oleh ikon-ikon yang ada di kota Semarang sendiri, seperti masjid Layur, Lawang Sewu, Asem Arang, Tugu Muda, dan lain-lain.

Motif Batik Lawang Sewu (Sumber foto : blogger.com)

 

Motif Batik Tugu Muda (Sumber foto: blogger.com)

Sebagai upaya membangun ekonomi kerakyatan serta untuk mengembangkan kawasan wisata budaya baru di Semarang, telah dibangun Kampung Batik yang tentunya akan memanjakan para pencinta batik dengan menyediakan aneka batik yang mempesona, juga kesempatan untuk mengetahui proses pembuatan batik itu sendiri.

(Sumber foto : bisnisukm.com)

Pengunjung akan melihat bagaimana rumitnya menciptakan motif batik, proses menggambarkan motif batik ke selembar kain, menunggu pelelehan malam, membatik, proses pewarnaan, sampai pencucian atau pelorotan malam. Maka tak heran, jika beberapa motif batik dihargai ratusan ribu bahkan jutaan, karena begitu berharganya proses pembuatan batik itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *