Tepung Almond, Gluten Free! Ini Manfaat dan Resepnya

gluten free
Tepung Almond, Manfaat dan Resepnya! (FOTO : Pixabay)

Jatengkita.id – Tepung almond merupakan hasil pengolahan kacang almond yang telah direbus dan digiling tanpa kulitnya. Selain sering dijadikan sebagai bahan utama dalam pembuatan camilan sehat, tepung almond juga gluten free, ia memiliki indeks glikemik rendah, menjadikannya pilihan yang baik bagi penderita diabetes.

Mengenal Gluten Free dan Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Selain itu, tepung almond kaya akan nutrisi dan bebas gluten, membuatnya menjadi alternatif tepung yang sehat.

Bagi mereka yang alergi terhadap tepung terigu atau sensitif terhadap gluten seperti penderita celiac, tepung almond dapat menjadi opsi yang baik sebagai pengganti.

Tepung ini dapat digunakan dalam berbagai resep masakan, mulai dari roti, pasta, kue, hingga makanan ringan. Dengan kandungan nutrisi yang tinggi dan bebas gluten, tepung almond menawarkan manfaat kesehatan yang beragam.

Selain berfungsi sebagai bahan dalam berbagai resep masakan, tepung almond juga memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dan karbohidrat yang lebih rendah dibandingkan dengan jenis tepung bebas gluten lainnya.

Kandungan Nutrisi Tepung Almond

Tidak hanya sebagai pengganti tepung terigu, kandungan nutrisi dalam tepung almond juga layak untuk diperhatikan. Dalam setiap 100 gram tepung almond, terdapat sekitar 570 kalori serta beberapa nutrisi penting lainnya, seperti:

– 21,5 gram protein

– 21,5 gram karbohidrat

– 14 gram serat

– 735 mg kalium

– 270 mg kalsium

– 40 mg magnesium

– 3,5 miligram zat besi

Tidak hanya itu, tepung almond juga mengandung vitamin E, vitamin B7 (biotin), lemak sehat, dan berbagai jenis antioksidan, seperti flavonoid dan phenolic acids.

Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan tepung almond tidak hanya memberikan variasi dalam resep masakan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.

Manfaat Tepung Almond

Dikarenakan nutrisi yang terdapat di dalamnya, tidak mengherankan jika tepung almond memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa diperoleh dengan mengonsumsi tepung almond:

  1. Mengendalikan Kadar Gula Darah

Tepung almond memiliki indeks glikemik yang sangat rendah, kurang dari 1. Ini berarti, tepung almond tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang tajam, sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga kadar gula darah pada penderita diabetes.

Selain memiliki indeks glikemik rendah, tepung almond juga kaya akan karbohidrat kompleks, protein, antioksidan, serta berbagai vitamin dan mineral, termasuk magnesium.

Karena kandungan nutrisi yang tinggi dan rendahnya indeks glikemik, tepung almond dapat membantu mencegah resistensi insulin dan menjaga kadar gula darah tetap normal dan stabil.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan asupan magnesium tercukupi setiap harinya, salah satunya dengan mengonsumsi olahan tepung almond, untuk menjaga kadar gula darah tetap terkendali.

  1. Mengontrol Tekanan Darah

Tidak hanya mengandung lemak sehat, tepung almond juga mengandung kadar kalium yang tinggi yang bermanfaat untuk mengatur tekanan darah. Dengan menjaga tekanan darah tetap stabil, organ-organ tubuh dapat berfungsi secara optimal dan terhindar dari risiko kerusakan.

Kondisi tekanan darah yang stabil juga dapat mengurangi risiko terkena berbagai penyakit serius, termasuk gagal ginjal, stroke, dan penyakit jantung. Dengan demikian, konsumsi tepung almond secara teratur dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan bagi tubuh.

  1. Mengurangi Resiko Kanker

Di samping manfaat yang telah disebutkan sebelumnya, tepung almond juga dianggap memiliki potensi untuk mengurangi risiko terkena penyakit kanker.

Hal ini disebabkan oleh kandungan antioksidan yang tinggi dalam tepung almond yang dapat membantu mencegah pertumbuhan sel-sel kanker.

Namun, untuk mengurangi risiko terkena kanker, tidak hanya mengandalkan konsumsi makanan yang mengandung tepung almond saja, tetapi juga penting untuk menjalani gaya hidup yang sehat secara keseluruhan.

Termasuk menjaga pola makan yang seimbang, berolahraga secara teratur, dan menghindari faktor risiko lainnya seperti merokok dan konsumsi alkohol secara berlebihan.

Dengan menggabungkan konsumsi tepung almond dengan gaya hidup sehat, Anda dapat meningkatkan peluang untuk mencegah risiko terkena penyakit kanker.

  1. Mencegah Penyakit Jantung

Kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Untuk menjaga agar kadar kolesterol tetap terkendali, penting untuk mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh tunggal, seperti camilan yang terbuat dari tepung almond.

Lemak jenis ini telah terbukti dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, sementara juga meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam darah. Terkontrolnya kadar kolesterol ini juga penting untuk mencegah risiko stroke.

Selain mengonsumsi camilan berbahan dasar tepung almond, penting juga untuk menjaga pola makan yang seimbang dan aktif secara fisik untuk menjaga kesehatan jantung secara menyeluruh.

Dengan memperhatikan asupan lemak yang sehat dan gaya hidup aktif, Anda dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mencegah berbagai masalah kesehatan yang terkait dengan kolesterol tinggi.

Baca Juga Mengenal Macam-Macam Kacang dan Manfaatnya Bagi Kesehatan 

  1. Melancarkan Pencernaan

Tepung almond memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan saluran pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi.

Namun, tidak hanya itu, tepung almond juga mengandung prebiotik yang merupakan sumber makanan bagi bakteri baik di dalam usus. Bakteri baik ini berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan agar berfungsi optimal dan memastikan saluran pencernaan tetap lancar.

Selain membantu bakteri baik di dalam usus, prebiotik yang terdapat dalam tepung almond juga dapat meningkatkan kecepatan pemrosesan makanan di sistem pencernaan dan membantu mencegah sembelit.

Dengan demikian, konsumsi tepung almond secara teratur dapat memberikan dukungan bagi kesehatan saluran pencernaan dan mengurangi risiko gangguan pencernaan seperti sembelit.

  1. Mencegah Pikun

Seiring bertambahnya usia, seseorang dapat mengalami penurunan kemampuan kognitif, yang meningkatkan risiko penyakit Alzheimer.

Salah satu strategi untuk mencegah penurunan ini adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin E, seperti tepung almond.

Selain konsumsi makanan yang kaya vitamin E seperti tepung almond, penting juga untuk menjaga pola makan seimbang dan gaya hidup yang aktif.

Latihan mental seperti teka-teki, membaca, dan belajar hal baru juga dapat membantu menjaga kesehatan otak dan memperlambat penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.

Ragam Olahan Tepung Almond

Berikut adalah resep olahan menggunakan tepung almond:

Biskuit Almond

Berikut adalah resep lengkap untuk membuat biskuit almond:

Bahan-bahan

– 200 gram tepung almond

– 100 gram gula halus

– 2 butir telur

– 1 sendok teh ekstrak vanila

– 1/2 sendok teh baking powder

– Sejumput garam

– Irisan almond untuk taburan (opsional)

Langkah pembuatan

  1. Panaskan oven hingga mencapai suhu 180°C. Siapkan loyang biskuit yang telah diolesi mentega atau dialasi kertas roti.
  2. Dalam mangkuk besar, campur tepung almond, gula halus, baking powder, dan garam. Aduk hingga tercampur rata.
  3. Dalam mangkuk lain, kocok telur hingga mengembang dan berwarna cerah. Tambahkan ekstrak vanila dan aduk hingga tercampur merata.
  4. Tuangkan campuran telur ke dalam campuran tepung almond sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga semua bahan tercampur sempurna dan membentuk adonan yang kental.
  5. Ambil adonan dengan sendok dan letakkan di atas loyang dalam bentuk bulatan kecil. Pastikan memberikan jarak yang cukup antara satu adonan dengan yang lain.
  6. Taburkan irisan almond di atas setiap biskuit (opsional).
  7. Panggang biskuit dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya selama sekitar 12-15 menit atau hingga bagian atasnya berwarna keemasan.
  8. Setelah matang, keluarkan biskuit dari oven dan biarkan dingin sebelum disajikan atau disimpan dalam wadah kedap udara untuk menjaga kelembapan.

Biskuit almond siap disajikan sebagai camilan lezat atau disandingkan dengan secangkir teh atau kopi favorit Anda. Selamat menikmati!

Roti Almond Keto

Berikut adalah resep lengkap untuk membuat Roti Almond Keto:

Order Online Keto/Debm/Diabetic Roti Tawar Almond Cranberry Sugar Free  Gluten Free | PaxelMarket

Bahan-bahan

– 200 gram tepung almond

– 4 butir telur

– 50 gram mentega leleh

– 1 sendok teh baking powder

– 1/2 sendok teh garam

Langkah pembuatan

  1. Panaskan oven hingga mencapai suhu 180°C. Siapkan loyang roti yang telah diolesi mentega atau dialasi kertas roti.
  2. Dalam mangkuk besar, campur tepung almond, baking powder, dan garam. Aduk hingga tercampur rata.
  3. Dalam mangkuk terpisah, kocok telur hingga mengembang dan berwarna cerah.
  4. Tuangkan mentega leleh ke dalam campuran telur dan aduk hingga tercampur rata.
  5. Campurkan campuran telur dan mentega ke dalam campuran tepung almond. Aduk hingga semua bahan tercampur sempurna dan membentuk adonan yang kental.
  6. Tuangkan adonan ke dalam loyang roti yang telah disiapkan, ratakan permukaannya dengan spatula.
  7. Panggang roti dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya selama sekitar 20-25 menit atau hingga roti matang dan berwarna kecokelatan.
  8. Setelah matang, keluarkan roti dari oven dan biarkan dingin sebelum dipotong dan disajikan.

Roti Almond Keto siap dinikmati sebagai pengganti roti biasa yang rendah karbohidrat dan kaya akan nutrisi. Selamat menikmati!

Perlu diingat, serupa dengan kacang almond, tepung almond juga bisa menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang. Jadi, bagi yang memiliki alergi terhadap kacang, disarankan untuk menghindari konsumsi tepung almond.

Jika masih ingin mengetahui lebih lanjut tentang manfaat tepung almond atau tepung bebas gluten lainnya, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi yang tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. Dokter dapat memberikan saran yang lebih terperinci berdasarkan kebutuhan individu dan kondisi kesehatan yang spesifik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *