Viral! Netizen Serukan Boikot Film Kiblat

Kontroversi Film
Kontroversi Film Kiblat

Jatengkita.id – Kalian pecinta film dengan genre horor? Salah satu film horor Indonesia yakni, film Kiblat tengah ramai menjadi perbincangan netizen. Bagaimana film tersebut menuai banyak kontroversi? Simak selengkapnya. 

Film horor sendiri merupakan genre film yang dirancang untuk menciptakan rasa ketegangan, ketakutan, dan ketidaknyamanan pada penontonnya.

Ciri khas dari film horor adalah penggunaan elemen-elemen seperti suasana gelap, musik menakutkan, karakter-karakter yang menakutkan. Tidak jarang juga ada adegan kekerasan atau kengerian, serta plot dengan twist yang mengejutkan.

Perjalanan Kreatif Kiblat, Film Horor Religi Berbeda

Tujuan utama dari film horor adalah untuk menghibur penonton dengan menyajikan pengalaman yang mencekam dan menakutkan, sering kali melibatkan cerita tentang hantu, monster, pembunuh psikopat, atau kejadian paranormal lainnya.

Meskipun film horor terkenal karena menimbulkan ketakutan, banyak juga yang menyematkan pesan moral atau tema yang dalam di dalamnya.

Genre ini telah menjadi salah satu yang paling populer dan berpengaruh dalam industri film, dengan sejumlah film klasik dan modern yang telah menjadi ikonik dalam budaya populer.

Baru-baru ini Leo Picture meluncurkan film dengan genre horror terbaru berjudul “Kiblat”. Namun film ini menuai banyak kontroversi di kalangan netizen, hal ini dikarenakan film “Kiblat” secara umum dikaitkan dengan arah ibadah dalam agama Islam.

Pada poster film tersebut juga digambarkan dengan seorang wanita yang sedang melakukan gerakan rukuk dengan menyeramkan.

Banyak sekali netizen yang merasa kecewa atas keputusan rumah produksi dalam pembuatan film tersebut.

Sebuah cuitan dari akun anonim yang diambil dari akun @tanyakanrl pada Jumat (22/3/2024) mengekspresikan kekecewaannya. “Gue capek. Gak ada ide kah? Stop horor pakai lambang agama. Ini udah penistaan jatuhnya ya!!! Kiblat itu identik banget sama sholat dan ibadah agama gue! Cancel gak mau tau harus cancel!!!!” cuitnya.

Terhadap film-film horor Indonesia yang dinilai terlalu mengandalkan unsur agama untuk menimbulkan ketakutan.

Dia menegaskan penggunaan kata ‘kiblat’ yang identik dengan ibadah agama Islam merupakan tindakan yang merendahkan dan seharusnya tidak dijadikan sebagai bahan untuk film horor.

Setelah itu, banyak warganet yang setuju dengan cuitan tersebut, menganggap bahwa film dengan tema serupa sudah terlalu banyak di Indonesia.

“Indonesia banyak banget film horor tema sholat ini, apalagi sholat tahajud. Emang di Indonesia nih cuman ada hantu khusus islam doang kah?” tanya @noonexxxx. 

“Gue udah boikot gamau nonton film yang dasarnya horor religi, kayak The Nun, Makmum, dan lain-lain,” balas @oijexxx.

“Udah tau agama itu sesuatu yang sensitif, bukannya bikin film yang bikin iman orang kuat buat beribadah malah bikin orang mikir sebaliknya. Kalau belum ada ide yang lebih bagus, mending stop dulu produksi film daripada harus bikin kayak gini,” tulis @hzardxxxx.

“Semoga filmnya gak laku,” balas @razpbxxxxx.

Beberapa netizen menyatakan bahwa mereka memutuskan untuk memboikot film-film horor religius. Termasuk “Kiblat” karena film-film jenis ini hanya menimbulkan ketegangan dan ketakutan dalam beribadah daripada meningkatkan iman.

Komentar keras juga datang dari netizen, yang menyarankan agar produksi film semacam itu dihentikan.

Tidak ada ide yang lebih inovatif daripada terus-menerus membuat konten yang menimbulkan perselisihan dan konflik di masyarakat.

Netizen berharap film “Kiblat” tidak akan dirilis sebagai bentuk protes terhadap penggunaan elemen agama dalam industri film Indonesia.

Masyarakat memperhatikan penggunaan simbol agama dalam konten hiburan, seperti yang ditunjukkan oleh kontroversi yang muncul dari poster film “Kiblat” ini, terutama jenis horor yang sering menimbulkan konflik dan ketegangan.

Hal ini juga memicu diskusi yang lebih luas tentang batasan-batasan kreativitas dalam pembuatan film. Lalu kebutuhan akan representasi yang lebih beragam dalam industri perfilman Indonesia.

Film Kiblat dikabarkan akan rilis tahun 2024, namun saat ini sudah menuai kontroversi dari masyarakat karena dianggap bawa unsur agama.

Baca Juga Sinopsis Film Exhuma, Sukses Bikin Merinding! 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *