Waspada Kekeringan! Ini Tips Siaga Bencana Jelang Musim Kemarau

Waspada Kekeringan! Ini Tips Siaga Bencana Jelang Kemarau
Waspadai ancaman kekeringan (Foto : Pinterest)

Jatengkita.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa sebagian wilayah Indonesia saat ini sudah memasuki musim kemarau. Sekitar bulan Mei 2024 sudah terjadi di beberapa wilayah dan akan merata pada pertengahan Juni sampai September.

Pemerintah melalui BMKG mengimbau masyarakat agar tetap mewaspadai adanya dampak dari musim kemarau ini, antara lain kekeringan, gagal panen, serta kebakaran hutan dan lahan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kebakaran pemukiman yang disebabkan oleh korsleting listrik. Selain itu juga tidak lalai terhadap puntung rokok yang dapat menimbulkan karhutla (kebakaran hutan dan lahan),” ungkap Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Bergas C. Penanggungan.

Dilansir dari laman resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap kebakaran pemukiman. Hal ini bisa disebabkan oleh korsleting listrik dan kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan.

(Foto : pinterest)

Berdasarkan dari data per-Juni 2024, wilayah Jawa Tengah mulai mengalami kekurangan air bersih dan sudah mendapat distribusi dari BPBD kabupaten atau kota setempat. Wilayah tersebut diantaranya Cilacap (60 ribu liter), Semarang (lima ribu liter), dan Pati (12 ribu liter). Total distribusi air seluruhnya yakni 77 ribu liter atau 16 tangki. 

BPBD Jateng juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menghemat air dan memanfaatkan hujan yang masih turun untuk ditampung. Selain itu, menyiapkan wadah-wadah tempat cadangan air untuk kebutuhan saat puncak musim kemarau tiba dan jangan membuka lahan dengan cara membakar. 

“Untuk masyarakat yang di daerah masih terdapat hujan, agar melakukan penampungan air untuk menghadapi puncak musim kemarau,” tambahnya.

Berikut ini beberapa tips siaga bencana kekeringan yang diberikan oleh BNPB mulai dari pra dan saat terjadi bencana. 

Pra Bencana

Pra bencana kekeringan dapat Anda hadapi dengan beberapa tips diantaranya,

  1. Masyarakat harus memanfaatkan sumber air yang ada secara efektif dan efisien
  2. Menanam pohon sebanyak-banyaknya di lingkungan kita
  3. Memperbanyak resapan air dengan tidak menutup semua permukaan dengan plester semen atau keramik
  4. Memprioritaskan pemanfaatan sumber air yang tersedia untuk keperluan air baku untuk air bersih
  5. Menjaga sumber air bersih yang tersedia dengan memanen air hujan atau konservasi alam
  6. Membuat waduk atau embung (disesuaikan dengan keadaan lingkungan sekitar) 

Saat Bencana 

Ketika bencana kemarau datang, Anda dapat melakukan beberapa tips di bawah ini.

  1. Membuat sumur pantek atau sumur bor untuk mendapatkan air
  2. Menyediakan air bersih dengan mobil tangki yang disediakan oleh dinas terkait
  3. Melakukan penyemaian hujan buatan (TMC)
  4. Menyediakan pompa air
  5. Melakukan pengaturan pemberian air bagi pertanian secara darurat seperti gilir giring

Baca juga : Waspada! Lakukan 4 Tips Ini Hadapi Musim Pancaroba

Rekomendasi untuk anda : Masuk Kemarau, BMKG Minta Daerah Waspada Kekeringan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *