Yang Perlu Kamu Tahu Tentang Wayang!

Foto : Wisata Sejarah

Salah satu warisan kebudayaan indonesia yang telah ditetapkan sebagai warisan dunia adalah wayang, UNESCO menetapkan wayang kulit sebagai  Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity atau karya kebudayaan yang mengagumkan di bidamg cerita narasi dan warisan budaya yang berharaga karena terhipnotis oleh pesona magis dan keindahan dalam pertunjujan wayang. Bukan hanya itu, UNESCO juga menetapkan wayang sebagai warisan budaya tak benda dunia dalam sesi ketiga Komite Antarpemerintah (3.COM) di Instanbul, Turki pada 4-9 November 2008.

Melihat kehebatan wayang yang kian popular, mari kita kilas balik ke dalam asal mula adanya wayang di Indonesia. Menurut sejarawan, wayang diindikasikan ditemukan sejak 1500 SM sebagai medium untuk mendatangkan arwah leluhur karena pada masa itu masyaraj memiliki kepercayaan untuk menyembah arwah nenek moyang. Melalui kepercayaan tersebut kemudian muncul bagaimana cara membuat wayang yang menyerupai gambar leluhur. Wayang yang kemudian dijasikan pertunjukan panggung diyakini dimulai semenjak 907 Masehi atau abad ke XI, pagelaran ini menarik minat bagi banyak penonton karena bernuanda magis- religious meskipun alat pendukung pementasan masih sederhanan hanya berupa gendhing(karawitan) yang mengiringi masih bernuansa Hindu.

Perkembangan seni perwayangan semakin mengalami perkembangan ketika Nusantara melakukan kontak dengan negara lain seperti masuknya kebudayaan India dengan agama Hindu, sehingga pementasan wayang dilakukan dengan mengambik cerita dari kitan Mahabrata dan Ramayana. Kemudian pada masa kerajaan Demak, wayang juga digunakan sebagai media penyebaran agama Islam, media pendidikan dan juga hiburan. Umumnya pada masa ini cerita diambil dari cerita babad antara wiracarita Ramayana atau  Mahabrata dengan cerita yang berisi Islam. Dakwah Islam melalui metode pementasan ini mulai semakin luas semenjak peranan dari Sunan Kalijaga yang menggunakan kesenian wayang kulit karena diaggap bahwa wayang kulit telah dikenal dan menjadi bagian dari masyarakat Jawa, dan Sunan Kalijaga meyakini bahwa dalang merupakan seorang yang terhormat dan dijunjung tinggi dihati masyarakat pada masa itu.

Indonesia memiliki berbagai jenis wayang, setiap daerah memiliki ciri khas wayang masing – masing seperti Wayang Betawi, Wayang Sunda, Wayang Yogyakarta, Jawa Timur dan lainnya. Namun pada umumnya wayang yang paling terkenal berdasarkan bahan pembuatannya meliputi :

  1. Wayang Golek yang terbuat dari kayu dan berbentuk 3 dimensi, dinamakan wayang golek atau bermakna mencari (nggoleki) dengan harapan penonton memiliki rasa penasaran dan mencari intisari dari cerita pementasan.
  2. Wayang Kulit yaitu wayang yang paling terkenal dikalangan masyarakat penikmat pertunjukan wayang pada umumnya. Terbuat dari kulit kerbau atau sapi, dibentuk sesuai karakter tokoh perwayangan yang kemudian berbagai corak warna dan hiasan.
  3. Wayang Klitik terbuat dari kayu namun tidak setebal wayang golek. Wayang ini lebih tipis dan ringan. Uniknya kalian akan mendengar bunyi “klitik-klitik” saat digerakkan.
  4. Wayang Beber yang paling unik terbuat dari lembaran kain(beberan). Umumnya pada satu lebar kain teradapat satu lukisan atau gambar suatu adegan dalam dunia pertunjukan wayang. Sehingga cara memainkan wayang ini adalah dengan membentangkan kain lebaran satu persatu sesuai dengan urutan cerita perwayangan.

Nah bagaimana, menarik sekali bukan sejarah dan informasi seputar wayang. Apakah kamu sudah mulai tertarik dengan warisan dunia yang satu ini ? Wayang ini patut kita lestarikan sebagai salah satu bentuk cinta tanah air, namun pementasan wayang ini sangat menarik dengan berbagai cerita yang disuguhkan oleh dalang menjadi sebuah kesenian dan sarana pendidikan yan menyenangkan. Kalian juga bisa mengunjungi Museum Wayang untuk mengenal lebih dekat kembali dan mengagumi keindahan wayang. Yuk lestarikan wayang kita!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *