Jelajah 4 Wisata Hutan Tropis Petungkriyono

Jelajah 4 Wisata Hutan Tropis Petungkriyono
Black Canyon (Gambar: rekomendasi.or.id)

Jatengkita.id – Petungkriyono menjadi salah satu tempat tersimpannya surga wisata alam yang tersembunyi dan menakjubkan di Kabupaten Pekalongan.

Desa yang penuh dengan keindahan dan sejuta cerita ini merupakan kawasan hutan lebat yang membentang dari Dataran Tinggi Dieng menuju ke utara Pulau Jawa. Daerah tersebut dikelilingi perbukitan yang menambah daya tarik wisatawan.

Kawasan Petungkriyono ini menjadi salah satu kawasan yang dilindungi oleh pemerintah. Tidak sembarang orang bisa melakukan perburuan, mengambil kayu, atau aktivitas lainnya. Hal ini karena kawasan tersebut sangat dijaga kelestarian alamnya.

Beberapa wisata yang bisa dinikmati pengunjung di kawasan hutan lindung Petungkriyono ini kami rangkum dalam ulasan berikut ini.

  1. Welo River
Petungkriyono
(Gambar: Wisata App)

Wisata ini merupakan sebuah tempat yang indah dengan keindahan air yang memukau. Airnya berwarna hijau kebiruan yang diapit oleh bebatuan besar dengan debit air yang cukup tenang. Keindahan air tersebut berasal dari aliran jernih dan keberadaan alga yang tumbuh di dasar sungai.

Di tempat ini, wisatawan bisa bermain dengan puas seperti mengarungi sungai menggunakan ban pelampung. Selain itu, ada juga paket river tracking, menyusuri jalur sungai untuk menikmati pemandangan alam yang keren dan menenangkan.

Adapun kegiatan lain yang tak kalah seru adalah paket body rafting. Kegiatan ini memberikan pengalaman tak terlupakan melalui jeram-jeram sungai Welo yang mengalir dengan deras.

Menikmati keseruan di Welo River dijamin menghilangkan stres karena menawarkan kesenangan fisik sekaligus untuk kesehatan mental dan emosional.

Ada juga outbound seperti arung jeram atau kano yang memungkinkan wisatawan bisa melepaskan beban pikiran dan ketegangan. 

  1. Curug Bajing
(Gambar: Visit Jawa Tengah)

Curug Bajing menjadi daya tarik bagi para wisatawan berkat pesonanya. Tingginya sekitar 60 meter dengan tiga tingkat. Berlokasi di Desa Telogo, jaraknya sekitar 40 Kilometer dari kota. Air yang jatuh dari ketinggian curug ini membentuk semburan yang memancarkan energi posistif dan mengasyikkan.

Untuk menjangkau lokasi hingga mencapai ke Curug Bajing, wisatawan perlu melakukan perjalanan sekitar 2.5 kilometer dari kawasan Petungkriyono.

Meskipun tempatnya tidak mudah dilalui, karena jalannya terjal dan sedikit licin namun keindahan alam yang ditawarkan oleh Curug Bajing akan membuat setiap perjalanan terbayarkan.

Untuk tiket masuk ke Curug Bajing dibanderol seharga Rp7.000 per orang. Jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Banyak juga spot foto yang bisa dimanfaatkan untuk mengabadikan momen.

  1. Telaga Gebyar Mangunan
(Gambar: Kabupaten Pekalongan)

Pilihan selanjutnya yaitu Telaga Gebyar Mangunan yang terletak di ketinggian sekitar 2.000 mdpl di kaki Pegunungan Kendeng. Menurut informasi, sebelum tempat ini jadi wisata telaga, dulunya dijadikan sebagai padepokan para wali atau para ratu yang pertama menjaga kawasan ini.

Tempat ini dijadikan telaga karena Keraton Mataram tidak kuat melawan Belanda. Panorama Telaga Mangunan ini dikelilingi oleh perbukitan hijau dan pepohonan yang menyejukkan mata. Selain itu, telaga ini juga mempermudah wisatawan karena ada berbagai fasilitas yang disediakan.

Di antaranya adalah gazebo, tempat parkir, tolilet, dan juga musala. Ada juga berbagai spot foto menarik yang cocok untuk mengabadikan momen indah, seperti pinggir danau, di tengah pepohonan rindang, atau pun di atas bukit tinggi dengan latar belakang pegunungan yang mengagumkan.

Di beberapa titik, pihak pengelola pun juga menyediakan spot foto lain, mulai dari taman bunga, jembatan apung, dan spot foto lainnya yang tak kalah keren.

Baca juga: 19 Rekomendasi Glamping Jawa Tengah untuk Liburanmu, Pilih Mana?

  1. Black Canyon
(Gambar: Atourin)

Black Canyon adalah tempat yang terkenal dan diminati berkat keindahan sungainya yang memiliki air super jernih dan warna hijau toskanya yang indah. Area ini terletak di perbukitan dan pegunungan dan  menjadi daya tarik tambahan.

Jalur menuju ke Black Canyon sempit dan berbatu. Meski begitu, kawasan ini menawarkan keindahan aliran sungai yang bersih dan dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi. Sungai eksotis ini mengalir hijau dan menciptakan suasana yang menenangkan.

Black Canyon memiliki kedalaman 3.5 hingga 5 meter, sehingga wisatawan bisa mencobanya sekedar bermain air atau berenang. Adapun kegiatan lain yang bisa dilakukan di tempat ini agar tidak mudah bosan adalah berjalan-jalan di alam bebas, camping, dan trekking.

Pemandangan berupa tebing-tebing tinggi yang menjulang, air sungai yang jernih, dan cahaya matahari yang masuk di sela-sela pepohonan hijau menciptakan spot foto yang instagramable.

Untuk tiket masuk ke Black Canyon hanya dihargai Rp5.000 per orang. Sementara jam operasionalnya mulai hari Senin-Kamis pukul 08.30-16.00 WIB dan Jumat-Ahad pukul 08.00-16.00 WIB.

Follow akun instagram Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *