Jatengkita.id – Bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia (World Food Day) pada tanggal 16 Oktober 2025, Rumah Zakat kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat prasejahtera dengan menyalurkan bantuan paket sembako dan santunan uang tunai.
Aksi kemanusiaan ini ditujukan untuk menjamin ketersediaan pangan bagi keluarga yang rentan. Salah satu penerima manfaat kali ini adalah Basuki (60), seorang pria lansia yang hidup sebatang kara di Semarang.
Kisah hidup Basuki penuh perjuangan. Akibat kecelakaan kerja yang dialaminya 30 tahun silam, ia kini mengalami kelumpuhan total pada kedua kakinya.
Kondisi ini diperparah setelah istri dan anaknya meninggalkan dirinya, membuatnya harus bergantung sepenuhnya pada uluran bantuan dari kerabat dan tetangga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Menanggapi kondisi tersebut, Rumah Zakat menyalurkan paket sembako yang berisi kebutuhan pangan pokok. Selain itu, untuk memberikan fleksibilitas bagi Basuki dalam membeli kebutuhan pangan spesifik lainnya, Rumah Zakat juga menyerahkan santunan uang tunai.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu saya. Dengan kondisi saya seperti ini, sangat sulit untuk mencari nafkah. Terima kasih banyak kepada Rumah Zakat dan para donatur yang telah peduli kepada saya,” ujar Basuki dengan wajah senang.
Rumah Zakat dalam penyaluran ini bersinergi dengan Dinas Sosial Kota Semarang dan PSM Kelurahan setempat. Program ini merupakan bagian dari komitmen Rumah Zakat untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam membantu bersama-sama mensejahterakan masyarakat prasejahtera.
“Kami berharap, bantuan sembako dan santunan tunai ini dapat meringankan bebannya dan memastikan kebutuhan pangannya tercukupi untuk beberapa waktu ke depan,” ujar Perwakilan Rumah Zakat, Azki.
Baca juga:
PT KAI Logistik Kolaborasi dengan Rumah Zakat Salurkan 1600 Buku
Pertempuran Lima Hari Semarang: Penyebab dan Akhir Perjuangan






