Jatengkita.id – Musim kemarau yang masih melanda berbagai wilayah memicu krisis air bersih di tengah masyarakat. Menanggapi kondisi tersebut, Rumah Zakat menyalurkan program bantuan Wakaf Sumur di Desa Ndangklik, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.
Penyaluran ini bertujuan untuk menyediakan sumber air bersih yang stabil dan berkelanjutan bagi warga terdampak.
Hadirnya sarana air bersih ini dirancang untuk meringankan beban masyarakat Desa Ndangklik yang selama musim kemarau mengalami penurunan pasokan air secara signifikan untuk kebutuhan harian maupun sanitasi.
Salah satu penerima manfaat di Desa Ndangklik, Heri Suwono, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya fasilitas air bersih ini. Ia menjelaskan bahwa keberadaan sumur wakaf tersebut sangat membantu mempermudah akses air bagi warga sekitar.
“Setiap musim kemarau tiba, kami selalu kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih. Kehadiran wakaf sumur dari Rumah Zakat ini menjadi solusi yang sangat berharga dan meringankan beban warga. Terima kasih kepada Rumah Zakat dan para donatur atas kepeduliannya,” ungkap Heri Suwono.
Pihak Rumah Zakat menyatakan bahwa penyaluran program wakaf sumur ini merupakan wujud komitmen lembaga dalam menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara produktif serta tepat sasaran.
Baca juga: Waspada Kekeringan! Ini Tips Siaga Bencana Jelang Musim Kemarau
Melalui pemanfaatan dana wakaf, Rumah Zakat berupaya menghadirkan dampak jangka panjang yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Dengan terwujudnya fasilitas baru ini, diharapkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga Desa Ndangklik semakin meningkat. Ketahanan masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau juga diharapkan semakin kuat.
