5 Rekomendasi Wisata Alam Sukoharjo, Murce dan Aesthetic

5 Rekomendasi Wisata Alam Sukoharjo, Murce dan Aesthetic
Gunung Sepikul (Gambar: bob.kemenparekraf.go.id)

Jatengkita.id – Tanggal merah enaknya healing ke alam nggak sih? Melihat pemandangan alam yang bikin hati tambah tenang, pikiran jadi lebih fresh. Apalagi kalau perjalanannya ditemani sama orang terkasih. Jaki bakal kasih rekomendasi wisata alam Sukoharjo.

  • Gunung Sepikul 

Mau cari pemandangan alam yang bagus tapi tracking jalannya able banget untuk dilewati? Gunung Sepikul cocok banget buat jadi pilihannya. Real jalannya nggak ada sampai 15 menit sudah sampai puncak.

Dari puncaknya, pengunjung dapat menikmati panorama yang menakjubkan dari alam sekitarnya. Gunung-gunung hijau yang menjulang, hamparan sawah yang subur, dan desa-desa tradisional yang terhampar di bawahnya, semuanya menciptakan pemandangan yang mengagumkan bagi para pengunjung.

Aksesnya juga mudah banget dan masuknya juga cukup bayar infak seikhlasnya. Tersedia fasilitas joglo juga loh, jadi kalau teman- teman mau istirahat sebentar atau tiba-tiba hujan turun bisa banget singgah ke joglonya (tapi terbatas ya, Lur). 

Langsung aja datang ke Jl. Yos Sudarso, Kerten, Tiyaran, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

  • Platar Ombo Getan

Platar Ombo adalah nama sebuah lokasi wisata alam berupa dataran luas di puncak bukit batu di Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Destinasi ini menawarkan panorama indah perbukitan, termasuk Gunung Sepikul dan Gajah Mungkur, serta bagian dari kawasan Gentan Geopark Village. Nama “Platar Ombo” sendiri berarti “halaman yang luas” dalam bahasa Jawa, menggambarkan area datar di puncak bukit tersebut. 

Untuk aksesnya mudah banget, hanya perlu sedikit pendakian ringan sekitar 5-10 menit dari area parkir untuk mencapai puncak.

Untuk saat ini, harga tiket masuk Platar Ombo Sukoharjo masih gratis. Pengunjung hanya perlu membayar tarif parkir. Untuk sepeda motor, tarifnya Rp 2.000 saja.

  • Gubug Makan Apung Suramadu

Nah yang satu ini bukan seperti wisata alam biasanya. Gubug makan apung ini merupakan tempat kuliner pertama di Sukoharjo Jawa Tengah dengan konsep alam. Lokasinya berada di daerah persawahan sehingga memberikan sensasi perdesaan yang sejuk nan asri.

wisata alam sukoharjo
(Gambar: gubukapungsuramadu.com)

Suasana bertambah syahdu dengan adanya alunan live music yang disajikan. Fasilitas yang disediakan seperti pada umumnya famili resto, yaitu tempat parkir yang luas, terdapat toilet dan musala. Hal menarik di sini adalah kita bisa memancing.

Hasil pancingan tersebut bisa dilepas lagi. Misalnya mau dibawa pulang, ikan akan ditimbang dahulu. Pancing dapat disewa dengan harga Rp10.000 dan pakan ikan Rp5.000 per paket. Untuk makan di gubuk apungnya minimal dua orang.

Langsung aja berkunjung ke Gabusan, Jombor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo.

  • Gunung Api Purba Gajah Mungkur, Kedungsono

Gunung Api Purba Gajah Mungkur di Kedungsono, Bulu, Sukoharjo adalah formasi pegunungan purba yang kini menjadi destinasi ekowisata dan pendakian.

Kawasan ini dikenal karena konturnya yang menyerupai punggung gajah, memiliki nilai geologis unik dengan potensi letusan purba yang besar, serta menyimpan cerita mistis terkait gua “glenggang jati” di puncaknya.

Tempat ini menawarkan pemandangan indah, jalur trail running, dan kini sedang dikembangkan akses jalannya untuk memudahkan pendaki. Ketinggian gunung ini tidak lebih dari 900 mdpl.

Gunung ini juga ada nilai mistisnya, loh. Terdapat gua “Glenggang Jati” di puncak yang dipercaya sebagai tempat meditasi dengan energi spiritual, terutama saat malam Satu Suro. 

  • Kampung Bengawan

Siapa yang tidak tahu Sungai Bengawan Solo, sungai terpanjang di Pulau Jawa? Sungai ini adalah batas desa Jangglengan dan Kabupaten Wonogiri. Lokasi wisata ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, salah satunya penyewaan speedboat.

Untuk menikmati wisata speedboat, pengunjung cukup membayar Rp 140.000 per perjalanan dengan kapasitas maksimal empat orang. Durasinya sekira 25 hingga 30 menit. Sementara itu, penyewaan kano dikenakan tarif Rp20.000.

Wisata air di Dermaga Kampung Bengawan beroperasi setiap hari, mulai dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Baca juga: 4 Rekomendasi Wisata Kebun Binatang Jawa Tengah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *