Maha Sky Batu Angkruk, Pesona Negeri di Atas Awan yang Spektakuler

Maha Sky Batu Angkruk, Pesona Negeri di Atas Awan yang Spektakuler
(Gambar: magelangekspres.disway.id)

Jatengkita.id – Wilayah Jawa Tengah memiliki banyak sekali destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Maha Sky Batu Angkruk yang terkenal dengan keindahan alamnya yang sangat eksotis. 

Tempat rekreasi yang satu ini menghadirkan perpaduan yang sempurna antara budaya lokal, pemandangan alam, hingga teknologi modern. Para wisatawan yang datang bisa memanjakan mata dengan indahnya alam sekitar tanpa perlu melakukan trekking yang berat. 

Dengan lokasi yang strategis, harga yang terjangkau, dan fasilitasnya yang lengkap, tempat wisata ini menjadi rekomendasi bagi para pecinta alam, pemburu objek fotografi, atau wisatawan yang ingin refreshing sejenak.  

Mengenal Maha Sky Batu Angkruk

Maha Sky Batu Angkruk merupakan salah satu tempat wisata yang hits di Wonosobo, Jawa Tengah. Nama “Maha Sky” terinspirasi dari atmosfer langit Dieng yang mempesona dan “Batu Angkruk” sendiri merujuk pada formasi batu unik. 

Keunikan dari tempat wisata ini adalah hadir dengan konsep ekowisata yang berfokus terhadap pelestarian alam dan menyediakan fasilitas yang memadai untuk para pengunjung. Ada spot selfie yang kekinian dan area observasi yang instagramable dan ramah lingkungan. 

Destinasi ini juga menyuguhkan suasana khas pegunungan dengan suhu udara yang sejuk. Pada pagi hari, suhunya mencapai 10-150 derajat celsius dan saat tertentu suhunya bisa lebih dingin lagi.

Selain itu, terdapat kabut tipis menutupi lembah yang menciptakan view samudera awan dengan latar belakang Gunung Sindoro-Sumbing yang gagah. 

Baca Juga: Kebun Teh Panama: Wisata Favorit di Wonosobo

Lokasi dan Rute Menuju Maha Sky Batu Angkruk

Maha Sky Batu Angkruk berlokasi di Jl. Dieng KM 22, Sidorejo, Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor atau mobil.

Medan jalan yang dilalui naik turun dan berbelok. Sepanjang perjalanan pengunjung akan disuguhkan pemandangan alam yang memanjakan mata. 

Jika berangkat dari Pusat Kota Wonosobo atau Alun-Alun Wonosobo, maka jarak yang ditempuh sekitar 21,1 km atau sekitar 45 menit berkendara dengan mobil dan 39 menit menggunakan motor. Untuk rutenya, melewati Jalan Wonosobo-Kejajar. 

Kalau pengunjung pergi dari dataran tinggi Dieng menuju Maha Sky Batu Angkruk, jaraknya sekitar 7,3 km dengan durasi perjalanan sekitar 16 menit dengan motor dan 17 menit dengan mobil.

Adapun untuk rutenya meliputi Jl. Sidikang-Sekunang, Jl. Arjuna Selatan, Jl. Telaga Warna, dan Jl. Dieng/Kejajar-Dieng. 

Jam Operasional dan Waktu Terbaik Berkunjung 

Objek wisata ini beroperasi setiap hari Senin sampai dengan Ahad, mulai dari pukul 04.00 sampai 19.00 WIB. Namun, loket penjualan tiket akan tutup saat memasuki pukul 06.30 WIB. 

Untuk pengunjung yang ingin melihat sunrise bisa datang di waktu subuh, yaitu sekitar pukul 04.30 sampai dengan 05.00 WIB. Namun, jika ingin menyaksikan sunset dan ingin mengabadikan momen siluet senja bisa datang sore hari sekitar pukul 04.00 sampai dengan 05.30 WIB. 

Agar lebih nyaman saat berwisata, pengunjung bisa datang saat weekday karena jumlah pengunjung yang datang jauh lebih sedikit.

Hindari berkunjung saat weekend atau libur nasional karena pengunjung cenderung lebih ramai, khususnya, saat ingin menyaksikan sunrise yang dramatis.

(Gambar: panturapost.com)

Daya Tarik Maha Sky Batu Angkruk

  • Udara yang Sejuk dan Suasana yang Tenang

Lokasinya yang berada di kawasan dataran tinggi Dieng, membuat tempat wisata yang satu ini menghadirkan udara sejuk nan asri dan suasana yang begitu tenang.

Suasana ini ideal untuk healing atau bersantai sejenak sambil ditemani angin sepoi-sepoi dan pemandangan alam yang menakjubkan.

  • Panorama Sunrise yang Memikat

Daya tarik lainnya, sunrise yang begitu indah. Saat cahaya matahari mulai keluar di balik pegunungan, pengunjung akan merasakan sensasi negeri di atas awan yang mengagumkan.

Tidak heran jika fenomena golden sunrise dengan gradasi warna keemasan ini sangat diburu para wisatawan yang berkunjung. 

  • Spot Foto yang Instagramable 

Tempat wisata yang satu ini menyediakan berbagai jenis spot foto yang aesthetic dan instagramable.

Ada kereta kencana dan rumput sintetis bergaya Jawa-Eropa, latar belakang pemandangan 360 derajat, taman bunga warna-warni, serta sky deck yang melingkar dengan lantai kaca. Pengunjung bisa memberikan hasil foto yang sempurna. 

  • Jembatan Kaca yang Ikonik

Kehadiran jembatan kaca memberikan sensasi wisata yang berbeda. Dengan lantai yang transparan, pengunjung bisa langsung melihat pemandangan di bawahnya secara langsung.

Tentunya, akan menciptakan kesan seolah-olah sedang melayang di atas hijaunya lembah Dieng. 

Baca Juga: Nasi Megono: 2 Rasa 2 Cerita dari Pekalongan dan Wonosobo

Aktivitas Wisata yang Bisa dilakukan

Selain berburu sunrise, hunting foto instagramable, atau sky walk di atas jembatan kaca, pengunjung juga bisa menyaksikan pertunjukan budaya. Ada Tari Lengger di kawasan Teater Angkruk.

Selain itu, ada juga keunikan budaya lokal lain yang bisa menghibur diri dengan acara seni dan budaya.

Pengunjung juga bisa mengagendakan piknik bersama keluarga. Ada area gazebo maupun tempat duduk yang sudah tersedia sambil menikmati bekal dari rumah dan menyaksikan pemandangan alam yang indah. 

Fasilitas Wisata 

  • Spot foto yang instagramable dan aesthetic
  • Jembatan kaca sepanjang 50 meter
  • Teater angkruk
  • Wahana flying fox
  • Taman bunga
  • Gazebo
  • Toilet
  • Musala
  • Area tempat duduk indoor–outdoor
  • Tempat parkir bertingkat
  • Homestay
  • Warung makan
  • Pusat oleh-oleh

Harga Tiket Masuk dan Biaya Tambahan Lainnya

Jika ingin berwisata ke Maha Sky Batu Angkruk, pengunjung hanya perlu membayar tiket Rp15.000 per orang.  Selain tiket masuk, pengunjung juga perlu menyiapkan budget tambahan untuk biaya lainnya seperti berikut ini. 

  • Tarif parkir sepeda motor: Rp5.000-Rp10.000.
  • Tarif parkir mobil: Rp10.000-Rp15.000.
  • Tarif parkir bus atau mini bus: Rp10.000-Rp20.000.
  • Tarif ke toilet: Rp2.000-Rp5.000.
  • Tarif kopi atau teh panas: Rp8.000-Rp12.000.
  • Tarif paket sarapan mie ongklok dan tempe kemul: Rp25.000.
  • Tarif flying fox: Rp25.000.
  • Tarif sewa jaket tebal: Rp10.000-Rp20.000.
  • Tarif spot photobooth: Rp5.000-Rp20.000 per spot.

*Catatan: Harga tiket dan biaya lainnya bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola. 

Tips Berkunjung

  • Gunakan jaket yang tebal karena suhu udara sangat dingin. 
  • Bawa uang tunai dan uang kecil secukupnya untuk membayar parkir dan membeli jajanan. 
  • Pakai alas kaki yang nyaman dan bergrip agar lebih nyaman saat berjalan di atas jembatan kaca.
  • Selalu periksa prakiraan cuaca setempat sebelum berangkat. 
  • Jika membawa anak, maka awasi buah hati dengan ketat terutama ketika melintasi jembatan kaca.
  • Jangan lupa untuk membawa perlengkapan pribadi seperti air minum, obat-obatan pribadi, cemilan, dan ponsel. 
  • Patuhi semua rambu dan petunjuk keselamatan yang sudah terpasang di kawasan wisata demi kenyamanan. 

Join saluran WhatsApp Jateng Kita untuk informasi menarik seputar Jawa Tengah, klik di sini!

Exit mobile version