Positive Vibes Rivalitas Bagnaia VS Marquez

Positive Vibes Rivalitas Bagnaia VS Marquez
(Gambar : Instagram)

Jatengkita.id – Pasca Ducati mengumumkan Marc Marquez sebagai rider yang akan tandem bersama Francesco Bagnaia untuk musim 2025-2026, rivalitas Bagnaia VS Marquez semakin memuncak. Kalangan fans saling lempar hujatan yang menjadikan akun official media sosial berisi komentar kotor dan tidak bertanggung jawab.

Hal tersebut tidak lepas dari insiden Sepang Clash tahun 2015 antara Valentino Rossi dengan Marquez. Bagnaia yang notabene adalah anak didik Rossi jebolan VR46 Academy ikut terseret. Padahal, ia tak ada kaitannya dengan fenomena tersebut.

Publik terus menggoreng insiden 2015 itu hingga atmosfer di kalangan penggemar menjadi sangat panas. Realitanya, kedua rider tersebut selalu nampak akrab di balik layar. Meskipun tidak dipungkiri, rivalitas keduanya memang dirasakan oleh masing-masing. Namun, mereka tetap menjaga kompetisi yang suportif antar-rider.

(Gambar : Instagram)

Baru-baru ini, ramai di media sosial tentang komentar Rossi yang dibeberkan di podcast seorang rider Moto3. Dalam unggahan tersebut, Rossi mengungkapkan bahwa Marquez adalah pembalap terkotor. Sontak, komentar tersebut mengundang reaksi Marquez.

Ia memilih untuk mengabaikannya karena masih banyak hal yang harus ia pentingkan daripada menanggapi komentar Rossi.

“Saya sekarang memiliki pekerjaan di lintasan dan saya adalah seorang pembalap aktif, jadi saya tidak tertarik atau terpengaruh oleh perang-perang itu. Saya telah melalui semuanya. Jadi saya tahu betul dimana kepala saya harus berada,” ungkapnya.

Sementara itu, Bagnaia yang seperti biasa dengan pembawaan low profile-nya juga memilih tidak memedulikan persoalan tersebut.

“Saya tidak membalap di MotoGP di tahun-tahun itu. Dan saya tetap ingin berada di luar masalah mereka karena itu adalah sesuatu yang tidak saya pedulikan,” tegasnya.

Satu lagi moment suportif yang juga ditunjukkan oleh Bagnaia adalah memberikan kode kepada para fans untuk tidak mencaci Marquez. Kejadian tersebut terjadi saat GP San Marino 08 September lalu. Marquez berhasil meraih kemenangan back-to-back di Italia. Ia mendapat banyak ejekan dari penonton.

Bagnaia yang melihat dan mendengar insiden kurang santun tersebut langsung memberikan isyarat gerakan tangan yang meminta penonton tidak melakukan “boo” kepada rivalnya. Aksi itu ikut disaksikan Marquez dan ia mengungkapkan ucapan terima kasihnya pada Bagnaia.

(Gambar : Instagram)

“Aku ingin berterima kasih kepada Pecco karena telah menenangkan fans. Aku tidak melihatnya saat di podium, tetapi mereka menunjukkan padaku sebuah video dimana Pecco berusaha menenangkan penonton. Hal ini adalah sesuatu yang bisa dihentikan rider, bukan publik atau jurnalis. Seperti yang selalu ku katakan, jika kalian mendukung seorang rider, kamu tidak perlu mencemooh rider lainya,” pujinya pada Bagnaia.

Melihat kejadian itu, legenda MotoGP Loris Capirossi memberi tanggapan bahwa cemoohan terhadap Marquez hanya terjadi di Italia. Di sisi lain, Bagnaia membeberkan dirinya juga pernah mengalami cemoohan ketika dia menang di Barcelona.

“Cemoohan itu benar-benar tidak sopan karena saya pikir kami memberikan yang terbaik setiap saat dan itu adalah sesuatu yang saya tidak mengerti. Dan saya membaca beberapa wawancara yang mengatakan bahwa hal itu hanya terjadi di Italia. Namun, hal itu tidak benar karena cemoohan juga terjadi pada saya di Barcelona ketika saya menang,” ujarnya.

Rivalitas Bagnaia VS Marquez yang sering menunjukkan sportifitas banyak menarik apresiasi dari publik. Keduanya memang memiliki karakter yang berbeda. Bagnaia yang smooth dan Marquez yang agresif. Namun, keduanya berupaya menunjukkan kompetisi yang postif dan sehat.

Sebagai penggemar balap, fans harusnya menjaga atmosfer perlombaan tetap stabil dan calm. Tidak perlu mencemooh atau menghujat rider lain dengan tidak bertanggung jawab. Hal tersebut sama sekali tidak menunjukkan kecerdasan dan kebijakan.

Baca juga : Martin Ciptakan Bumerang, Marquez Menang, Bagnaia Gagal Pesta Kandang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *