Ini Alasan Indonesia Absen di Olimpiade Musim Dingin 2026

Ini Alasan Indonesia Absen di Olimpiade Musim Dingin 2026
(Gambar: harpersbazaar.co.id)

Jatengkita.id – Februari 2026 menandai digelarnya salah satu ajang olahraga paling bergengsi di dunia, yaitu Olimpiade Musim Dingin. Ribuan atlet dari berbagai negara berkumpul untuk bersaing memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu dalam olahraga berbasis salju dan es.

Namun, Indonesia justru tidak mengirimkan satu pun atlet ke ajang Milano Cortina 2026 ini. Lantas, apa penyebabnya?

Sampai saat ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) belum memberikan pernyataan resmi mengenai absennya kontingen Indonesia di Olimpiade Musim Dingin. Meski begitu, salah satu alasan yang paling umum adalah faktor geografis dan iklim.

Sebagian besar cabang olahraga di Olimpiade Musim Dingin memerlukan kondisi salju atau es, sehingga negara-negara tropis seperti Indonesia menghadapi tantangan tersendiri.

Selain iklim, faktor sarana dan prasarana juga menjadi kendala utama. Mengutip dari detik.com,  keterbatasan fasilitas untuk olahraga musim dingin membuat atlet Indonesia sulit mempersiapkan diri dan memenuhi standar kompetisi internasional.

Meski demikian, Indonesia tetap aktif di Olimpiade Musim Panas. Pada Olimpiade Musim Panas 2024 di Paris sebelumnya, Indonesia mengirimkan 29 atlet yang bertanding di berbagai cabang olahraga.

Di antaranya adalah bulutangkis, panahan, renang, panjat tebing, angkat besi, dan surfing. Hasilnya, Indonesia berhasil membawa pulang dua medali emas dan satu perunggu, menempatkan kontingennya di peringkat ke-39 klasemen akhir.

olimpiade musim dingin
(Gambar: olympics.com)

Sementara itu, Olimpiade Musim Dingin 2026 diikuti oleh 92 negara dari seluruh dunia, termasuk beberapa negara tropis di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Turnamen ini mempertandingkan 16 cabang olahraga berbasis es dan salju, mulai dari alpine skiing, figure skating, ice hockey, ski jumping, snowboard, hingga speed skating.

Jadwal Olimpiade Musim Dingin 2026 sendiri dimulai dengan babak kualifikasi pada 04 Februari. Dilanjutkan upacara pembukaan resmi pada 06 Februari, dan berakhir pada 22 Februari 2026, sementara closing ceremony dijadwalkan pada 23 Februari.

Absennya Indonesia bukan karena kualitas atlet yang kurang, melainkan keterbatasan fasilitas yang membuat persiapan menuju Olimpiade musim dingin menjadi sangat terbatas.

Dengan kondisi ini, pengembangan olahraga musim dingin di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah dan pihak terkait.

Baca juga: Tren Home Workout: Gym vs Olahraga di Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *