Jatengkita.id – Semangat kemerdekaan sangat terasa di salah satu sudut kampung di Kota Semarang. Ratusan warga RT 02 dan RT 03 RW 01 Puntan, Kelurahan Ngijo Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang merayakan upacara kemerdekaan HUT ke 80 RI pada hari Ahad (17/08).
Mereka mengenakan kostum adat nusantara, ragam profesi, dan kostum pahlawan nasional. Keunikan terlihat dari beberapa warga yang datang menggunakan pakaian adat.
Ada yang mengenakan kostum rumbai khas Papua, pakaian sikepan dari Bali, kostum baju kurung khas Sumatera Barat hingga kostum beskap dan kebaya dari Jawa Tengah.
Tidak hanya itu, kostum profesi seperti petani, tentara, masinis, guru, serta kostum kepahlawanan seperti Jenderal Soedirman dan KH Hasyim Asy’ari juga dipakai warga untuk memeriahkan kemerdekaan di Puntan.
Upacara digelar secara hikmat mulai dinaikkannya Bendera Merah Putih dengan diiringi Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian berlanjut saat membacakan teks proklamasi, Pancasila, serta pembacaan UUD 1945.
Suasana kepahlawanan nampak terasa ketika pembina upacara mengenakan kostum Jenderal Soedirman. Sementara itu, pembaca doa mengenakan kostum K.H Hasyim Asy’ari.
Para petugas lainnya juga mengenakan kostum khas Nusantara. Pengibar bendera, pembawa acara, dan pembaca UUD 1945 mengenakan pakaian kebaya khas Jawa Tengah. Sedangkan paduan suara yang diisi oleh ibu-ibu PKK memakai pakaian adat yang beragam.
Di sisi lain, nampak pemimpin upacara mengenakan kostum Banser dan pemimpin upacara mengenakan kostum Linmas.
Tokoh masyarakat Puntan, Waimin menyebut bahwa perayaan kemerdekaan di Puntan adalah bentuk eskpresi cinta pada Indonesia.
“Secara khusus makna upacara kemerdekaan di Kampung Puntan ini menjadi bentuk ekspresi cinta warga kita kepada negeri yang beranekaragam latar belakang namun disatukan dalam kesamaan persepsi kesatuan sebagai bangsa yang besar,” jelas Tokoh Masyarakat warga Puntan, Waimin pada Minggu (17/08).
Waimin juga mengatakan melalui upacara bendera kali ini, terdapat pesan kepada seluruh warga agar tidak memandang latarbelakang suku, agama dan profesi. Terutama dalam berinteraksi dan dalam membangun bangsa.
“Tema besarnya menggunakan pakaian adat agar kita bersama-sama memberikan yang terbaik untuk bangsa tanpa kita memandang latar belakang suku dan profesi. Terutama saat berinteraksi dalam kehidupan sehari hari seperti saat bekerja dan lain sebagainya” tutur Waimin.
Sementara itu, Ketua RT 02 RW 01, Santoso mengatakan upacara ini merupakan yang pertama kali dilakukan selama perayaan kemerdekaan di kampung Puntan.

Menurutnya, ada keinginan dari warga agar rasa nasionalisme warga dapat semakin meningkat sehingga diadakan upacara bendera di momen HUT ke-80 RI.
“Biasanya kita mengadakan agenda jalan sehat. Namun ada keinginan warga untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Maka diadakan upacara, karena memang warga di kampung jarang mengikuti upacara kecuali yang sekolah” jelas Santoso.
Santoso mengungkapkan rasa bahagianya karena seluruh warga dapat berbaur. Hal tersebut mengingat saat ini kampung Puntan dihuni oleh berbagai macam latar belakang suku dan budaya.
“Saat ini sudah banyak warga baru di kampung Puntan. Saya sangat Bahagia mereka memakai kostum sesuai latar belakang mereka seperti adat jawa, Dayak, Sunda dan profesi apapun dapat membaur dan bersama,” ujar Santoso.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua RT 03 RW 01, berharap momen upacara kali ini dapat menjadi momen baik untuk meningkatkan guyup rukun antar warga.
“Ini bisa menjadi momen baik untuk meningkatan guyup rukun dan menjadikan kampung Puntan terbaik di Gunungpati. Selain itu juga mampu berkontribusi bagi Kota Semarang dan bangsa Indonesia,” tutur Puji.
Sebelumnya Kampung Puntan, RT 02 dan RT 03 RW 01 sempat viral di media sosial dengan penamaan gang kampung yang menggunakan nama-nama Presiden. Sebut saja Gang Soekarno, Gang Soeharto, Gang Habibie, Gang Gusdur, Gang Megawati, Gang SBY hingga Gang Jokowi.
Nama-nama gang yang dicetuskan sejak 018 tersebut sudah tercatat dalam administrasi penduduk dan masuk dalam peta online.
Follow akun instagram Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!






