RUMAH ZAKAT GELAR AKSI PEDULI PALESTINA LEWAT STORY TELLING

RUMAH ZAKAT GELAR AKSI PEDULI PALESTINA LEWAT STORY TELLING
(Gambar : Arsip)

Jatengkita.id – Rumah Zakat menggelar kegiatan Aksi Peduli Palestina melalui kegiatan Dongeng Ceria di SD Negeri 01 Tamanrejo, Limbangan, Kabupaten Kendal. Para siswa dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 aktif menyimak dengan baik kisah “Maryam Si Anak Palestina”.

Cerita tersbeut dibawakan oleh perwakilan Rumah Zakat, Nabila. Ia berharap anak-anak mampu tergerak dan turut peduli pada masyarakat Palestina.

“Anak-anak sangat interaktif menyimak selama saya berdongeng tadi. Semoga pesan yang saya sampaikan melalui kisah “Maryam Si Anak Palestina” ini bisa membuat para siswa di SD ini semakin cinta dan peduli dengan Palestina,” ujar story teller tersebut.

(Gambar : Arsip)

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SD Negeri 01 Tamanrejo. Pihaknya merasa terbantu dengan adanya program Rumah Zakat untuk membangun kepedulian pada anak-anak lewat mendongeng.

“Kami senang hadirnya Rumah Zakat di sekolah kami. Dengan adanya kegiatan mendongeng ini, semoga pesan baik di dalamnya mudah dimengerti oleh para siswa,” tutur Ely Agustiningsih.

Diakhir sesi, pihak sekolah menyerahkan hasil donasi yang sudah dikumpulkan oleh para guru kepada Rumah Zakat. Hasil galang dana merupakan bentuk dari kepedulian semua elemen sekolah di SD Negeri 01 Tamanrejo terhadap penderitaan saudara muslim di Palestina.

(Gambar : Arsip)

Sementara itu, Program Leader Rumah Zakat Jawa Tengah, Haekal Hakimuddin berkomitmen untuk terus menggalakkan program Aksi Peduli Palestina. Salah satu medianya adalah mendongeng untuk anak-anak. Cerita yang disampaikan pun bermuatan kisah-kisah inspiratif dari saudara di Palestina.

“Alhamdulillah, kegiatan Rumah Zakat yaitu Dongeng Ceria untuk Palestina ini bisa berjalan lancar dan para siswa menikmati Kisah yang dibawakan oleh Kak Nabila. Mari terus kita galangkan kepedulian untuk Palestina,” serunya.

Program Dongeng Ceria untuk Palestina merupakan salah satu konsep untuk mengenalkan dan membangun jiwa kepedulian sosial anak-anak. Program ini tak hanya digelar di Jawa Tengah, namun juga daerah-daerah lainnya.

Mendongeng menjadi metode utama untuk menyampaikan pesan dan menanamkan moral yang luhur sejak dini. Anak-anak tentu akan menyukai metode happy learning semacam ini. Selain bermain, mereka juga teredukasi dengan cara yang lebih mudah diterima.

Berita terkait : Pilih Mendongeng, Rumah Zakat Ajak Donasi Palestina