Bagas Prasatyadi, Atlet Panahan Indonesia Asal Klaten di Olimpiade Tokyo 2020

  • Share
Foto : NOC Indonesia

Jatengkita.id – Nama Alviyanto Bagas Prasatyadi berhasil mencuri perhatian lantaran ia menjadi salah satu atlet asal Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, yang berlaga di ajang olahraga bergengsi dunia Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, yang berlangsung dari 23 Juli hingga 8 Agustus lalu.

Atlet kelahiran 18 Februari 1992 ini, turun bertanding di nomor men’s team recurve atau beregu putra bersama Riau Ega Salsabila (Jatim) dan Arif Dwi pangestu (DIY).

Meskipun belum membawa medali bagi Indonesia, namun ia dan rekannya telah menorehkan prestasi yang membanggakan. Regu putra telah berusaha keras mewakili nama Indonesia pada pagelaran olimpiade kali ini. Langkah mereka terhenti di babak penyisihan 32 besar di Yumenoshima Final Field, Kamis (29/7). Bagas kalah dari atlet Australia, Taylor Worth, dalam tiga set langsung, menyusul Arif Dwi Pangestu yang sudah tersingkir dua hari sebelumnya.

Menurut Bagas, dikutip dari NOC Indonesia, pengalaman di olimpiade kali ini menjadi pengalaman yang menarik baginya, bisa bertanding dengan atlet-atlet dari negara lain.

Foto : NOC Indonesia

Di usianya yang masih muda, Bagas sendiri telah menorehkan berbagai prestasi. Dilansir dari Diskominfo Jateng, prestasi yang telah diraih Bagas yakni, medali emas di nomor mix team recurve, yang diraihnya pada Kejurnas Panahan di Jakata 2018 lalu. Bagas juga berhasil naik podium di ajang Asian Games 2018 yang digelar Jakarta-Palembang, di nomor beregu putra, ia menyabet medali perak.

Prestasi tersebut mengantarkannya mengikuti kualifikasi untuk olimpiade Tokyo, Archery Final Olimpic Qualification Tournament 2021, yang digelar di kota Paris, Prancis. Bagas, Ega, dan Arif berhasil mengantongi tiket laga di Negeri Sakura, meski hanya diposisi runner up.

Sebuah kebanggaan bagi Jawa Tengah, putra daerahnya berhasil mewakili Indonesia di ajang internasional. Dikutip dari Diskominfo Jateng, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Klaten Purwanto, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Bagas. Menurutnya, hal tersebut juga membuktikan bahwa Kabupaten Klaten memiliki potensi atlet yang berprestasi, hingga level internasional. Hal tersebut tentunya menjadi motivasi bagi atlet lainnya agar semakin giat berlatih dan fokus mengukir prestasi dengan kerja keras.

Rupanya bakat panahan Bagas, ini diturunkan dari ibunya Kusmiyati, yang juga merupakan mantan atlet panahan asal Klaten. Dari kecil, Bagas sudah banyak berlatih dan menekuni panahan hingga berhasil menorehkan prestasi hingga saat ini.

Semoga setelah ini semakin banyak lagi prestasi yang diraih atlet-atlet Jawa Tengah, baik di level nasional, maupun level internasional. Hal ini tentunya membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah, salah satunya ditunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai untuk para atlet dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *