Jatengkita.id – Bekerja merupakan bagian penting dari kehidupan, tetapi tekanan di tempat kerja sering kali menimbulkan stres. Karenanya, kita harus bisa mengatasi stres tersebut. Tugas yang menumpuk, target yang ketat, komunikasi dengan rekan kerja, hingga tuntutan atasan bisa menjadi pemicu utama.
Jika tidak dikelola dengan baik, stres berkepanjangan berpotensi menurunkan produktivitas, mengganggu kesehatan, bahkan memengaruhi kehidupan pribadi.
Namun, kabar baiknya, stres dapat dikelola dengan cara-cara sederhana yang bisa dilakukan siapa saja. Berikut adalah beberapa langkah mudah yang bisa membantu mengurangi tekanan saat bekerja.
- Atur Pernapasan dan Luangkan Waktu untuk Relaksasi
Stres sering kali membuat napas menjadi cepat dan dangkal. Cara paling mudah untuk meredakannya adalah dengan mengatur pernapasan.
Luangkan waktu satu hingga dua menit untuk menarik napas dalam-dalam melalui hidung, tahan sejenak, lalu hembuskan perlahan lewat mulut. Ulangi beberapa kali hingga tubuh terasa lebih tenang.
Teknik pernapasan ini bisa dilakukan di mana saja, bahkan saat duduk di meja kerja. Relaksasi singkat ini membantu menenangkan pikiran, menurunkan detak jantung, serta membuat fokus kembali.
- Susun Prioritas dan Manajemen Waktu
Banyak karyawan merasa stres karena terlalu banyak pekerjaan dalam waktu yang terbatas. Di sinilah manajemen waktu memegang peran penting. Membuat daftar tugas (to-do list) setiap pagi bisa membantu menentukan mana yang harus dikerjakan lebih dahulu.
Gunakan prinsip prioritas. Bedakan pekerjaan yang mendesak dengan yang bisa ditunda. Dengan begitu, beban kerja terasa lebih teratur dan tidak menumpuk. Membagi pekerjaan besar menjadi bagian kecil juga memudahkan dalam menyelesaikannya tanpa merasa kewalahan.
- Istirahat Singkat di Tengah Pekerjaan
Sering kali kita terlalu larut dalam pekerjaan hingga lupa beristirahat. Padahal, istirahat singkat justru dapat meningkatkan produktivitas. Bangun dari kursi, lakukan peregangan ringan, atau berjalan sebentar keluar ruangan.
Mengistirahatkan mata dari layar komputer selama 5–10 menit juga penting untuk mengurangi kelelahan visual. Selain itu, mengambil jeda sejenak memberi kesempatan otak untuk “menyegarkan diri”, sehingga lebih siap menghadapi pekerjaan berikutnya.
- Jaga Pola Hidup Sehat
Stres bisa lebih mudah diatasi jika tubuh dalam kondisi sehat. Oleh karena itu, pola hidup sehat perlu dijaga, bahkan di tengah kesibukan bekerja. Beberapa kebiasaan sederhana yang bermanfaat antara lain sebagai berikut.
- Sarapan sebelum berangkat kerja untuk menjaga energi sepanjang hari.
- Minum cukup air agar tubuh tetap terhidrasi.
- Membatasi konsumsi kafein dan gula berlebih yang bisa memicu cemas.
- Olahraga ringan secara rutin, misalnya berjalan kaki atau yoga.
- Tidur yang cukup juga menjadi kunci. Kurang tidur dapat memperburuk stres, membuat tubuh lelah, dan menurunkan konsentrasi.
Baca juga: Mengenal Quiet Quitting: Sikap Kerja atau Penghambat Karir?
- Ciptakan Lingkungan Kerja yang Nyaman
Ruang kerja yang berantakan dapat menambah stres. Meja yang penuh tumpukan dokumen atau barang-barang tidak teratur membuat pikiran terasa sesak. Mulailah dengan merapikan meja kerja setiap pagi atau sore hari.
Tambahkan elemen yang menenangkan, seperti tanaman kecil, foto keluarga, atau hiasan sederhana. Suasana kerja yang nyaman dapat memberikan energi positif dan membuat pikiran lebih rileks.

- Komunikasi yang Baik dengan Rekan Kerja
Banyak konflik di tempat kerja muncul karena miskomunikasi. Padahal, komunikasi yang baik bisa menjadi kunci mengurangi stres. Jangan ragu untuk berbicara dengan rekan kerja atau atasan jika ada kesulitan.
Berbagi beban kerja atau sekadar bercerita dengan teman kantor juga membantu meringankan pikiran. Lingkungan kerja yang mendukung akan membuat setiap individu merasa lebih dihargai dan tidak merasa sendirian menghadapi tantangan.
- Batasi Multitasking Berlebihan
Multitasking sering dianggap cara efektif untuk menyelesaikan banyak hal sekaligus. Namun, terlalu sering melakukannya justru bisa menimbulkan stres. Otak manusia sebenarnya lebih efektif jika fokus pada satu tugas dalam satu waktu.
Cobalah untuk menyelesaikan satu pekerjaan terlebih dahulu sebelum beralih ke pekerjaan lain. Cara ini membantu meningkatkan kualitas kerja dan mengurangi rasa terburu-buru yang sering menimbulkan tekanan.
- Kelola Ekspektasi dan Jangan Perfeksionis
Banyak karyawan merasa stres karena menuntut dirinya terlalu tinggi. Perfeksionisme memang bisa mendorong seseorang bekerja lebih baik, tetapi jika berlebihan, justru menjadi beban.
Belajarlah untuk menerima keterbatasan. Tidak semua hal harus sempurna, yang penting pekerjaan selesai dengan baik. Mengelola ekspektasi realistis terhadap diri sendiri dapat membantu mengurangi tekanan yang tidak perlu.
- Gunakan Humor sebagai Pelepas Stres
Tertawa adalah salah satu cara alami untuk melawan stres. Sesekali, cobalah menonton video lucu, membaca komik singkat, atau bercanda dengan rekan kerja. Humor dapat memicu pelepasan hormon endorfin yang membuat suasana hati lebih baik.
Meski terdengar sederhana, cara ini cukup ampuh menjaga suasana hati tetap positif di tengah pekerjaan yang menantang.
- Pisahkan Urusan Kerja dan Kehidupan Pribadi
Banyak orang membawa pulang masalah pekerjaan ke rumah. Padahal, hal ini bisa memperpanjang stres dan mengganggu kehidupan pribadi. Oleh karena itu, penting untuk membatasi diri.
Setelah jam kerja selesai, berikan waktu untuk diri sendiri, keluarga, atau melakukan hobi. Memisahkan urusan kerja dari kehidupan pribadi membantu menjaga keseimbangan, sehingga pikiran lebih segar saat kembali bekerja esok hari.
Dengan menerapkan cara-cara tersebut, stres tidak lagi menjadi hambatan, melainkan dapat diubah menjadi tantangan yang membuat seseorang lebih tangguh dalam menghadapi dunia kerja.
Ikuti saluran WhatsApp Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!






