Jatengkita.id – Seri GP San Marino digelar back-to-back setelah GP Aragon pekan lalu. Balapan yang digelar di kandang Francesco Bagnaia pada hari Ahad (08/09/2024) ini dimenangkan oleh Marc Marquez (Gresini Racing MotoGP). Podium kedua dan ketiga diamankan oleh rider Ducati Lenovo Team, Bagnaia dan Enea Bastianini.
Baru memasuki lap awal, penonton langsung disuguhi duel Bagnaia VS Jorge Martin (Prima Pramac Racing). Sempat terjadi kontak antara keduanya di lap kedua. Namun, Martin berhasil mengerem cepat dan menghindari kemungkinan yang lebih buruk.
Kontak juga terjadi antara Pedro Acosta (Red Bull GASGAS Tech3) dan Franco Morbidelli (Prima Pramac Racing) yang menyebabkan hancurnya aero fairing bagian depan motor Sang Rookie. Lalu, pada lap keempat, ia crash dan berupaya rejoin ke lintasan.
Di lap ketujuh, Morbidelli menyusul crash. Sebelumnya, asuhan VR46 Academy ini berhasil menikmati podium tiga di balapan sprint Sabtu kemarin. Ia mencoba kembali peruntungannya di balapan utama hari ini, namun gagal.
Drama masih berlanjut lewat keputusan bumerang yang diambil oleh Martin. Alih-alih mengambil strategi yang menjanjikan, ia justru sembrono dengan pilihan mengganti motor. Mengira akan terjadi hujan dan sudah ada peringatan, Martin memilih kembali ke pit lane untuk mengganti motor. Padahal saat itu, ia sedang bertarung ketat dengan Bagnaia.

Terhitung sebanyak dua kali Martin kembali ke garasi. Ia mengganti motornya lagi karena hujan segera berhenti. Di awal start, race direction mengibarkan bendera putih karena mulai gerimis. Rider diperbolehkan untuk mengganti motor.
Masih di lap kedelapan, Marquez mengambil kesempatan menyalip Bagnaia dari posisi dalam dan melaju menjauhinya. Ia mengawali balapan dari posisi kesembilan. Di awal lap, ia sempat bersenggolan dengan Bastianini dan Marco Bezzecchi (Pertamina Enduro VR46 racing Team) untuk mengambil posisi depan.
Bagnaia mencoba mengambil alih pimpinan balap lagi. Namun, menjelang balapan berakhir, gap yang tercipta antara dia dengan Marquez malah semakin menjauh. Akhirnya, ia memilih untuk bermain aman. Bagnaia tentu menargetkan kemenangan mutlak alias sapu bersih di kandangnya sendiri.
Ia mengungkapkan memiliki start yang buruk sejak balapan kemarin. Di balapan sprint, ia harus mengakui kecepatan Martin dan hanya berhasil meraih podium dua. Dan di balapan utama hari ini, ia lagi-lagi harus puas di posisi kedua karena Marquez masih terlalu kuat.
Di akhir balapan setelah menyentuh garis finish, Bagnaia menyampaikan permintaan maafnya kepada penggemar melalui gestur tubuh yang masih nangkring di atas Desmosedici.
Sajian drama di Misano pekan ini tentu memberikan entertain bagi penggemar MotoGP. Sebanyak 163.558 penonton hadir dan ini menjadi jumlah terbanyak sepanjang sejarah. Terhitung sejauh tahun 2024 ini, jumlah penonton berhasil mencapai lebih dari dua juta orang.
Baca juga : Hasil GP Aragon 2024 : Marc is Back, Bagnaia DNF






