Jatengkita.id – Iduladha memang selalu penuh berkah, mulai dari suasana hangat bersama keluarga hingga hidangan daging kurban yang menggugah selera. Tapi jangan sampai kalap, ya!
Makan daging terlalu banyak bisa bikin badan nggak nyaman, dari kolesterol naik, perut kembung, sampai gangguan kesehatan lain. Yuk, tetap jaga pola makan supaya tubuh tetap sehat dan bugar selama merayakan hari istimewa ini.
Batasi Konsumsi Daging dan Pilih Bagian Rendah Lemak
Siapa sih yang bisa nolak kelezatan daging kurban saat Iduladha? Tapi ingat, dibalik kelezatannya, daging merah juga mengandung lemak dan kolesterol yang cukup tinggi.
Supaya nggak berdampak buruk ke kesehatan, yuk mulai bijak saat memilih dan menyantapnya. Batasi porsinya dan utamakan bagian yang lebih ramping seperti paha atau has dalam. Hindari bagian yang banyak lemaknya.
Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah Segar
Jangan lupakan sahabat setia pencernaan, sayur dan buah. Kandungan serat, vitamin, dan mineral di dalamnya bantu menurunkan kolesterol dan menjaga agar perut tetap nyaman.
Sayuran segar bisa jadi penyeimbang tubuh, apalagi kalau dimasak tanpa santan, akan lebih sehat dan aman untuk tekanan darah. Buat pencuci mulut, pilih buah-buahan segar seperti jeruk, pisang, semangka, atau stroberi. Tidak cuma segar, tapi juga bantu tubuh tetap bugar di tengah pesta daging!
Gunakan Rempah-Rempah yang Menyehatkan
Tidak cuma bikin masakan makin sedap, rempah-rempah seperti bawang putih dan cabai rawit ternyata punya banyak manfaat buat kesehatan.
Bawang putih dikenal sebagai penjaga jantung yang baik dan bisa bantu menurunkan kolesterol, sedangkan cabai rawit mampu memicu metabolisme tubuh agar tetap aktif. Jadi, nggak ada salahnya menambahkan kedua bahan ini ke dalam olahan daging kurban.
Selain rasanya makin nendang, tubuh juga dapat perlindungan ekstra dari efek kurang baik konsumsi daging berlebihan.

Tetap Aktif Bergerak dan Berolahraga
Daging memang enak, tapi sayangnya butuh waktu lebih lama untuk dicerna tubuh. Nah, biar tidak bikin perut berat dan metabolisme tetap lancar, penting banget untuk tetap aktif setelah menyantap hidangan kurban.
Cukup luangkan waktu 30 menit sehari untuk jalan santai, yoga, atau olahraga ringan lainnya. Selain bantu pencernaan, aktivitas fisik juga bikin berat badan tetap stabil dan jantung tetap sehat setelah momen makan besar di Iduladha.
Perhatikan Asupan Cairan dan Hindari Minuman Manis
Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih. Air tidak cuma bantu cegah dehidrasi, tapi juga berperan penting dalam melancarkan pencernaan.
Sebisa mungkin hindari minuman manis atau yang mengandung kafein berlebih, karena bukannya menyegarkan, malah bisa bikin tubuh makin kekurangan cairan.
Sebagai alternatif yang menyehatkan, coba minum teh herbal seperti teh hijau, jahe, atau chamomile. Bukan hanya menenangkan, tapi juga bantu jaga daya tahan tubuh dan meredakan perut yang terasa ‘penuh’.
Baca juga : Memaknai Iduladha sebagai Momentum Pengorbanan dan Kebersamaan
Kendalikan Porsi Makan dan Hindari Pemanasan Berulang
Makan enak itu sah-sah saja, tapi kalau porsinya kebanyakan, siap-siap deh perut protes dan lemak menumpuk diam-diam. Salah satu trik simpel yang bisa kamu coba adalah pakai piring kecil dan makan perlahan.
Cara ini bantu tubuh ‘sadar’ kapan sudah kenyang, jadi tidak makan berlebihan. Oh ya, hati-hati juga soal kebiasaan memanaskan daging berulang kali. Selain bikin gizinya berkurang, bisa-bisa malah muncul zat berbahaya yang nggak baik buat tubuh.
Jaga Kebersihan Makanan dan Diri
Nikmatnya daging kurban bisa jadi berbahaya kalau cara mengolahnya asal-asalan. Pastikan daging dimasak sampai benar-benar matang supaya bakteri jahat nggak ikut ke dalam hidangan.
Sebelum dan sesudah mengolah daging mentah, jangan lupa cuci tangan. Hal kecil ini bisa cegah banyak masalah kesehatan. Selain itu, pastikan alat masak dan dapur tetap bersih agar tidak terjadi kontaminasi silang yang bisa bikin tubuh jadi sasaran empuk kuman.
Follow akun instagram Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!






