Jatengkita.id – Tidak semua pemimpin selalu tampil paling depan. Ada yang dikenal karena ketegasannya. Ada pula yang justru memiliki pengaruh melalui ketenangan, kecerdasan, hingga kemampuan membaca situasi.
Dalam budaya Jawa, karakter seseorang kerap dikaitkan dengan weton, yakni perpaduan antara hari kelahiran dan pasaran Jawa. Perhitungan tersebut kemudian digunakan dalam tradisi Primbon Jawa untuk menggambarkan berbagai watak dan kecenderungan seseorang.
Salah satu karakter yang menarik perhatian adalah kepemimpinan. Sejumlah weton dipercaya mempunyai pembawaan yang kuat, berwibawa, tegas, atau memiliki karisma yang membuat orang lain mudah memperhitungkan keberadaannya.
Melansir dari situs JawaPos.com, tujuh weton disebut memiliki aura pemimpin dan wibawa kuat berdasarkan rangkuman dari kanal YouTube Nguri Jawen.
Ketujuhnya adalah Kamis Kliwon, Minggu Pahing, Rabu Legi, Jumat Pon, Selasa Wage, Sabtu Pon, dan Rabu Pahing. Lantas, seperti apa karakter ketujuh weton tersebut?
-
Kamis Kliwon, Karisma yang Tidak Banyak Ditunjukkan
Kamis Kliwon disebut sebagai salah satu weton yang mempunyai daya tarik kuat meski pemiliknya tidak selalu suka menjadi pusat perhatian.
Dalam perhitungan neptu Jawa, Kamis memiliki nilai 8, sedangkan Kliwon juga bernilai 8. Dengan demikian, jumlah neptunya mencapai 16.
Menurut tafsir yang berkembang dalam Primbon Jawa, pemilik weton ini cenderung tenang dan lebih suka mengamati keadaan sebelum mengambil keputusan. Mereka disebut mempunyai kemampuan membaca situasi sehingga tidak mudah bertindak terburu-buru.
Karisma Kamis Kliwon dalam penafsiran tersebut justru muncul secara alami. Tidak harus banyak bicara atau mencari perhatian, keberadaannya dipercaya sudah cukup membuat orang lain memperhitungkannya.
Baca juga: Bukan Klenik! Weton adalah Pengetahuan Empiris Masyarakat Jawa
Karakter semacam ini kerap diasosiasikan dengan pemimpin yang lebih banyak mengamati, kemudian bertindak ketika sudah memiliki pertimbangan matang.
-
Minggu Pahing, Mudah Menghidupkan Suasana
Jika Kamis Kliwon digambarkan memiliki karisma yang tenang, Minggu Pahing justru disebut memiliki daya tarik sosial yang lebih terbuka.
Minggu memiliki neptu 5, sementara Pahing bernilai 9. Jika dijumlahkan, total neptunya menjadi 14.
Dalam tafsir tradisional, Minggu Pahing dipercaya memiliki semangat dan kemampuan berinteraksi yang kuat. Pemilik weton ini disebut mudah membuat orang lain merasa nyaman sehingga memiliki potensi menjadi penggerak dalam kelompok atau komunitas.
Kemampuan berkomunikasi dan merangkul orang lain menjadi karakter yang menonjol.
Karena itu, sosok Minggu Pahing dalam penafsiran tersebut tidak hanya digambarkan sebagai orang yang mampu memberikan arahan. Mereka dikenal mampu mengajak orang lain bergerak bersama.
-
Rabu Legi, Tenang tetapi Pendapatnya Diperhitungkan
Berikutnya ada Rabu Legi, weton yang disebut mempunyai wibawa melalui sikap tenang dan penuh pertimbangan. Rabu mempunyai nilai neptu 7, sedangkan Legi bernilai 5. Totalnya menjadi 12.
Rabu Legi cenderung tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Mereka lebih suka mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum menentukan langkah.
Menariknya, sosok seperti ini tidak harus menjadi orang yang paling banyak berbicara dalam sebuah kelompok.
Justru ketika pendapatnya disampaikan, pemilik weton ini dipercaya mampu menjadi penengah sekaligus memberikan pertimbangan yang bijaksana.
Dalam gambaran kepemimpinan, karakter tersebut dekat dengan sosok yang mengedepankan pertimbangan daripada sekadar keberanian bertindak.
-
Jumat Pon, Teduh tetapi Punya Pengaruh
Weton ini juga masuk dalam daftar weton yang disebut memiliki aura kepemimpinan. Jumat memiliki nilai neptu 6 dan Pon bernilai 7. Total neptunya adalah 13.
Pemilik weton Jumat Pon dalam tafsir tersebut digambarkan memiliki pembawaan yang teduh. Mereka disebut lebih suka mengamati keadaan dan memahami persoalan sebelum memberikan respons.
Sifat kontemplatif menjadi salah satu karakter yang menonjol.
Alih-alih langsung bereaksi ketika menghadapi persoalan, mereka dipercaya cenderung mengambil waktu untuk memahami situasi. Hal tersebut kemudian dikaitkan dengan kemampuan mengambil keputusan secara lebih hati-hati.
Dalam sejumlah kepercayaan tradisional, Jumat Pon juga memiliki kaitan dengan sisi spiritual. Namun, bagian tersebut tetap perlu dipahami sebagai warisan kepercayaan budaya, bukan kesimpulan ilmiah mengenai kepribadian seseorang.
-
Selasa Wage, Tegas dan Berani Menghadapi Tantangan
Selanjutnya ada Selasa Wage, yang mempunyai karakter berbeda dari beberapa weton sebelumnya. Selasa memiliki neptu 3 dan Wage bernilai 4, sehingga jumlahnya menjadi 7.
Selasa Wage disebut mempunyai keberanian dalam menghadapi tantangan. Pemilik weton ini juga digambarkan tegas, terus terang, dan tidak mudah mundur ketika berhadapan dengan persoalan.
Karismanya bukan berasal dari banyak bicara, melainkan dari keberanian menunjukkan tindakan.
Sikap berani dan teguh pada prinsip tersebut kemudian diasosiasikan dengan karakter seorang pemimpin yang mampu berdiri sendiri ketika menghadapi keadaan sulit.
-
Sabtu Pon, Pendiam tetapi Sulit Diabaikan
Jangan buru-buru menganggap orang pendiam tidak memiliki jiwa kepemimpinan. Dalam tafsir weton, Sabtu Pon justru disebut memiliki karisma yang muncul dari sikap tenang dan cenderung misterius.
Sabtu mempunyai nilai neptu 9, sementara Pon bernilai 7. Total neptunya mencapai 16.
Pemilik weton ini dipercaya lebih nyaman mengamati daripada menjadi pusat perhatian. Mereka mungkin tidak banyak berbicara. Tetapi ketika menyampaikan pendapat, perkataannya disebut dapat membuat orang lain memperhatikan.
Sikap yang cenderung menjaga jarak juga dapat membuatnya terlihat dingin. Namun, dalam tafsir tradisional, karakter tersebut lebih sering dikaitkan dengan kehati-hatian ketika berinteraksi.
Dengan kata lain, pengaruh seorang pemimpin tidak selalu harus ditunjukkan dengan suara lantang.
-
Rabu Pahing, Mengandalkan Kecerdasan dan Pertimbangan
Terakhir ada Rabu Pahing, yang disebut memiliki bentuk karisma melalui kecerdasan dan kemampuan berpikir. Rabu bernilai 7 dan Pahing bernilai 9, sehingga total neptunya mencapai 16.
Rabu Pahing cenderung tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Mereka digambarkan senang mengumpulkan informasi dan melihat persoalan dari berbagai sudut sebelum menentukan sikap.
Artikel terkait: Weton dan Rezeki, Benarkah Hari Lahir Menentukan Aspek Ekonomi?
Karakter tersebut kemudian dikaitkan dengan sosok pemikir dan pengambil keputusan. Karena itu, Rabu Pahing dipercaya mempunyai kecenderungan menjadi penasihat, pengarah, atau pemimpin yang mengandalkan pengetahuan serta pertimbangan matang.
Bukan Berarti Weton Menentukan Masa Depan
Pembahasan tujuh weton dengan aura pemimpin tersebut tentu menarik, terutama bagi masyarakat yang masih mengenal tradisi Primbon Jawa.
Namun, weton sebaiknya ditempatkan dalam konteksnya sebagai bagian dari budaya dan kepercayaan masyarakat Jawa.
Penafsiran weton tidak dapat menjadi ukuran ilmiah untuk menentukan kepribadian atau memastikan seseorang akan menjadi pemimpin.
JawaPos.com sendiri menegaskan bahwa karakter dan kemampuan memimpin seseorang tetap dipengaruhi oleh pendidikan, pengalaman, lingkungan, serta pilihan masing-masing individu.
Artinya, seseorang yang lahir dengan weton yang disebut memiliki aura pemimpin belum tentu otomatis menjadi pemimpin. Begitu pula seseorang dengan weton lain tetap dapat memiliki kemampuan memimpin yang kuat.
Weton sebagai Cermin Budaya Jawa
Menariknya, pembahasan mengenai weton menunjukkan bagaimana masyarakat Jawa sejak dahulu memiliki cara tersendiri untuk membaca karakter manusia.
Ada karakter yang digambarkan melalui keberanian, ada yang melalui kecerdasan, ketenangan, kemampuan berkomunikasi, maupun keteguhan dalam memegang prinsip.
Jadi, apakah weton Anda termasuk salah satunya?
