Simfoni Kearifan Lokal di Desa Wisata Sambongrejo Blora

Simfoni Kearifan Lokal di Desa Wisata Sambongrejo Blora
(Gambar : Travel Kompas)

Jatengkita.id – Terletak di wilayah barat daya Kabupaten Blora, Desa Sambongrejo menyimpan potensi luar biasa sebagai desa wisata. Potensinya tak hanya memikat dengan keindahan alam dan budayanya, tetapi juga menawarkan pengalaman edukatif yang kaya bagi para wisatawan.

Sebagai bagian dari program pengembangan desa wisata di Indonesia, Sambongrejo telah tumbuh menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Desa Sambongrejo merupakan salah satu dari 16 desa di Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Desa ini berhasil masuk dalam daftar 75 desa wisata terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.

Sebagian besar warga Desa Sambongrejo dikenal memiliki jiwa kreatif. Meskipun aktivitas sehari-hari mereka banyak dihabiskan untuk bertani dan mengurus sawah, masyarakat desa ini juga memiliki keahlian lain, terutama dalam bidang kebudayaan.

Desa ini dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor dalam waktu kurang lebih 45 menit dari Alun-Alun Blora. Berikut adalah sejumlah daya tarik dan keunikan dari Desa Sambongrejo, yang dikenal sebagai desa wisata unggulan di Blora.

Baca juga : Blora Surplus Panen, Wakil Ketua DPRD Makin Yakin Jateng Mampu Penuhi Target Produksi 11,8 Juta Ton

Bentuk pelestarian budaya di Desa Sambongrejo adalah menjaga kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa dan tata krama lokal.

Kesadaran akan pentingnya nilai-nilai budaya tersebut mendorong warga untuk membentuk sebuah komunitas budaya yang dikenal dengan nama Kampung Samin.

Kearifan lokal sedulur sikep Samin di Desa Sambongrejo mengajak wisatawan untuk mempelajari filosofi hidup dan petuah bijak. Kedua hal itu disampaikan langsung oleh tokoh Sedulur Sikep, yaitu Mbah Pramugi Prawiro Widjojo.

Sambil duduk santai di Pendapa Agung Kampung Samin, pengunjung akan diajak memahami sejarah dan ajaran hidup komunitas Sedulur Sikep. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menikmati jajanan tradisional seperti gethuk, ketela rebus, dan kacang rebus,

Seni tradisional yang menghibur di kawasan Kampung Samin mengenalkan pengunjung akan cara memakai iket Samin atau ikat kepala tradisional.

Desa Wisata Sambongrejo
Wisata Lesung (Gambar : kolomdesa.com)

Pengunjung lalu disambut dengan pertunjukan seni tradisional seperti drumblek dan Klothek Lesung, yakni musik yang dihasilkan dari alat-alat penumbuk padi.

Dari segi kuliner, wisatawan akan disuguhi Wedang Cangkruk, yaitu minuman khas desa yang dibuat dari campuran jahe, serai, dan secang yang memberikan warna alami dan rasa yang menenangkan.

Kemudian, untuk camilan pembuka, wisatawan akan disuguhi Krowotan. Kuliner ini terdiri dari berbagai makanan tradisional seperti kacang rebus, tape, lemper, dan nagasari.

Tak ketinggalan, pengunjung juga bisa membeli oleh-oleh khas seperti peyek kacang, rengginang atau krecek, serta madu mongso ketan sebagai buah tangan.

Di tempat ini juga, para wisatawan akan diajak untuk mengenal lebih dekat, berdialog, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat Samin, sekaligus belajar tentang nilai kejujuran dan kesederhanaan yang mereka anut.

Selain itu, wisatawan juga akan bisa belajar membatik, menyaksikan keindahan hamparan sawah, mengunjungi situs-situs bersejarah, hingga melihat langsung peternakan kambing etawa.

Desa Wisata Sambongrejo Blora bukan hanya destinasi liburan biasa. Ia menawarkan perpaduan antara alam yang asri, budaya yang kuat, dan pembelajaran yang bermakna.

Bagi siapa pun yang ingin mencari makna perjalanan yang lebih dalam, Sambongrejo adalah desa yang mengajarkan bagaimana hidup secara sederhana, bijak, dan penuh makna.

Follow akun instagram Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *