Jatengkita.id – Sukses mendominasi GP Jerman 2025 pada Ahad (13/07/2025), Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) kini mencatatkan 69 kemenangan selama kariernya. Jumlah ini menjadi yang terbanyak kedua setelah Valentino Rossi dengan 89 kemenangan.
Meski sempat mengalami kesulitan di balapan sprint Sabtu (12/07/2025) sebelumnya karena kondisi track yang hujan, juara dunia delapan kali itu tetap berhasil menjadi yang pertama. Sirkuit Sachsenring sendiri menjadi salah satu lintasan yang banyak Marquez menangkan.
Di sini, tikungan ke kiri lebih banyak daripada ke kanan dan perputaran lintasannya berlawanan dengan arah jarum jam. Saat masih didera cedera, tipikal lintasan tersebut menjadi alasan mengapa Marquez tetap bisa kompetitif di sirkuit ini.
Seri ke-11 di GP Jerman hanya diikuti oleh 18 rider lantaran lima di antaranya absen karena cedera dan kondisi tidak vit.
Mereka adalah Jorge Martin (Aprilia Racing), Maverick Vinales (Red Bull KTM Tech3), Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3), Somkiat Chantra (Idemitsu Honda LCR), dan Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team).
Balapan dengan total 30 putaran ini cukup stabil di awal-awal lap, namun dramatis di akhirnya. Marquez yang berada di pole position langsung tancap gas dan bersaing dengan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP Team).
Ia melejit dan diikuti pace yang bagus oleh Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) dan Marco Bezzecchi (Aprilia Racing). Rider Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta menjadi yang pertama gagal finish akibat crash saat balapan berlangsung empat putaran.
Drama crash mulai terjadi saat balapan memasuki lap 18. Fabio Di Giannantonio yang berada di posisi dua terpelesat di tikungan 1. Tak lama, Johan Zarco (Castrol Honda LCR) juga crash di titik yang sama. Berlanjut pada lap 21, Bezzecchi juga harus melepaskan posisi tiganya karena crash di tikungan 1 juga.
Tak berhenti disitu, masih di tikungan yang sama, kini ganti Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) crash dan mengenai Joan Mir (Honda HRC Castrol) yang berada di depannya.
Saat keduanya terlempar dari lintasan, Lorenzo Savadori (Aprilia Racing) yang berada di belakangnya juga ikut crash setelah ia sebelumnya berhasil rejoin.
Dengan banyaknya rider berjatuhan, kini tersisa hanya 10 rider yang masih mengaspal. Hasil akhir mulai bisa diprediksi setelah gap antar-rider terpantau cukup jauh.
Baca juga: Resmi! Liberty Media Akuisisi MotoGP, Apa Benefit di Masa Depan?
Marquez sendiri mencetak gap enam detik dengan posisi kedua. Sementara gap kedua dengan ketiga adalah satu detik dan gap ketiga dengan keempat adalah sembilan detik.
Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) dan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) yang berada di posisi dua dan tiga akhirnya kembali ke podium bersama Marquez seperti balapan-balapan sebelumnya.
- Marc Marquez (Ducati Lenovo Team)
- Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP)
- Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team)
- Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP Team)
- Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP)
- Luca Marini (Honda HRC Castrol)
- Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing)
- Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP)
- Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team)
- Alex Rins (Monster Energy Yamaha MotoGP Team)
Follow akun instagram Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!







serunya = banyak crash
gak serunya = gak ada songgol-tubruk, gapnya pada jauh di akhir lap.
btw, gesture Ogura Jepang banget waktu crash sama Mir
salut!