Jatengkita.id – Pasar Gede Solo bukan hanya sekadar pasar tradisional biasa, tapi juga jadi salah satu spot kuliner paling ikonik di Kota Bengawan. Beragam kuliner Pasar Gede membuat siapa saja tergoda untuk mencicipi.
Dari pagi hingga malam, deretan penjual menawarkan beragam hidangan yang menggugah selera, mulai dari menu sarapan yang hangat, makanan berat legendaris yang penuh cita rasa, sampai jajanan manis dan minuman segar yang pas dinikmati saat santai.
Di sinilah tempat terbaik buat merasakan kuliner khas Solo yang masih terjaga keasliannya, sekaligus menemukan kreasi kekinian yang tak kalah menarik. Nah, berikut ini ada tujuh kuliner pilihan di Pasar Gede Solo yang wajib banget kamu coba saat berkunjung!
- Es Dawet Telasih Bu Nur
Kalau mampir ke Pasar Gede Solo, jangan lupa cobain Es Dawet Telasih Bu Nur yang sudah jadi kuliner legendaris. Minuman segar ini terkenal dengan rasa manis, gurih, dan autentik karena dibuat dari bahan alami tanpa pewarna atau pemanis buatan.
Kiosnya ada di dekat pintu utama pasar, jadi gampang dicari. Harganya pun ramah di kantong, mulai Rp8.000 untuk es dawet telasih dan Rp13.000 untuk varian durian. Buka setiap hari pukul 08.00–16.00 WIB, Bu Nur juga sering kasih promo seru, seperti beli dua gratis satu di hari Jumat.
Dengan cita rasa turun-temurun dan bahan alami, Es Dawet Bu Nur selalu jadi pilihan favorit wisatawan yang ingin merasakan segarnya minuman khas Solo.
- Tahok Pak Citro
Pagi hari di Pasar Gede Solo rasanya belum lengkap tanpa menikmati Tahok Pak Citro. Kuliner legendaris sejak 1967 ini terbuat dari sari kedelai lembut seperti tahu sutra. Kemudian disiram kuah jahe manis pedas yang bikin badan hangat dan segar.
Dengan harga sekitar Rp10.000 per porsi, Tahok ini selalu jadi incaran warga Solo maupun wisatawan. Buka dari pukul 05.00 sampai 09.00 WIB, pengunjung biasanya datang pagi-pagi karena Tahok cepat sekali habis.
Nggak heran kalau Tahok Pak Citro disebut sebagai ikon sarapan khas Solo yang wajib dicoba.

- Nasi Liwet Bu Sri
Nasi Liwet Bu Sri adalah ikon kuliner legendaris khas Solo yang sudah berdiri sejak 1978 dan terletak di lantai bawah Pasar Gede, tepat di utara kios buah.
Harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp12.000 per porsi untuk lauk dasar, sedangkan jika menambah lauk seperti hati ampela atau paha ayam harganya bisa mencapai Rp22.000 hingga Rp23.000.
Nasi Liwet Bu Sri buka setiap hari kecuali Senin, dengan jam operasional Selasa sampai Jumat mulai pukul 06.30 hingga 10.00 di lantai bawah, lalu pindah ke lantai dua hingga pukul 14.00.
Untuk Sabtu dan Minggu buka langsung di lantai dua sejak pagi. Hal ini untuk mengantisipasi banyaknya pengunjung yang ingin sarapan santai dan menikmati cita rasa autentik kuliner Solo.
- Uma Yumcha Dimsum
Kalau jalan-jalan ke Pasar Gede Solo, jangan lupa mampir ke Uma Yumcha Dimsum di lantai 2 bagian utara. Kedai ini populer banget karena menawarkan aneka dimsum dan bakpao mini dengan harga mulai Rp3.000 saja.
Menunya beragam, dari dimsum ayam, udang, lobster, jamur, hingga bakpao isi unik seperti ayam telur asin, taro ungu, sampai vanila kumbu. Warung ini buka setiap hari (kecuali libur nasional) pukul 10.00–21.00 WIB. Uma Yumcha jadi spot seru buat ngemil murah meriah sekaligus kekinian di Solo.
- Timlo Pak Sur
Kalau malam hari di Pasar Gede Solo, jangan lewatkan Timlo Pak Sur. Sup bening khas Solo ini berisi sosis Solo goreng, ati ampela, suwiran ayam, dan telur kecap yang hangat disantap dengan nasi putih.
Kuliner ini buka tiap malam pukul 18.00–22.00 WIB di sebelah barat Tugu Jam Pasar Gede. Timlo Pak Sur dibanderol Rp15.000–Rp20.000 per porsi. Rasanya gurih, ringan, dan makin nikmat dengan taburan bawang goreng. Pas banget jadi santapan malam favorit di Solo.
- Lenjongan Yu Sum
Kalau berkunjung ke Pasar Gede Solo, wajib coba Lenjongan Yu Sum di sisi timur pasar. Jajanan tradisional ini berisi aneka camilan dari singkong seperti cenil, gatot, klepon, getuk, hingga sawut, lengkap dengan taburan kelapa dan siraman gula merah yang manis legit.
Sudah ada sejak 1980-an dan kini dikelola generasi ketiga, Lenjongan ini tetap mempertahankan cita rasa autentik. Harganya pun murah meriah, sekitar Rp6.000 per porsi. Selain varian manis, ada juga menu gurih pedas seperti brambang asem yang bikin pengalaman kuliner makin lengkap.
- TFP Kopi Warung
Kalau pengin coba kuliner beda suasana di Pasar Gede Solo, mampir saja ke TFP (The French Press Kopi Warung). Berlokasi di lantai dua gedung barat pasar, tempat ini hadir sejak 2019 dengan konsep sederhana tapi nyaman.
Menu yang ditawarkan beragam, dari sarapan ala barat seperti sandwich dan salad mulai Rp10.000, sampai main course makan siang seharga maksimal Rp60.000. Uniknya, menu selalu berganti tiap hari, jadi nggak bikin bosan.
Buka pukul 10.00–20.00 WIB, TFP jadi favorit warga lokal hingga wisatawan yang ingin menikmati western food. Harganya terjangkau dan letaknya di tengah nuansa pasar tradisional. Kini, TFP juga punya cabang di Yogyakarta dan sedang mengembangkan cabang baru di Semarang.






