Jatengkita.id – Sapitan, merupakan sate berbahan dasar daging sapi yang ditumbuk. Seenak apa sih kuliner ini?
Uniknya sate khas Pekalongan ini dijapit menggunakan tusuk sate yang terbuat dari bambu kemudian dibelah menjadi dua. Ujung bambu kemudian dikunci menggunakan batang daun talas atau pepaya.
Hidangan yang dibanderol dengan harga Rp. 5000 – Rp 8000an ini, umunya disajikan sebagai lauk pendamping nasi megono. Cita rasanya gurih dan legit dengan tekstur super empuk.
Sate khas Pekalongan ini, bisa dengan mudah kita temukanĀ di penjaja Sega Megana sepanjang jalan Urip Sumoharjo, Pringlagu, Kota Pekalongan.
Dilansir dari laman Kotomono.co, Inilah resep Membuat Sapitan Pekalongan Bahan :
- Daging sapi sejumlah 500 gram
- Santan kental sejumlah 250 cc
- Daun salam sejumlah dua lembar
- Minyak sejumlah 3 sdm, untuk menumis
Bumbu Yang Dihaluskan :
- Kemiri sangrai sejumlah 5 butir
- Bawang merah sejumlah 8 buah
- Ketumbar sangrai secukupnya
- Asam sejumlah 1 sdm
- Gula pasir seperlunya
- Bawang putih sejumlah
- 4 siung Jintan secukupnya
- Lengkuas sejumlah 1 cm
- Garam seperlunya
Baca Juga Vibes Jogja- Solo, Berikut 8 Kuliner Khas MagelangĀ
Cara Membuat Sate Sapitan :
- Rebus daging kedalam 400 mililiter air dan setengah bagian santan sampai lunak. Setelah itu angkat daging dan di memarkan.
- Sembari itu tumislah bumbu halus, daun salam, dan lengkuas sampai matang dengan ditandai keluar aroma sedap yang enak,Kemudian tambahkan sisa santan dan daging tadi.
- Aduk terus dengan api kecil sampai kuah benar-benar mengering.
- Ambil Daging dan Jepit pakai bambu.
- Pada bagian ujungnya disumbat menggunakan batang daun pepaya.
- Lalu bakar seperti membakar satai di bara api sampai harum sambil dan sesekali dioleskan sisa bumbu yang ada.
