Berita  

Kembangkan Kreativitas Warga, KKN UPGRIS Kelompok 32 Adakan Pelatihan Pembuatan Buket

Kembangkan Kreativitas Warga, KKN UPGRIS Kelompok 32 Adakan Pelatihan Pembuatan Buket
(Gambar: Arsip)

Jatengkita.id – Ibu-ibu masyarakat Desa Teluk, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, mengikuti pelatihan pembuatan buket dari kawat bulu pada Ahad (23/08/2026) lalu.

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan dalam membuat kerajinan tangan yang memiliki nilai estetika.

Pelatihan pembuatan buket dari kawat bulu diikuti dengan antusias. Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pengetahuan mengenai bahan dan alat yang digunakan.

Selain itu juga tahapan pembuatan buket, mulai dari membentuk kawat bulu menjadi berbagai bentuk bunga, hingga menyusun dan merangkainya menjadi sebuah buket yang menarik.

Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mencoba secara langsung proses pembuatan kerajinan. Dengan pendampingan yang diberikan, ibu-ibu dapat mengenal teknik dasar dalam membentuk dan mengombinasikan kawat bulu menjadi berbagai kreasi bunga.

Pelatihan tersebut merupakan salah satu program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 32. Tujuannya memberikan keterampilan kreatif kepada masyarakat Desa Teluk.

Selain sebagai kegiatan untuk mengisi waktu luang secara positif, keterampilan membuat buket dari kawat bulu juga diharapkan dapat menjadi peluang untuk mengembangkan kreativitas masyarakat.

kkn upgris
(Gambar: Arsip)

Koordinator kegiatan, Ninda Saputri Dewi, mengatakan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman baru kepada masyarakat melalui kegiatan keterampilan yang mudah dipraktikkan.

“Kami ingin memberikan kegiatan yang tidak hanya menyenangkan. Tetapi juga dapat menambah keterampilan dan kreativitas ibu-ibu. Pembuatan buket dari kawat bulu ini menggunakan bahan yang mudah ditemukan dan dapat dikreasikan menjadi berbagai bentuk yang menarik,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Rina Wati, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut bersama ibu-ibu lainnya.

“Kegiatan ini sangat menarik karena kami bisa belajar membuat buket sendiri dari kawat bulu. Awalnya memang membutuhkan ketelitian, tetapi setelah mencoba ternyata menyenangkan dan hasilnya juga bisa menjadi hiasan atau diberikan sebagai hadiah,” tuturnya.

Antusiasme dan Kehangatan Bersama

Antusiasme peserta terlihat selama proses pelatihan berlangsung. ibu-ibu saling membantu dan bertukar ide dalam membuat berbagai bentuk bunga serta merangkainya menjadi buket. Suasana kebersamaan juga semakin terasa melalui kegiatan kreatif yang dilakukan bersama.

Melalui pelatihan pembuatan buket dari kawat bulu ini, KKN UPGRIS Kelompok 32 berharap masyarakat Desa Teluk dapat memperoleh keterampilan baru yang dapat terus dikembangkan.

Kreativitas yang dimiliki masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan positif. Tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *