Berita  

Pahamkan Literasi Digital, Mahasiswa KKN UPGRIS Ajarkan Coding pada Siswa SD

Pahamkan Literasi Digital, Mahasiswa KKN UPGRIS Ajarkan Coding pada Siswa SD
(Gambar: Arsip)

Jatengkita.id – Kelas 5 SDN 1 Teluk, Desa Teluk, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, mengikuti pembelajaran dasar pemrograman melalui Code.org dalam kegiatan edukasi literasi digital pada Sabtu (08/08/2026).

Kegiatan ini bertujuan mengenalkan konsep dasar coding sekaligus melatih kemampuan berpikir logis, kreatif, dan sistematis sejak usia sekolah dasar.

Pembelajaran coding dikemas secara interaktif agar siswa dapat mengenal pemrograman dengan cara yang mudah dipahami.

Melalui platform Code.org, siswa diperkenalkan pada konsep dasar pemrograman melalui aktivitas dan tantangan sederhana. Konsep tersebut mendorong mereka untuk menyusun langkah-langkah secara terstruktur.

Dalam pelaksanaannya, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4–5 siswa. Setiap kelompok mendapatkan pendampingan dari mahasiswa KKN dalam mengikuti tahapan pembelajaran coding.

Meskipun bekerja secara berkelompok, seluruh siswa tetap diberikan kesempatan untuk mencoba, mengerjakan, dan menyelesaikan tantangan coding secara langsung. Dengan begitu, setiap peserta dapat memperoleh pengalaman dalam menggunakan Code.org.

Siswa diarahkan untuk menyelesaikan berbagai tantangan pemrograman dengan menyusun perintah sesuai urutan yang tepat. Ketika menemukan kesulitan, mahasiswa memberikan arahan dan pendampingan tanpa langsung memberikan jawaban.

Sehingga siswa dapat mencoba menemukan solusi secara mandiri. Kegiatan ini sekaligus melatih kemampuan berpikir logis, kreativitas, kerja sama, dan pemecahan masalah.

(Gambar: Arsip)

Pemahaman Literasi Digital pada Siswa SD

Selain pembelajaran coding, kegiatan tersebut juga memberikan pemahaman mengenai literasi digital. Siswa diajak memahami bahwa teknologi tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan mengembangkan keterampilan.

Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 32. Edukasi ini sebagai bentuk kontribusi dalam memperkenalkan pemanfaatan teknologi secara positif kepada siswa sekolah dasar.

Koordinator kegiatan, Maulana Malik Ibrahim Anwar, mengatakan bahwa pembelajaran coding dirancang agar seluruh siswa dapat terlibat secara aktif selama kegiatan berlangsung.

“Kami membagi siswa menjadi beberapa kelompok agar proses pembelajaran lebih terarah. Meskipun berkelompok, setiap siswa tetap kami berikan kesempatan untuk mencoba dan mengerjakan coding secara langsung. Dengan begitu, mereka tidak hanya melihat teman yang mengerjakan, tetapi juga mendapatkan pengalaman menggunakan teknologi dan menyelesaikan tantangan sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kelas 5, Firda Aisa, mengapresiasi kegiatan pembelajaran literasi digital yang diberikan.

“Pembelajaran coding menjadi pengalaman baru yang bermanfaat bagi siswa. Kegiatan seperti ini dapat menambah wawasan mereka mengenai teknologi sekaligus memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di kelas sehari-hari,” tuturnya.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti arahan, berdiskusi bersama anggota kelompok, serta bergantian mencoba menyelesaikan tantangan yang diberikan.

Kesempatan untuk mencoba secara langsung membuat siswa dapat mengenal dasar pemrograman. Mereka juga belajar bekerja sama dalam menyelesaikan suatu permasalahan.

Melalui kegiatan pembelajaran dasar pemrograman ini, KKN UPGRIS Kelompok 32 berharap siswa dapat memiliki pemahaman awal mengenai coding. Selain itu, siswa juga semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi digital.

Keterampilan berpikir logis, kreatif, sistematis, kerja sama, dan pemecahan masalah yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi di masa mendatang.

Exit mobile version