Jatengkita.id – Tak sabar menunggu Juni mendatang! Pusat kota Jawa Tengah akan punya toko buku modern yang menawarkan keakraban lebih humanis. Gramedia Jalma Semarang, sebuah evolusi di tengah dominasi arus digital, yang dinilai memiliki semangat tersendiri untuk kembali mengakrabkan pembaca dengan buku.
Sesuai namanya, “jalma” yang terinspirasi dari kata Sunda dan Jawa, memiliki arti manusia. Melansir dari situs gramedia.com, toko buku populer ini mencoba untuk memfasilitasi keterhubungan pembaca dengan buku.
Lebih dari sekadar pengalaman berbelanja buku dan stationary, jalma hadir dengan konsep third space, di mana orang butuh tempat untuk bersantai, berekspresi, bersosialisasi, dan menyelesaikan tanggung jawabnya. Pengunjung bisa menjelajahi pameran hingga bertukar pikiran lewat program kegiatan.
Semarang sendiri sebenarnya sudah memiliki beberapa toko buku cozy yang sangat relevan dengan pasar era sekarang. Meskipun terbilang toko kecil, namun toko-toko tersebut sukses manarik banyak peminat dari berbagai kalangan.
Strategi untuk Tetap Hidup
Inovasi Gramedia dengan mengusung konsep jalma juga merupakan bentuk survival toko buku di era digital. Ketika banyak toko yang tutup karena kehilangan pelanggan, Gramedia mencoba bertahan dengan mengikuti tren dan kehendak pasar.
Tak hanya soal komersil, inovasi ini diharapkan bisa mendorong peningkatan hobi membaca di Jawa Tengah. Menurut laporan Badan Pusat Statistik Nasional (BPSN), per 2025 Tingkat Kegemaran pembaca di Provinsi Jawa Tengah hanya mencapai angka 57,11.
Kesadaran membaca perlu terus dikampanyekan sebagai upaya peningkatan literasi untuk menunjang kualitas pendidikan yang baik.
Fasilitas-fasilitas yang ditawarkan Gramedia Jalma Semarang semoga bisa menjadi daya dukung dan konsep yang memang dicari pembaca dan memikat orang untuk mulai akrab dengan buku.

Sudut Rak Buku
Hal paling dasar dari sebuah toko buku adalah susunan rak dengan perencanaan yang baik. Pengunjung akan merasa lebih nyaman dengan tatanan buku yang mudah dieksplorasi.
Rancangan rak buku Gramedia Jalma Semarang mengedepankan prinsip easy to find dan meninggalkan kesan.
Co-working Space
Tak mau kalah dengan konsep kafe yang jadi pilihan untuk WFA, Gramedia Jalma dirancang dengan tempat yang bisa untuk bekerja dan berdiskusi. Tidak akan lagi kita temui pengunjung baca buku atau ngobrol sambil berdiri, jongkok, atau bahkan lesehan di lantai.
Kids Area
Wah, jadi makin lengkap, ya! Ini salah satu tips jitu untuk mengenalkan sekaligus mengakrabkan anak dengan buku lewat cara yang seru. Area ini adalah fasilitas untuk family time dalam balutan kehangatan bersama keluarga.
Experience Room
Tak melulu soal pelayanan bagi pembaca, uniknya Gramedia Jalma nantinya juga akan menyediakan area bagi penikmat musik untuk berekspresi.
Gramedia sendiri juga sering mengadakan even yang menghadirkan penulis atau seminar lainnya. Banyak program yang bisa diikuti untuk menambah wawasan.
Cafe Area
Seharian di sini pasti betah. Ada cafe area yang bisa memenuhi kebutuhan perut saat lapar dan lelah setelah eksplorasi buku. Ngopi, hangout, atau update social media biar lifestyle literasi jadi kalcer.
Nantikan kehadiran Gramedia Jalma Semarang bulan Juni mendatang, ya!






