Jatengkita.id – Bagi pemain dan penikmat olahraga bulutangkis, tentu brand Flypower tidak asing lagi. Tapi, nggak semua sadar kalau ternyata brand ini merupakan produk lokal, loh! Nggak kaleng-kaleng, brand ini juga sudah merambah pasar internasional.
Lewat artikel ini, kita bisa menelusuri sejarah singkat gimana Flypower ini berdiri, prosesnya hingga mendunia, dan beberapa produk yang bisa jadi rekomendasi buat kamu yang cari perlengkapan main bulutangkis.
Flypower, dari Indonesia Mendunia
Brand perlengkapan bulutangkis ini berdiri sejak tahun 2022. Pelopornya adalah Hariyanto Arbi dan Fung Permadi yang saat itu mundur dari Pelatnas Cipayung. Keduanya merumuskan usaha perlengkapan bulutangkis dan memulainya dari bawah.
Awalnya, mereka bekerjasama dengan PB Djarum Kudus, di mana Hariyanto Arbi yang lahir di Kota Kudus Jawa Tengah merupakan salah satu jebolan klub bergengsi ini. Tak ketinggalan, Pelatnas Cipayung juga menjadi salah satu mitra awal untuk menguji produk perdana mereka, yaitu sepatu.
Setelah melalui tahap uji coba, produk ini mendapat sambutan positif dan akhirnya resmi dipasarkan sebagai produk unggulan. Setelah cukup berkembang, Flypower mulai meluncurkan produk lain seperti kaus, celana, raket, dan perlengkapan penunjang lainnya.
Brand lokal ini terus meningkatkan performa produk dan menyesuaikan tren pasar. Seiring perkembangannya, Flypower beberapa kali ikut berkontribusi di even-even badminton bergengsi, baik nasional maupun internasional.

Selain itu, brand lokal ini juga turut mendukung klub bulutangkis, di antaranya PB Djarum Kudus, Gunadharma Bandung, dan Semen Gresik Jawa Timur.
Menjadi yang pertama dalam mengenalkan desain batik khas Indonesia di dunia bulutangkis, Flypower diketahui sudah merambah pasar banyak negara. Beberapa di antaranya adalah Malaysia, Thailand, Singapura, Australia, Denmark, Swiss, hingga Amerika Serikat.
Baca juga: Debut 2 Turnamen, Fajar/Fikri Langsung Juara China Open 2025
Produk dan Brand Ambassador
Selain perlengkapan bulutangkis, Flypower juga mengembangkan produk apparel dan aksesoris lainnya. Untuk perlengkapan bulutangkis sendiri, banyak jenisnya yang sudah digunakan oleh atlet badminton luar Indonesia.
Melansir dari laman resmi Flypower, beberapa klub bulutangkis Indonesia menggunakan karpet lapangan yang direkomendasikan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Kualitasnya dinilai layak dan tidak menyebabkan cedera bagi para atlet.
Flypower menggaet beberapa atlet tenar seperti Lilyana Natsir dan Tontowi Ahmad yang notabene peraih medali emas Olimpiade Rio 2016. Kemudian, ada ganda campuran Debby Susanto dan beberapa atlet luar negeri lainnya.
Baca juga: Kisah Sukses Aerostreet Klaten, Industri Lokal yang Mendunia
Follow akun instagram Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!






