Jatengkita.id – Di balik geliat modernisasi yang terus berkembang, bangunan tua Kota Semarang menyimpan kekayaan sejarah.
Kota yang pernah menjadi pusat perdagangan dan pelabuhan penting di masa kolonial ini menyisakan jejak masa lalu lewat gedung-gedung bergaya arsitektur Eropa, Tionghoa, hingga Jawa klasik yang masih berdiri kokoh hingga kini.
Tidak hanya menyimpan nilai historis, deretan bangunan tua di Semarang juga kini menjelma menjadi lokasi yang instagramable dan menarik perhatian wisatawan maupun generasi muda yang gemar berburu foto unik dan estetik.
Berikut 10 bangunan tua di Semarang yang wajib dikunjungi karena keindahan arsitektur dan kisah menariknya.
1. Lawang Sewu
Lokasi: Jl. Pemuda, Sekayu, Semarang Tengah
Dikenal sebagai ikon Kota Semarang, Lawang Sewu merupakan bekas kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) yang dibangun pada awal abad ke-20.
Arsitekturnya yang khas dengan banyak pintu dan jendela menjadikannya spot favorit untuk fotografi. Selain tampil estetik, tempat ini juga menyimpan kisah kelam masa penjajahan dan dipercaya memiliki nuansa mistis.
2. Gereja Blenduk
Lokasi: Kawasan Kota Lama, Jl. Letjen Suprapto
Gereja Protestan Immanuel, atau lebih dikenal dengan Gereja Blenduk, merupakan gereja tertua di Jawa Tengah yang dibangun pada 1753.
Kubah bundarnya yang ikonik dan dinding putih yang elegan menjadikan bangunan ini magnet bagi pencinta fotografi arsitektur. Letaknya di jantung Kota Lama membuatnya mudah diakses pejalan kaki.
3. Stasiun Tawang
Lokasi: Jl. Tawang, Tanjung Mas, Semarang Utara
Stasiun Semarang Tawang adalah salah satu stasiun tertua di Indonesia yang masih beroperasi hingga kini. Gaya arsitektur kolonial Belanda berpadu dengan desain tropis membuat stasiun ini tetap indah dipandang. Area ruang tunggu, jam tua, dan langit-langit tinggi sering dijadikan latar foto yang estetik.
4. Gedung Marba

Lokasi: Kota Lama Semarang
Dibangun pada akhir abad ke-19, Gedung Marba merupakan bangunan berarsitektur Neo-Klasik bergaya Eropa. Dahulu, gedung ini merupakan pusat perdagangan milik saudagar Arab.
Fasadnya yang fotogenik dengan warna merah bata dan ornamen klasik menjadikannya salah satu bangunan paling difoto di kawasan Kota Lama.
5. Hotel Jansen (ex-Gedung Jiwasraya)
Lokasi: Jl. Mpu Tantular, Kota Lama
Gedung yang dulunya merupakan Hotel Jansen dan kemudian digunakan sebagai kantor Jiwasraya ini memiliki daya tarik visual yang kuat. Gaya arsitektur kolonial dengan sentuhan Romawi klasik dan balkon besi tempa membuatnya cocok untuk latar foto bergaya vintage.
Baca juga : Rekomendasi 9 Spot Instagramable Semarang untuk Konten Kreator
6. Kantor Pos Besar Semarang

Lokasi: Dekat Gereja Blenduk
Bangunan Kantor Pos ini memiliki gaya arsitektur kolonial klasik dengan tiang-tiang besar dan jendela lengkung. Walau fungsinya tetap sebagai kantor pos, banyak pengunjung yang memanfaatkannya sebagai latar fotografi, terutama di sore hari saat cahaya matahari jatuh sempurna di fasad bangunan.
7. Klenteng Tay Kak Sie
Lokasi: Gang Lombok, Pecinan Semarang
Didirikan pada 1746, Klenteng Tay Kak Sie merupakan tempat ibadah umat Konghucu yang juga menjadi bagian penting dari sejarah multikultural Semarang.
Warna merah mencolok, patung naga, dan ornamen khas Tionghoa menjadikannya latar foto yang sangat menarik. Selain indah, tempat ini juga menyiratkan harmoni antar budaya di Semarang.
8. Pasar Johar Lama
Lokasi: Kawasan Johar, dekat Masjid Agung Semarang
Pasar ini adalah contoh arsitektur modern tropis yang dirancang oleh arsitek Belanda, Thomas Karsten. Setelah direnovasi akibat kebakaran, bangunan ini tetap mempertahankan ciri khas atap melengkung dan struktur terbuka yang memudahkan sirkulasi udara.
Kini, banyak yang menjadikannya spot urban photography dengan nuansa pasar yang klasik.
9. Pabrik Rokok Praoe Lajar

Lokasi: Jalan Cendrawasih, Semarang
Bangunan tua ini menyimpan sejarah industri kretek di Semarang. Meskipun sudah tidak aktif sebagaimana dulu, fasad gedung dan area sekitarnya menyimpan nuansa vintage yang unik, cocok untuk latar foto bergaya industrial heritage.
10. SMAN 1 Semarang (d/h HBS – Hogere Burger School)
Lokasi: Jl. Taman Menteri Supeno
Gedung sekolah ini merupakan peninggalan masa Hindia Belanda dan menjadi salah satu sekolah menengah pertama di Semarang. Struktur bangunan, lorong panjang, dan jendela besar bergaya kolonial menjadikannya tampak elegan dan kaya cerita.
Banyak alumni dan wisatawan yang menjadikan sekolah ini sebagai bagian dari dokumentasi sejarah pendidikan di Indonesia.
Kehadiran bangunan-bangunan tua di Semarang tidak hanya menambah daya tarik visual kota, tetapi juga menjadi saksi perjalanan sejarah, budaya, dan perkembangan urban yang terus berjalan.
Kombinasi antara arsitektur klasik dan semangat pelestarian menjadikan bangunan-bangunan ini tidak lekang oleh waktu.
Bagi wisatawan maupun warga lokal, mengunjungi bangunan tua di Semarang bisa menjadi cara untuk merasakan nuansa kota lama yang masih berdenyut di tengah perkembangan zaman.
Jangan lupa membawa kamera, karena setiap sudut bangunan itu menyimpan cerita—dan mungkin, foto terbaikmu selanjutnya.
Follow akun instagram Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!






