Jatengkita.id – Purwokerto, ibu kota Kabupaten Banyumas di Jawa Tengah, mungkin belum seterkenal Yogyakarta atau Semarang dalam dunia pariwisata. Namun kota yang berjuluk “Kota Satria” ini menyimpan banyak kejutan menyenangkan bagi para pelancong.
Dengan udara yang relatif sejuk, suasana kota yang tidak terlalu padat, serta keindahan alam pegunungan di sekitarnya, Purwokerto adalah destinasi yang cocok untuk kamu yang mencari ketenangan, kekayaan budaya lokal, dan tentu saja kuliner khas yang menggoda.
Kalau kamu hanya punya waktu satu hari di Purwokerto, jangan khawatir! Kamu tetap bisa menjelajahi berbagai tempat menarik, dari pagi hingga malam. Yuk, ikuti panduan jalan-jalan seharian ini!
Pagi Hari: Menyapa Alam di Baturraden

Mulailah harimu lebih awal dengan perjalanan ke kawasan Baturraden yang terletak sekitar 15 km dari pusat kota Purwokerto. Tempat ini adalah ikon wisata alam paling populer di Banyumas.
Terletak di lereng Gunung Slamet, Baturraden menyuguhkan udara sejuk, pemandangan hijau yang menyegarkan mata, serta banyak destinasi menarik dalam satu kawasan.
Kamu bisa mulai dari Lokawisata Baturraden, taman wisata keluarga yang lengkap dengan air terjun, jembatan cinta, hingga wahana permainan anak. Jangan lupa mampir ke Pancuran Pitu, sumber air panas alami yang mengandung belerang dan dipercaya memiliki khasiat untuk kesehatan kulit.
Jika kamu suka yang lebih alami, cobalah trekking ke Curug Telu atau Curug Bayan. Air terjun ini masih asri dan cocok untuk kamu yang menyukai suasana tenang dan gemericik air yang menenangkan. Jangan lupa siapkan alas kaki yang nyaman dan tahan air.
Selesai menjelajah alam, kamu bisa sarapan di salah satu warung makan lokal di sekitar Baturraden. Rekomendasi yang cukup legendaris adalah soto Sokaraja.
Meski berasal dari Sokaraja (sebuah kecamatan di timur Purwokerto), kuliner ini sangat mudah ditemui di seluruh kota. Ciri khasnya adalah kuah kaldu sapi yang gurih, ditambah sambal kacang yang membuat rasanya unik dan khas.
Menjelang Siang: Jelajah Sejarah dan Kota

Kembali ke pusat kota, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke beberapa titik sejarah dan budaya. Salah satunya adalah Museum Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang terletak di Jalan Sudirman.
Purwokerto adalah kota kelahiran BRI, bank milik negara tertua di Indonesia. Di museum ini, kamu bisa melihat sejarah perbankan nasional dan perkembangan ekonomi masyarakat sejak masa kolonial.
Kemudian, jalan-jalan santai di Alun-Alun Purwokerto juga menyenangkan. Area ini baru direvitalisasi dan kini menjadi ruang publik yang tertata rapi, lengkap dengan taman bermain, bangku santai, dan spot foto. Cocok untuk istirahat sejenak sambil menikmati es dawet khas Banyumas dari pedagang keliling.
Jika kamu suka melihat aktivitas seni dan budaya, kunjungi Taman Andhang Pangrenan. Di akhir pekan, sering ada pertunjukan seni lokal, bazar UMKM, hingga festival makanan.
Tempat ini juga cocok untuk mengenal budaya Banyumasan lebih dalam, dari musik calung hingga wayang kulit dengan bahasa ngapak yang khas.
Siang Hari: Menikmati Kuliner Khas Purwokerto

Tak lengkap rasanya ke Purwokerto tanpa mencicipi kuliner khasnya. Selain soto Sokaraja, kota ini juga terkenal dengan mendoan, tempe tipis khas Banyumas yang digoreng setengah matang dan disajikan dengan sambal kecap pedas.
Kamu bisa mencoba mendoan langsung dari pusat produksinya di daerah Sokaraja atau beli dari warung-warung kaki lima di pusat kota.
Pilihan lainnya adalah nasi lengko khas Purwokerto, yaitu nasi dengan irisan tempe, tahu, mentimun, taoge, dan disiram bumbu kacang. Murah, sehat, dan mengenyangkan!
Untuk minumannya, jangan lupa mencoba es duren Purwokerto atau wedang jahe gula batu, yang cocok untuk menghangatkan badan di tengah udara sejuk kota ini.
Sore Hari: Menyusuri Taman dan Sungai

Menjelang sore, arahkan langkahmu ke Taman Balai Kemambang. Ini adalah taman kota yang unik karena memiliki kolam besar dengan banyak ikan, jembatan kecil, dan suasana tenang untuk bersantai. Cocok untuk melepas penat, baca buku, atau sekadar jalan santai.
Jika ingin suasana yang lebih alami, kamu bisa mencoba River Walk Sapen, tempat wisata baru yang menawarkan jalur pejalan kaki di tepi sungai, dengan pemandangan sawah dan pegunungan sebagai latar belakangnya.
Banyak spot instagramable dan kamu juga bisa naik sepeda atau sekadar menikmati sore yang damai.
Baca juga : Hits! 8 Destinasi Purwokerto Ini Ciamik Abizz!
Malam Hari: Berburu Oleh-Oleh dan Nongkrong di Kota

Saat malam tiba, kota Purwokerto mulai hidup dengan lampu-lampu jalanan dan warung yang mulai ramai. Ini saatnya berburu oleh-oleh khas.
Beberapa yang direkomendasikan antara lain tempe mendoan kemasan (siap goreng), getuk goreng, keripik tempe dan keripiki nopia, serta sambal bajak dan sambal terasi khas Banyumas.
Untuk oleh-oleh yang lebih eksklusif, kamu bisa mampir ke toko oleh-oleh modern seperti Dian’s atau Oemah Oleh-Oleh Banyumas.
Setelah itu, waktunya nongkrong santai. Purwokerto kini berkembang dengan banyak kafe dan tempat makan kekinian. Salah satu tempat hits adalah Coffee & Beyond, Kopi Kebon, atau Balkon Resto, yang menyuguhkan pemandangan citylight dari ketinggian.
Cocok untuk menutup hari dengan obrolan santai sambil menikmati secangkir kopi lokal. Bagi yang ingin suasana malam yang lebih merakyat, jajanan malam di sekitar Pasar Wage atau Pasar Manis juga menarik.
Di sana, kamu bisa menikmati angkringan, nasi megono, sate ayam, dan aneka gorengan hangat sambil duduk lesehan.
Purwokerto cocok untuk solo traveler, pasangan muda, hingga keluarga. Jadi, kalau kamu mencari tempat yang tidak terlalu ramai tapi tetap kaya pengalaman, Purwokerto layak masuk daftar liburanmu berikutnya.
Follow akun instagram Jateng Kita untuk informasi menarik lainnya!






