Terpisah dari Karanganyar, Begini Kisah Colomadu

Terpisah dari Karanganyar, Begini Kisah Colomadu
(Gambar: atourin.com)

Jatengkita.id – Colomadu merupakan salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Karanganyar. Daerah ini memiliki keunikan tersendiri. Wilayah Colomadu menjadi salah satu kota metropolitan kekinian yang lokasinya terpisah dari kecamatan-kecamatan lainnya. 

Colomadu merupakan salah satu wilayah eksklave yang populer di Indonesia. Menurut KBBI Edisi V, eksklave diartikan sebagai daerah (wilayah) budaya yang berada jauh dari daerah asal budaya atau bagian (daerah) suatu negara yang terpisah dan berbentuk suatu enklave. 

Jika dilihat dari aspek geografisnya, Kecamatan Colomadu ini terpisah dari kecamatan-kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Baca juga: Fakta Menarik Sejarah Karanganyar, Dari Hutan Hingga Kota Maju

Namun, secara administratif, Colomadu masuk ke dalam Kabupaten Karanganyar yang dikelilingi oleh Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sukoharjo, dan Kota Surakarta. 

Jadi, untuk menyambangi pusat Kabupaten Karanganyar yang berjarak sekitar 23 km ini, masyarakat Colomadu harus melewati Kota Surakarta dan kota/kabupaten lainnya.

Terutama, jika ingin tiba di Karanganyar atau mengurus berbagai kepentingan administrasi ke tingkat Kabupaten. 

Baca Juga: Jelajah Rumah Atsiri Indonesia, Wisata Unggulan Karanganyar

Letak Geografis

Sebelum menjadi wilayah eksklave, terdapat kisah historis yang mewarnai potret kejayaan Colomadu. Pada awalnya, namanya adalah Malangjiwan dan merupakan wilayah yang berada di bawah naungan Kadipaten Mangkunegaran.

Setelah Indonesia merdeka, namanya berubah menjadi Colomadu yang diambil dari nama Pabrik Gula Tjolomadoe.

Tidak lama setelah Indonesia merdeka, dibentuk Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1947 tentang Pembentukan Haminte-Kota Surakarta. Dalam Undang-Undang tersebut, Colomadu tetap masuk ke dalam wilayah Karanganyar.

Baca juga: Rebranding De Tjolomadoe, Napak Tilas Pabrik Gula Hindia Belanda

Keputusan ini diambil agar para bangsawan Mangkunegaran tetap bisa mengelola Pabrik Gula Colomadu yang menguntungkan. 

Pabrik Gula Colomadu sendiri merupakan pabrik yang dibangun pada tahun 1881 oleh Mangkunegara IV. Bangunan ini menjadi salah satu bukti dari masa kejayaan agroindustri di zaman kolonial. 

Pada tahun 1997, pabrik ini sempat berhenti beroperasi. Kemudian, pada tahun 2017 dibuka kembali dan difungsikan sebagai tempat wisata berkonsep vintage. Kawasan hasil revitalisasi Pabrik Gula Colomadu ini telah berganti nama menjadi De Tjolomadoe.

Objek wisata ini juga menawarkan skuter listrik, spot foto yang instagramable, kafe, restoran, toko souvenir, bazar, dan pameran. 

(Gambar: selingkarwilis.com)

Letak Geografis

Kecamatan Colomadu berada di kawasan yang strategis. Wilayah ini berdekatan dengan dua gerbang tol, yaitu Gerbang Tol Ngemplak dan Gerbang Tol Ngasem yang menjadi bagian dari Tol Trans Jawa. 

Selain itu, kecamatan ini juga dekat dengan Jalan Utama Solo-Jogja dan Jalan Utama Solo-Semarang. Akses menuju ke Bandara Adi Soemarmo dari Colomadu jauh lebih dekat, hanya perlu 5-10 menit berkendara saja. 

Meskipun, lokasinya terpisah dari wilayah lainnya yang berada di Karanganyar, jaraknya ke ibu kota kabupaten hanya 23 km.

Akses tersebut tidak menjadikan Colomadu sebagai daerah terjauh dari Karanganyar. Masih ada lagi yang lebih jauh, yaitu Tawangmangu dengan jarak 28 km, Jenawi yang berjarak 31 km, dan Jatiyoso dengan jarak 33 km. 

Kawasan Mungil yang Padat Penduduk

Colomadu menjadi salah satu kecamatan kecil namun padat penduduknya. Secara umum, Colomadu memiliki luas 15,64 km persegi atau setara dengan 2% dari total wilayah Karanganyar yang luasnya mencapai 773,79 km persegi. 

Walaupun wilayahnya tergolong sempit, rata-rata tingkat kepadatan penduduknya mencapai 4.814 jiwa/km persegi. Angka tersebut terbilang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kepadatan penduduk di seluruh wilayah Karanganyar yang hanya mencapai 1.204 jiwa/km persegi. 

Baca Juga: Permata Tersembunyi Karanganyar! Keindahan Telaga Madirda yang Bikin Lupa Pulang

Dalam perkembangannya, Colomadu juga telah dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang lengkap. Ada hotel bintang lima, akses dekat tol, tempat wisata De Tjolomadoe yang ikonik, dan bandara. 

Selain itu, ada juga kawasan perumahan, industri, dan area perkantoran. Bahkan, sudah disediakan fasilitas penunjang meeting, exhibitions (MICE), conferencing, incentives, dan lain sebagainya. 

Exit mobile version